
Elkan menatap langit-langit kamarnya, ia tersenyum ketika mengingat saat Floella memeluknya di rumah sakit.
"jantung gue.. " Elkan meletakkan telapak tangannya tepat di dada nya.
"andai dulu gue sadar kalo lo itu spesial buat gue, mungkin gak akan sesulit dan serumit saat ini Floella"
tok tok
Ceklek
Edgar masuk kedalam kamar Floella, ia lalu duduk ditepian ranjang. sontak hal itu membuat Elkan bangkit dan duduk.
"ada apa bang? tumbenan datang kekamar? "
"apa kamu tau tentang cowok yang tadi tolongin Floella El? "
"tau, dia anak geng motor. bahkan dia itu ketua dari geng Omorfos. kenapa bang? "
"bagus kalo kamu udah tau. jadi ku harus lebih jagain Floella. jangan biarin pengorbanan abang kamu sia-siain gitu aja dan bikin Floella jatuh ke tangan cowok yang salah"
"jadi abang batalin pertunangan demi El? kenapa bang? "
"abang tau kalo kamu cinta sama Floella. dan yang abang liyat Floella juga belum bisa Terima Abang jadi calonnya sepenuhnya. jadi nget pesen abang, jangan biarin Floella terlalu deket sama cowok yang bernama Garvan itu"Edgar lalu pergi dari kamar Elkan.
sementara Elkan masih tertegun mengetahui Edgar membatalkan pertunangannya dengan Floella karena perduli dengan perasaannya. karena hal itu Elkan mendadak tidak bisa tidur dan memilih untuk pergi keluar dari kamarnya.
Elkan menyusuri jalanan yang sangat sepi. ia mungkin sudah berjalan cukup jauh sehingga keluar dari area komplek perumahannya. tanpa ia duga, ia melihat sepasang kekasih yang tengah bertengkar.
"lo gak bisa giniin gue dong Van? lo gak boleh seenaknya putusin gue gitu aja"
"bisa! karna gue udah punya gebetan baru, jadi lo gak perlu jadi pacar gue lagi"
"lo lupa sama yang udah gue kasih ke elo Van? "
"gue bahkan udah mau serahin mahkota gue ke elo! "
"itulah yang bikin gue gak ragu buat mutusin lo. dan gue gak akan gitu aja nikmatin apa yang gak seharusnya gue nikmatin, ngerti! "
__ADS_1
"tapi gue beneran rela kalo lo emang mau Van, please jangan putusin gue, gue masih mau jadi pacar lo Van! "
"gue gak pernah tertarik sama apa yang lo tawarin Agnes. asal lo tau, gue jadian sama lo itu karena lo primadona di sekolah. dan untuk itu" Garvan menggerakkan dua jarinya untuk kata "itu".
"gue gak akan ngerusak cewek cuman gara-gara nafsu ngerti! gue harap lo paham sama kata-kata gue! udah ya, gue cabut"
Garvan pun bergegas meninggalkan Agnes sendirian ditengah jalan yang sangat sepi.
"dasar bajing*n, sok keras lo Garvan. ketua geng motor cupu. dikasih yang enak malah gak mau dasar cowok cupu" racau Agnes yang merasa sangat marah karena di tinggalkan oleh kekasihnya.
"gue gak nyangka cowok kaya dia masih perduli sama kehormatan cewek! " kini Elkan melanjutkan jalan dan memilih untuk memutar balik.
keesokan paginya seperti biasa Elkan berangkat sekolah dengan motor kesayangannya. namun sebelum ke sekolahan perkasa, ia menyempatkan untuk melihat Floella disekolahan barunya.
seperti biasa, Elkan berhenti di depan sekolahan Floella. namun saat itu perasaannya meradang ketika mendapati Garvan yang tengah merangkul pundak Floella. Floella berusaha menghempaskan tangan Garvan, namun kenyataannya Garvan tak henti untuk melakukannya berulang kali.
hingga akhirnya Elkan hendak memeberi pelajaran terhadap Garvan, namun saat itu Raka sudah melepas rengkuhan Garvan.
dan karena jam sudah semakin dekat untuk jam pelajaran, akhirnya Elkan memutuskan untuk ke sekolahannya.
"udah lo ikut gue, ada yang mau gue bahas sama lo, penting! "
Andrew menarik Garvan menjauh dari Floella. Floella yang merasa tidak ada urusan pun segera pergi dari tempat itu.
"lo mau bahas apaan si kok narik-narik gue kesini? "
"lo lihat video ini"
Garvan segera melihat isi video yang diputar oleh Andrew. saat itulah Garvan membelalakan kedua matanya. video tersebut bersisi tentang pemgakuan Agnes yang sudah dilecehkan oleh Garvan.
"dasar cewek brengs*k berani-beraninya dia fitnah gue kaya gini! "
"tapi emang bener lo gak pernah ngapa-ngapain tu cewek Van? "
seketika Garvan menatap tajam kearah Andrew. "eits becanda gue Van. gue tau sebrang*k apapun lo, tapi lo gak akan pernah mainin kehormatan perempuan"
"tu lo tau! "
__ADS_1
sesampainya didalam kelas, Floella langsung duduk dimejanya. saat itu seisi kelas tengah riuh membahas berita yang sangat viral dan menjadi bahan pembicaraan.
"ada apa si kok pada rame gini? "
"lo gak tau Floe kalo Garvan udah lecehin Agnes. "
"gue gak lihat berita soalnya"
seperti biasa Floella pulang menaiki kendaraan umum. kali ini ia harus menunggu taksi pesanannya cukup lama. suasana sekolah sudah sangat sepi. yang tersisa hanyalah geng Omorfos.
"akhirnya taksi gue dateng"
baru saja Floella memasuki taksinya ia langsung kembali keluar karena sang supir memiliki niatan yang tidak baik dengannya. namun tidak Terima Floella menolaknya, supir tersebut mengejar Floella.
"tolong.. "
Floella berlari hingga ia berhenti disebuah jalan buntu. kini Floella sudah tidak tau harus kemana. supir taksi itu sudah semakin dekat.
bug
seketika supir taksi tersebut tumbang yang ternyata supir tersebut dalam keadaan mabuk.
bug
bug
"jangan sekali-kali lo gangguin cewek gue. kalo lo berani ngelakuin hal kaya gini lagi kesiapa pun itu, lo bakal berurusan sama Garvan, ketua geng motor Omorfos."
supir tersebut jatuh pingsan. dan saat ini Garvan melihat Floella yang tengah ketajutan. dengan segera Garvan mendekat dadan menenangkan Floella.
"udah lo aman, ada gue disini" Garvan masukkan Floella ke dalam dekapannya. dan saat itulah Floella teringat dengan berita yang gemlar di pagi hari.
"apa iya. seseorang seperti ini bisaelecehkan perempuan? "
.
. bersambung
__ADS_1