Fool Love

Fool Love
Permen Karet


__ADS_3

Pagi itu seperti biasa Elkan pergi ke sekolahan Floella, namun kali ini ia diam-diam tanpa sepengetahuan siapapun. dan ia dibuat terkejut ketika Nando lah yang mengantar Floella ke sekolah dengan Raka yang berada di belakang mereka.


"jadi ini kebenaran lo Floella. kenapa gue baru tau soal ini setelah dua tahun satu sekolah sama lo. bahkan dulu waktu gue deket sama lo, gue nggak tau kalo lo cewek kayak gitu"


Elkan pergi dengan rasa kecewa. ia begitu terpukul dan mengira bahwa Floella akan menjalin hubungan dengan siapapun. dan lebih dari satu laki-laki.


"gue bener-bener gak abis pikir kalo lo kayak gitu Floella.. argh.. " Elkan menempah kecepatan motor yang ia naiki dan sesekali memukul motornya.


_


"makasih ya Ndo, udah nganterin gue."


" santai aja Floe, gue seneng kok nganterin lo" balas Nando tersenyum manis dan melajukan motornya kembali meninggalkan Floella sendiri di depN gerbang sekolah.


Ketika Floella berjalan menuju kelasnya, ia dihadang oleh Garvan yang datang bersama dengan Andrew dan juga Angga.


"pagi Floella" Sapa Garvan tersenyum ramah sembari merangkul Floella.


Karena merasa tidak nyaman, Floella segera menepis tangan Garvan dari pundaknya. tetapi yang lebih aneh saat itu Garvan tidak memprotes perlakuan Floella dan hanya tersenyum penuh arti.


Melihat tingkah Garvan yang berbeda dari biasanya, membuat Angga dan juga Andrew salin menatap. keduanya belum tau apa yang akan dilakukan oleh sahabatnya itu.


Ketika Floella berjalan didepan mereka, saat itulah Angga dan Andrew baru tau jika Garvan menaruh permen karet di rambut Floella yang tergerai.

__ADS_1


"astaga Van, apa yang lo lakukn barusan. itu rambut loh Van, nggak gampang ngilangin permen karet dari rambut van! " Angga tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan oleh Garvan kali ini.


"menurut gue ini nggak kayak Garvan biasanya Ngga, Garvan kali ini bener-bener kekanakan banget kan? " Kali ini Andrew pun sependapat dengan Angga.


Setibanya di dalam kelas, Floella menjadi bahan tertawaan oleh teman-temannya. terlebih saat itu di papan tulis terdapat surat kabar yang di tempelkan tentang kebangkrutan dari ayah Floella, sehingga beberapa temannya memandang rendah dirinya.


Saat itu Raka yang baru datang segera memberitahu Floella jika ada permen karet di rambutnya, seketika bayangan ketuka Garvan merangkulnya muncul.


Ingin rasanya Floella berteriak, namun ia mencoba untuk. lebih bersabar dan menahan amarahnya. 'sabar Floella, itu emang tujuan Garvan. bikin lo kesel' batinnya menasehati dirinya sendiri.


"mungkin gue tadi nggak sengaja kena dimana gitu Rak, nanti buat gue bersihin di rumah" balasnya.


"atau nggak biar gue bantu Floe? " tawar Raka dengan tatapan tulusnya.


"lo yakin?" Floella pun mengangguki pertanyaan dari Raka.


Hari berjalan cukup cepat, belum pulang sekolah pun berdering. dan saat itu ketika Floella pulang dari sekolah, ia di hadang oleh Garvan dan teman-temannya. Garvan yang kesal karena Floella tidak terpancing dengan kejahilannya di sekolah, memutuskan untuk mengerjai Floella di luar sekolah.


"Van ngapain si lo lakuin ini? Waktu itu lo nyeselkan udah ngerjain Floella yang udah menyelamatkan nyokap lo." Bisik Angga ketika memberhentikan motornya di hadapan Floella yang saat ini berdiri di hadapannya.


"Udah lo tinggal ikutin apa yang gue mau"


Garvan turun dari motornya dan menghampiri Floella. ia menatap Floella dengan senyum menyeringai. mengetahui Garvan menghadang Floella, Agnes yang tau jika saat ini Garvan akan mengerjainya segera membuat live dari akun media sosialnya.

__ADS_1


"hai Floella, lo nggak kepikiran gitu minta bantuan. ke gue buat bersihin rambut lo?"


Floella menatap datar Garvan yang ada dihadapannya. "enggak, gue bisa sendiri"


"wih aneh banget lo hari ini Floe? biasanya lo seneng banget di sentuh-sentuh sama cowok. sini biar gue bersihin"


Ucapan Garvan benar-benar membuat Floella kehabisan kesabarannya.


Garvan hendak menyentuh rambutnya, namun tangannya lebih dulu menyentuh wajah Floella hingga diteoisnya oleh Floella.


"jangan ngelewtin batas Garvan" tukas Floella


"udah lah Floella, gue tau kok lo itu cewek kayak apa? nggak usah sok mahal. sini biar gue bersihin rambut lo"


Tatapan mata Floella semakin tajam, saat itu ia terus melangkah maju hingga mendekat ke arah Garvan. saat itu Garvan mengerutkan dahinya karena Floella semakin mendekat. Tetapi tanpa terduga Floella meraih sebuah gunting yang ada pos satpam yang ada di belakang Garvan.


Dengan cepat Floella memotong rambutnya di hadapan Garvan, hingga membuat Garvan dan kedua sahabatnya terdiam.


"Floella, apa yang lo lakuin? "


tanya Raka yang baru keluar dari sekolahan.


.

__ADS_1


. bersambung


__ADS_2