Fool Love

Fool Love
Sakit


__ADS_3

Pagi-pagi sekali floella sudah datang di sekolahan dengan kedua sahabatnya.


"floe lo masih mau nungguin elkan disini?" ucapan zara di angguki oleh floella, akhirnya zara dan indah memutusakan untuk ke kelas lebih dulu.


floella mondar mandir di halaman sekolah menunggu kedatangan elkan, saat itu senyumnya mengembang ketika melihat kedatangam nando dan marel.


"pagi marel, nando..." floella menyapa kedua sahabat dari pacarnya.


"pagi flo.." balas nando


"elkan sakit, dia izin hari ini" ucap marel to the point.


"hah, sakit? sakit apa?" terlihat kecemasan di wajah floella dan seketika wajah yang tadinya sangat berbahagia, kini menjadi muram.


"ini buat kamu aja ndo, kasian nanti mubazir" ucap floella dan berlalu ke kelasnya, namu baru beberapa langkah floella tiba-tiba berbalik dan menggampiri nando dan marel kembali.


"ndo aku minta alamat elkan dong"


"iya nanti gua wa"


lalu tiba-tiba floella menjewer kuping nando begitu saja. "apa lo gila, gie gak punya wa lo tauk"


"oh iya ya" nando menyengir kuda dan sesekali mengusap kupingnya yang terasa sedikit panas akibat jeweran dari floella sedangkan matel hanya terkekh melihat floella menjewer sahabatnya.


"ya udah sini minta wa lo, biar nanti gue kirim alamat elkan"


tanpa ragu floella langsung mengetikkan nomor whatsup nya di ponsel milik nando dan berlalu pergi. "awas ya kalo lo lupa, gua jewer lagi lu" floella berlari menuju kelasnya.


"bisa aja lo, pacar sahabat lo sendiri masih lo modusin" ucap marel


"yakan mereka pasti bentar lagi putus, ya udah dari pada cewe selucu floella di anggurin ya gue rela jadi tong sampah buat nampung dia" namdo tertawa renyah sembari merangkul marel berjalan ke kelasnya.


seusai jam pelajaran selesai, floella segera mengecek ponselnya untuk memeriksa pesan dari nando. dan benra saja saat itu nando sudah mengirim alamat rumah elkan.


"emm grils kalian pulang aja dulu gue mau jenguk elkan!" ucap floella


karena floella sudah memberitau zara dan indah tentang elkan yanh sakit, saat itu zara dan indah menyetujui ucapan floella.


"lo gak mau kita anter"


"gak papa gue sendiri bisa kok" floella berjalan keluar kelas dengan sesikit buru-buru " oh iya nitip rumah ya girls"


"oke siap.." zara dan indah memberi tanda ok untuk floella.

__ADS_1


_


ting tung...


floella memencet bel rumah elkan beberapa kali hingga yang ke lima kali seseorang membuka pintu rumah.


"floella..."


seseorang yang membukakan pintu tak lain adalah elkan sendiri, ia memang hanya tinggal dengan asisten rumah tangganya sedangkan orang tuanya tinggal di luar negeri mengurus bisnis keluarganya.


"silahkan masuk flo"


elkan begitu terlihat pucat dan lemah, saat itu tiba-tiba elkan hampir terjatuh dan dengan sigap floella memapah elkan untuk ke kamar elkan yang berada di lantai dua.


"hati-hati el bentar lagi sampek kok" elkan lalu berbaring di atas king size nya.


"apa lo udah ke dokter el?" elkan hanya menggelengkan kepalanya.


"udah makan?" dan lagi-lagi elkan menggelengkan kepalanya pelan. seketika floella keluar dari kamar elkan.


elkan cukup bingung kenapa floella tiba-tiba meninggalkan dirinya sendiri tanpa berpamitan.


"apa floella pergi?"


setelah beberapa menit, floella datang dengan makanan yang ia siapkan dengan beberapa obat.


floella kini mulai menyuapi elkan hingga suapan berikutnya. saat itu elkan bwgitu lahab dengan makanan yang di buatkan oleh floella. yang tadinya ia malas untuk makan, tiba-tiba selera makannya membaik.


"gimana sama masakan gue el?"


"enak!"


"beneran?"


"kalo gak enak gak gue makan flo" sahut elkan yang kini kembali berbaring, namun saat ini posisi badannya sedikit tinggi.


"syukurlah, oh iya apa keluhan yang lo rasain el?"


"kepala gue kaya berputar dan mual"


"oh berarti lo minum obat yang ini ya el" elkan pun segera meminum obat tersebut.


"tapi flo, dari mana lo tau rumah gue, dan tadi kok lo tau dapur gue? dan darimana lo nemu ni obat?" elkan mencecar floella dengan beberapa pertanyaan.

__ADS_1


"satu-satu el, okey gue jawab ya.. pertama gue tau alamat lo dari nando, kedua ya gue nyari sendirilah el gie kan udah disini. dan ketiga, tadi sebelum kesini gue mampir ke apotik dulu buat cari ni obat. dan obatnya gue beli tau el, bukannya nemu!" floella menghembuskam nafas panjang setelah menjawab semua pertanyaan dari elkan.


elkan pun tersenyum kecil melihat raut wajah floella yang memerah karena menjawab pertanyaan elka yang cukup banyak.


"emm.. gue gak liat siapa-siapa di rumah lo el?" tanya floella


"oh gue emang tinggal di indo sama art gue, dan kebetulan art gue lagi izin beberapa hari buat pulang kampung. sedangkan orang tua gue tinggal di luar negeri" balas elkan.


floella pun mengangguki ucapan dari elkan "ya udah lo sekarang istirahat biar gue temenin okey?!" ucapan floella pum di angguki oleh elkan yang saat ini mulai tertidur karena pengarih dari obat yang ia minum.


melihat elkan tertidur, floella pun tak melawatkan kesempatan untuk memotret elkan dan ia post le media sosial miliknya dengan captio.


Duh ganteng banget si pacar kalo tidur, walaupun cuma idungnya doang yang keliatan



Karena merasa bosan, floella sesikut berjalan-jalan. dan karena melihat rumah elkan yang sedikit kacau, ia pun berinisiatif untuk merapikannya.


cukup lama floella berkutat dengan peralatan rumah tangga, tanpa ia sadari elkan memperhatikannya dari atas. dan saat itu juga elkan turun menghampiri floella yang baru saja selesai dengan membawakan floella minuman dingin.


"seharusnya lo gak perlu lakuin ini kali flo" elkan menyodorkan minumannya dan dengan senang hati floella menerima dan meminumnya.


"ga papalah el, namanya juga pacar. kalo pacar jangan cuma perhatian sama pacarnya tapi juga sama rumahnya yang lagi berantakan"


peluhpun menetes dari dahi floella dan seketika dengan lembut elkan memgusap dengan tanganya.


"makasih flo, kalo gitu sekarang lo istirahat. lo itu tamu di rumah ini bukan pembantu"


"ini juga udah selesai el"


saat itu floella yang duduk di sofa milik elkan pun tertidur karena kelelahan dan hal itu membuat elkan merasa tidak enak.


"padahal lo tau perasaan gue sama lo flo, tapi lo masih perduli sama gue" tanpa sadar elkan membelai pipi floella yang tengah tertidur pulas.


"apa lebih baik gue putusin floella? gue gak tega kalo nantinya gue gak bisa cinta sama dia, dan dia semakin dalam cinta sama gue!" karena merasakan sentuhan,floella terbangun dan menatap elkan.


"elkan"


tanpa mengatakan apapun elkan saat itu langsung memeluk floella den membuat floella merasa saat ini elkan sudah mulai menyukainya.


'maaf floe, sepertinya gue emang harus mutusin lo dalam waktu dekat. gue gak mau lo terluka lebih dalam karna gue gak bisa balas perasaan lo'


.

__ADS_1


.bersambung


.


__ADS_2