
Raka terus melakukan motor yang ia naiki bersama dengan Floella hingga berhenti disuatu danau yang berada di dekat perkotaan.
Raka memperhatikan Floella yang lebih dulu berjalan ke arah danau. saat itu awalnya Raka tidak ingin mengikuti Floella, namun karena malam sudah semakin larut membuatnya terpaksa mengejar Floella.
"lo mau kemana si? " ujar Raka yang berjalan dibelakang Floella. seketika Floella memutar tubuhnya dengan berjalan mundur.
"udah lo pergi aja! makasih lo udah anterin gue kesini" karena berjalan mundur Floella tidak melihat di belakangnya ada batang kayu kering yang terjatuh.
"aakk" Floella tidak seimbang dan hampir terjungkal, namun Raka yang gesit sudah meraih pinggang Floella dan menahannya agar tidak tumbang.
seperti biasa yang terjadi seperti didalam film, pandangan mereka bertemu dan menatap satu sama lain.
'ini kesempatan gue' pikiran Floella mulai mempunyai niatan yang jahil. dengan cepat tangannya menyibak rambut yang menutupi sebagian wajah Raka. dan saat itulah Floella melihat wajah Raka yang seutuhnya.
Raka yang mendapat perlakuan seperti itu segera mencekal pergelangan tangan Floella dan menyingkirkan dari kepalanya. ia lalu semakin mendekatkan wajahnya kepada Floella.
"eh lo mau ngapain? " Floella berusaha mendorong Raka, namun Raka tidak goyah sedikitpun. ia justru semakin mempererat rengkuhannya dan semakin mendekat.
"jangan lakuin itu lagi, atau lo bisa tau akibatnya. " Raka melepas pegangannya sehingga
bug
Floella terjatuh keatas rumput. ia bangkit dan mengelus bagian belakang yang terasa nyeri karena benturan.
"tapi kenapa si lo pakek nutupin wajah lo? "
"itu bukan urusan lo" Raka berbalik dan kembali ke arah motor nya terparkir.
"gue tau, lo pasti lakuin itu karna lo punya pengalaman yang gak baik kan? jujur aja Raka! "
Raka tidak memyahuti ucapan Floella dan kembali melanjutkan langkahnya.
"inget Raka, luka lo akan semakin membekas jika menekannya sendiri kedalam diri lo sendiri. seharusnya lo berbagi semua cerita lo sama shabat lo, bukannya menjadi pribadi yang seperti saat ini! "
lagi-lagi Raka tidak mengindahkan ucapan Floella. ia memilih untuk meninggalkan Floella sendirian di danau tersebut tanpa orang yang menemaninya.
"dasar cowo aneh. dari pada gue bingung mikirin cowo gak jelas yang kaya baru, mendingan gue cari sesuatu disana. dari tadi siang kan gue belum makan, laper banget ni perut gue."
Floella berjalan menuju sebuah warung dengan berdatangan makanan yang menjadi favoritnya sejak lama. yaitu, jagung rebus. Floella mang slalu memakan jantung rebus ketika berjalan-jalan bersama kedua sahabatnya setiap kali datang ke danu yang saat ini ia datangi.
"mang, jagungnya satu ya."
"oh iya neng," ucao sang oedagang sembari mengulurkan jagung.
"loh neng Floella! udah lama banget neng gak dteng kesini? "
"iya mang, sibuk sekolah. ya udah ya mang, Floella jalani jalan dulu, kangen banget sama suasana danau ini"
"Hati-hati hati ya neng ini udah malem"
"siap mang"
Floella kembali melanjutkan berjalan ditepian Danau. ia mengingat dimana saat itu ia dan juga sahabatnya berjalan ria sembari merencanakan caraendekati Elkan yang saat itu Floella masih sangat menggilai dengan cara bar-bar nya.
__ADS_1
ketika Floella asik mengenang masa-masa bucinnya, Floella tidak menyadari disana ada akar yang meointang dan membuatnya terjatuh kedalam air.
byur
"auh.. ini kenapa si sama gue? perasaan dari kemaren-kemaren nyebur terus. mana airnya dalem lagi. awas aja kalo gue keram lagi bisa metong gue! " belum sempat ia naik kepermukaan ia merasakan kram kembali di kaki kirinya sehingga membuatnya susah untuk ke atas permukaan.
"Floella... "
keringat dingin mengucur dari dahi Zara yang mengalami mimpi buruk. "apa terjadi sesuatu sama Floella? kenapa gue mimpiin kaya gitu si? "
dengan segera Zara menuruni ranjangnya dan dluar dari kamar dengan menggunakan tongkatnya. ia memanggil-manggil ibunya. dan untung saja ibunya segera datang sehingga tidak membiarkan Zara mencarinya terlalu jauh dari kamarnya.
"ada apa sayang? "
"ma tolong telfonin Floella ya, gak tau kenapa Zara kepikiran sama Floella. "
"tapi ini udah larut malam sayang, apa kamu yakin mau menghubunginya saat ini? "
"mama benar, tapi Zara khawatir ma"
akhirnya Ibu Zara menuruti permintaan Zara dan segera menghubungi Floella, namun belum sempat ibunya menekan gagang telfon berwarna hijau, panggilan dari orang tua Floella masuk lebih dulu.
"ini orang tua Floella menelfon sayang"
"ya udah angkat ma buat Zara yang ngomong"
"halo dengan nak Zara? "
"begini Zara, sejak tadi Floella pergi belum pulang dan nomornya tidak aktif, apa dia bersama kamu saat ini?"
"apa? Zara belum pulang tante? "
"iya Zara, apa kamu tau Floella dimana, atau dia saat ini dirumah kamu? "
"tapi Floella gak ada disini tante"
"ya sudah Zara tante mau ngubungin teman Floella yang lain, siapa tau mereka ada yang tau dimana Floella. dan tante minta tolong kalo ada kabar tentang Floella tolong kabarin tante ya. "
"iya siap yanx
klik
panggilan pun berakhir, namun kecemasan yang Zara rasakan bukannya berkurang justru semakin besar rasa khawatirnya.
"Floella belum pulang ma, kayaknya Zara harus telfon Nando deh Ma"
dengan segera ibu Zara menekan nama Nando dan kini mereka telah tersambung.
"iya halo, ada apa Ra lo telfon gue? "
"apa lo tau Nando, Floella belum pulang, tadi tante sekar telfon gue! "
"gue tau karna ini kita lagi nyusulin Floella, dia lagi ke danau persahabatan. ya udah dulu ya Ra, gue harus nyari dia ini gue udah sampek di danau persahabatan. " Nando dan juga yang lainnya mendatangi danau yang sudah dikatakan oleh Raka ketika mereka bertemu ditengah jalan.
__ADS_1
"gimana Nando, lo lihat Floella nggak? " tanya Elkan yang berlari bersama dengan Edgar dan juga Marel. dan selang beberapa saat, Garvan dengan kedua temannya sudah menyusul kecuali Raka yang memilih pulang.
"dimana cewe gue, lo jangan berani sembunyiin dia dari gue! "
"lo itu gak tau malu ya? udah ditolak pakek ngaku-ngaku cowo Floella lagi. katanya lo most wanted, tapi kenapa lo ngejar-ngejar Floella si! " Nando semakin meradang mendengar Garvan yang terus menyebut Floella sebagai kekasihnya.
"gue gak perlu jawab omongan lo, sekarang lo kasih tau gue dimana Floella? "
**tolong
tolong
tolong ada cewek tenggelam**
teriak beberapa orang dari pinggir danau. dengan segera Elkan dan yang lainnya berlari ke sumber suara untuk memastikan.
"soga aja itu bukan lo Floella" itulah yang diucapkan oleh Elkan.
"maaf dimana kalian melihat cewe tenggelam? dan seprti apa ciri-cirinya? " tanya Edgar
"dia memakai seragam sama persis seperti mas ini, cantik, putih dia juga tadi abis beli jagung rebus disana"
"gue yakin itu Cewe baru itu" sahut Andrew
byur
Elkan segera mencari Floella didalam air, saat itu Garvan juga tidak mau kalah termasuk Nando dan Edgar pun turut masuk kedalam air, sementara Marel mencari kan handuk di tempat terdekat. untung saja masih ada toko yang belum tutup di jam seluruh ini.
beberapa kali semuanya muncul kepermukaan untuk mengambil nafas kecuali Elkan. Elkan adalah perenang terbaik disekolahannya sehingga ia mempunyai perbatasan yang baik.
byur..
Garvan keluar dari dalam air dengan membawa Floella yang sudah tidak sadsrkan diri. saat itu semuanya juga ikut keluar karena orang yang mereka cari sudah ditemukan.
Garvan beberapa kali memberikan CVR kepada Floella dan akhrinya Floella terbatuk dan memuntahkan Air yang sudah ia telan. Floella membuka matanya namun terpejam kembali.
"floella.. bangun.. " Edgar menepuk-nepuk wajah Floella dan bergantian Nando.
"stop kalian biasa nyakitin cewe gue" Garvan segera membawa Floella saat itu Marel yang membawa handuk tertegun melihat Elkan hanya mematung melihat Garvan membawa Floella pergi tanpa mengejarnya.
saat itu Saat yang lainnya mengikuti Garvan membawa Floella ke pusat kesehatan terdekat, justru Elkan masih terduduk dipinggir danau. Marel pun datang menghampirinya.
"lo kenapa El? lo gak ikut ke rumah sakit? "
"kenapa rel, kenapa gue selalu gak bisa nyelametin Floella. dua kali Floella tenggelam di hadapan gue, dan dua kali juga orang lain yang nyelametin dia. "
"udah lo gak usah mikir itu El, yang terpenting sekarang Floella selamatkan? "
Elkan tersenyum getir dan mengikuti Marel untuk mengikuti Floella yang tengah dibawa ke rumah sakit terdekat.
. bersambung
.
__ADS_1