Fool Love

Fool Love
Pengalaman Sama Cewek


__ADS_3

Elkan terduduk di bawah pohon sekolah bersama dengan Marel, Nando dan juga Indah bersma dengan Zara. Saat itu mereka tengah membahas tentang Video hoax yang menarik Elkan dan juga Nando.


Elkan bahkan tidak habis pikir kenapa ada yang tega membuat video mereke seperti itu.


"Kalian ternyata ada disini" Edgar pun mendatangi Elkan dan teman-temannya.


"Ada apa pak? " Tanya Indah.


"El sama Nando di panggil ke kantor. Ini semua ada kaitannya dengan video kalian yang viral itu"


Elkan membuang nafas kasar begitupun dengan Nando. Mereka sudah menduganya karena video tersebut sangat cepat tersebar.


Ketika Elkan dan Nando mengikuti Edgar untuk menemui guru, Indah dan Marel meninggalkan Zara sendiri. Bukan karena mereka ingin berduaan, melainkan Indah ingin membeli camilan di kantin, sedangkan Marel ia harus ke toilet. Tetapi Joana yang melihat itupun tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk membuat Zara kembali meragukan pertemanan mereka.


"Hai Ra, lo sendirian aja disini? "


"Oh enggak kok Joan, tadi gue bareng anak-anak. Cuman El sama Nando di panggil sama gue. Kalo Indah, dia kayaknya ke kantin terus Marel ke toilet" Ucap Zara apa adanya.


"Huh, mereka bilang gitu Ra? "


"Iya, emang kenapa? "


"Setau gue Indah sama Marel bareng deh tadinya kantinnya. Oh.. Pasti mereka mau berduaan gak enak bilang sama lo, makannya mereka harus boongin lo"


Melihat raut wajah Zara yang berubah, sudah dipastikan jika Zara termakan oleh profokasi dari Joana. Dan hal itupun membuat Joana tersenyum licik.


Kali ini Joana benar-benar tidak membiarkan siapapun tenang. Ia selalu menanamkan huru hara kepada temannya hanya karena dirinya tidak mendapat apa yang ia inginkan.

__ADS_1


Setelah mengatakan hal itu Joana bergegas untuk kembali ke kelas, tetapi di lorong sekolahan ia dihentikan oleh Giselle.


"Kenapa si Joana, kenapa lo terus berusaha bikin teman-teman kita jadi berselisih?"


"Apaan si Sell, gue nggak ngapa-ngapain kok"


"Gue tau semua Joan. Apa lo nggak inget sama persahabatan kita dulu? Kenapa lo berubah jadi kayak gini? "


Giselle begitu menyayangkan dengan sikap Joana yang benar-benar berubah seperti sekarang ini. Ia bahkan tidak memandang siapapun demi mencapai semua yang ia inginkan.


'Apa bener semua yang diomongin sama Joana'


Ketika Zara memikirkan hal itu, Indah dan Marel datang bersmaan sehingga membuat Zara yakin jika perkataan dari Joana benar adanya.


Sementara itu saat ini Elkan dan Nando pun susah berada di ruang guru. Namun anehnya mereka tidak masuk di ruang bp. Mereka justru duduk bersama dengan guru melihat sebuah layar monitor, dimana saat itu seseorang tengah mengadakan Live di sebuah akun yang menyuruh pihak sekolah Perkasa untuk menyaksikannya.


Isi Live**


"Floella, sekarang lo lihat ini"


"Gimana Floella, sama pelajaran yang udah gue kasih sama lo"


"Apa maksud lo Joana? "


"Lo itu sok polos atau emang tol*l Floella? Gue yang udah edit video lo waktu ganti biar orang-orang jijik sama lo. Gue juga yang udah bikin lo di pecat, dan itu pantes buat lo yang udah ngerebut El dari gue!"


"Kalian lihat semua, Ini semua hanya fitnah dan gue dapet video ini karena semalem gue liat Floella jalan kaki. Awalnya gue mau nganterin dia, tapi gue liat ada yang ngikutin dia. Dan akhirnya gue juga ngikutin, dan ini yang gue dapet" Tutur Raka didalam live yang ia buat.

__ADS_1


Usai mengatakan hal itu, Raka segera mengakhiri live di akun media sosialnya. Dengan begitu semua tau jika Floella tidaklah salah.


Meninggalkan Nando dan Elkan yang masih tertegun melihat video tersebut, saat ini Garvan yang melihat langsung video tersebut merasa geram. Ia pergi begitu saja dari tempat Raka mengumumkan kebenaran tentang Floella.


Garvan meremas minuman dingin yang ada ditangannya. Ia merasa bodoh ketika percaya dengan video hoax yang dibuat oleh orang yang memang tidak menyukai Floella smaa sekali.


"Apa ini? Floella ternyata semalem jalan kaki? Ternyata yang udah di perbuat sama papa bener-bener ngancurin ekonomi om Rama"


Setelah pulang sekolah, Garvan berniat menemui Rama. Tetapi saat itu ketika ia hendak datang ke rumah Floella, ia melihat semua teman-teman Floella dari sekolahan Perkasa.


Melihat Elkan berada di dekat Floella perasaan bergemuruh membuat Garvan kembali emosi. Ia mengurungkan niatnya untuk menemui Rama. Akhirnya ia justru melewati depan rumah Floella dengan kecepatan tinggi.


"Astaga, tu orang siapa si kaya cuman dia aja yang punya motor" Ucap Nando.


Saat itu Floella mencari keberadaan Zara, tetapi Zara tidak turut datang ke rumahnya.


"Zara kemana Ndah? Kenapa nggak ikut?"


"Katanya dia mau chek up ke dokter Floe, tapi ngomong-ngomong Raka baik banget ya. Dia mau bantuin lo buat orang-orang gak salah paham lagi"


Ketika Indah menagtakn hal itu Nando justru menatap berbisik kepada Marel sehingga membuat Marel mengerutkan dahinya.


"Apa yang diomongin Indah itu bener Ndo, lu gak usah bikin gue berantem sama Indah" Lirih Marel


"Gue itu udah punya banyak pengalaman sama cewek Rel, jadi lebih baik lo sekarang mulai waspada, jangan biarin cewek lo terlalu mengagumi cowok lain" Bisiknya lagi


Setelah mendengar ucapan Nando, Marel juga berpikir apa yang dikatakan oleh Nando nggak ada salahnya. Ia harus mulai waspada dengan Raka.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2