Fool Love

Fool Love
Pacar Harus Nurut Sama Pacarnya


__ADS_3

Indah mencari keberadaan Marel, ia tidak tau mulai hari ini Marel harus mengikuti pelatihan sekaligus uji coba di sekolahan Neosantara. Indah terus berjalan menyusuri koridor sekolah, namun saat itu ia justru bertemu dengan Joana dan juga Giselle.


"eh pelakor, nyariin laki lo ya? " ucap Joana.


"emm Indah, lo nyariin siapa? gue lihat tadi lo celingukan kaya lagi nyariin seseorang? "


"iya Sell, ini gue nyariin Marel"


"kasian banget si..katanya pacar, tapi kok gak di tau si Marelnya kemana"


"diem lo Jo, gue gak pernah cari masalah ya sama lo, jadi lo gak perlu cari masalah sama gue! "


"oops atut.. dasar pelakor" Joana pun melenggang pergi meninggalkan Indah bersama dengan Giselle.


"kayaknya kalo gak Salah Marel sama Elkan juga sama Nando itu ke sekolahan Neosantara karna tugas dari sekolah deh ndah"


"oh gitu, ya udah makasih ya Sell. gue ke depan dulu takutnya Zara udah dateng, nanti dia bingung kalo gue gak nungguin dia disana"


Indah berjalan ke area parkir. langkahnya terhenti, matanya melebar ketika melihat Edgar lah yang menuntun nya kedalam gedung sekolah. Daat itu Indah akhirnya memilih untuk menghampiri Zara dan Edgar.


"pagi pak Edgar, pagi Zara" sapanya


"pagi! ini tolong kamu bantu Zara ya Indah, aku harus segera ke sekolahan Neosantara. takutnya jika aku tidak kesana akan terjadi keributan antara Elkan, Marel dan juga Nando dengan anak Neosantara."


"baik Pak"


"cie Zara... "


setelah kepergian Edgar, Indah segera menggoda sahabatnya itu hingga wajahnya bersemu merah.


"ada apa ini? apa lo deket sama pak Edgar Ra? "


"ohh ya jelas enggak dong indah. aku hanya ingin fokus untuk kesembuhanku dan prestasiku dengan metode pembelajaran yang berbeda Indah."

__ADS_1


"gue yakin bentar lagi lo bakalan bisa lihat lagi Zara"


Zara mengukir senyum diwajahnya. dan saat itu ia segera mengajak Indah untuk mengantarnya ke kekelasnya.


"oh ya Ndah, lo tau gak Nando kemana? soalnya biasanya dia yang jemput gue, kok ini malah pak Edgar yang jemput gue! "


"tadi ada yang bilang Nando ke sma Neosantara. barengan sama El dan sama Marel juga! "


_


Kini Floella sudah naik dari kolam. karena warna baju nya yang putih dan saat ini dalam keadaan basah, Floella harus menutup bagian depan karena akan terlihat. Elkan pun tidak membiarkan hal itu terjadi. Elkan segera meraih handuknya yang ada di atas tasnya, dan ia kenakan untuk Floella.


dag dug dag dug


Lagi-lagi detak jantung Floella menjadi tidak beraturan. ia sangat nervous ketika Elkan menutupinya dengan handuk. terlebih saat itu Elkan menatapnya lekat.


namun tidak sampai disitu, lagi-lagi Garam membuat banyak siswi yang melihat dari jendela menjadi histeris ketika ia tiba-tiba mengangkat tubuh Floella.


Floella yang terkejut segera meronta, namun Garvan tetap tidak melepasnya dan justru membawanya menjauh dari area kolam. dan Elkan yang melihatmu tidak membiarkan begitu saja.


dan tangan Elkan berhasil meraih pundak Garvan. dan pandangan matanya menghunus seperti pedang sehingga siapapun yang melihatnya pasti akan menciut.


"astaga, mereka pasti mau ribut lagi" ujar Raka yang kuar dari air dan mendekat kearah Garvan dan Floella.


"lepasin Floella gue bilang"


"lo siapa berani ngelarang gue? " ucap Garvan mengejek Elkan.


"gue orang yang gak suka sama lo yang udah maksa Floella"


"lo gak lihat, Floella aja nyaman banget gue gendong"


"enak aja lepasin gue Garvan! "

__ADS_1


"sstt, pacar itu harus nurut sama pacarnya" Garvan melihat wajah Floella yang ada digendongannya.


"Van lebih baik lo turunin Floella sekarang, lihat itu ada guru menuju ke sini" ucap Raka memperingatkan Garvan. dan mau tidak mau akhirnya Garvan menurunkan Floella yang dalam keadaan basah.


"Floella, kenapa kamu basah? "


"ah iya saya tergelincir sehingga saya masuk kedalam kolam pak"


"ya sudah sana ganti pakaian kamu"


"baik Pak"


Floella segera pergi untuk mencari baju ganti. namun ketika ia berada di ruang ganti, disana ia sudah ditunggu oleh Agnes dan teman-temannya.


"kalian, kenapa kalian ada disini? "


Floella terlihat bingung, pasalnya Agnes harusnya tengah menjalani pelajaran, namun kenapa bisa ia saat ini ada diruang ganti bersama dengan teman-teman nya.


"lo gak usah takut Floella, gue cuman mau kasih lo hadiah kok"


byur


Agnes menyiram Floella dengan kuah bakso yang ia beli dari kantin.


"kalian.. awas ya gue gak akan pernah diem kalian perlakuin kaya gini. gue akan hapus bullying di sekolahan ini. dan aku akan pastikan kalian mendapat pelajaran.


saat itu Raka yang melihatnya berdecak kagum untuk keberanian yang dilakukan oleh Floella. pasalnya setiap ada murid yang ditindas oleh Agnes pasti akan diam. namun berbeda dengan Floella, ia justru membuat Agnes bungkam.


byur


Floella meraih sisa kuah bakso dan ia siramkan kepada Agnes dan berlalu pergi meninggalkan Agnes yang merasa kesal.


"awas lo Floella, gue nggak akan nyerah bikin lo sengsara karna udah bikin gue sama Garvan putus "

__ADS_1


.


. bersambung


__ADS_2