
"jadi lo turun dari rooftop dan narik gue kesini cuman mau lakuin ini ke gue? lo bener-bener ya Garvan"
Floella merebut masker dan kacamata yang ada di tangan Garvan. saat itu ia segera mengenakannya kembali dan berlari ke gor akuatik untuk melihat uji coba renang antara SMA Perkasa dan dan SMA Neosantara.
Namun ketika Floella masih di ambang pintu untuk keluar, Garvan meraih tangan Floella dengan cepat dan membuat Floella menabrak tubuhnya. Garvan melihat wajah Flloella yang sudah tertutup masker kembali dan menatap mata Floella di balik kacamatanya yang transparan.
Seakan melihat kesedihan dimata Floella, Garvan hanya membisu dan keadaan itu dimanfaatkan oleh Floella untuk melepaskan diri dari Garvan dan segera pergi dari kelas dan kali berlari ke gor akuatik.
Sesampainya di sana Floella mendekat ke arah Raka yang saat itu berbincang dengan Nando. entah apa yang dibicarakan oleh keduanya, yang jelas Nando dan Raka langsung memperhatikan kedatangan Floella.
Saat itu mendadak pandangan Floella kabur dan membuatnya terhuyung dan segera di tangkap oleh Nando agar tidak terjatuh kedalam kolam.
melihat hal itu Elkan yang sedang bersama Marel di pinggir kolam mengepalkan tangannya.
"ternyata perkataan gue semalem nggak salah"
"lo ada ngomong apa El? lo ngomong sama siapa?" sahut Marel yang mendengar gumaman Elkan yang terdengar jelas olehnya yang berada didekat Elkan.
"nggak penting"
Elkan meregangkan otot-otot nya dan membuat siswi-siswi SMA Neosantara histeris dan meneriakinya dengan banyak pujian tentang tubuhnya yang begitu menawan bagi mereka.
Di sisi lain Garvan pun juga melihat Floella dengan jijik karena menempel kepada Nando. dan rasa ibunya yang sempat menguasai hatinya kembali di ambil alih oleh rasa benci karena menganggap Floella perempuan yang terlalu gampang untuk di dekati laki-laki lain.
"Floella lo nggak pa-pa kan?" tanya Nando cemas
"iya Floella, apa lo butuh ke UKS? " sambung Raka yang ikut berlari ke arah Floella.
"emm ada hal yang gak baik bakal terjadi Nando" bisik Floella"
"apa?" balasnya dengan suara pelan hingga Nando harus mendekatkan bibirnya ke arah telinga Floella sehingga terlihat sangat akrab bagi orang-orang yang melihatnya.
"gue liat kalo nanti waktu Pas kalian udah keluar dari air, disana Garvan masih berendam dan tertawa dengan temannya,begitupun Raka yang masih beristirahat didalam air. ada seseorang yang memasukkan aliran listrik dan membuat Garvan dan Raka harus dilarikan ke rumah sakit"
__ADS_1
"apa?"
Karena saking terkejutnya, Nando memekik sehingga membuatnya menjadi pusat perhatian dan ia pun menyengir kuda karena banyak yang melihatnya.
"ya udah biar nanti gue bilangin Garvan sama Raka biar dia cepet keluar dari air setelah renang Floe"
"lo tau kan Nando, Garvan orangnya kayak apa? dia pasti gak mau nurut gitu aja tanpa alasan. sementara Raka, dia pasti bakal curiga kayak waktu itu kan Nando! "
"ya udah biar gue kasih tau sekarang biar Raka sama Garvan nggak ikut" Nando segera berjalan ke arah Garvan dan Raka, dan saat itu Floella mengejarnya dan memegang lengan Nando untuk menghentikannya.
Tanpa mendengar apa yang dikatakan oleh Floella kepada Nando, semua siswi yang melihatnya histeris menyangka jika keduanya memiliki hubungan satu sama lain. hal itu pun membuat Garvan dan Elkan sama-sama tegang dan mengajak untuk segera melakukan uji coba.
Dengan segera semuanya berada di posisi start masing-masing untuk melakukan uji coba pertandingan renang.
Elkan melihat semua lawannya satu persatu dan terakhir Nando yang berada di sebelah kirinya dan berganti melihat Floella yang ada di sudut kananya didekat Garvan.
'ada hubungan apa kalian? setelah semalam dengan Garvan, sekarang lo sama Nando Floe? sebenernya lo itu semur*h apa Floe? '
Sementara itu Garvan sama-sama memperhatikan antara Nando dan juga Elkan yang berada di sebelah kirinya.
Saat itu Wasit segera menyuruh semua peserta untuk melakukan posisi start mereka.
priiitt
pluit pun berbunyi, dengan segera semuanya mengeluarkan kecepatan berenang mereka sebaik mungkin. Namun saat itu bukan memperhatikan peserta renang, Floella justru melihat sudut dimana di dalam penglihatannya seseorang muncul dan memasukkan aliran listrik untuk mencelakai Garvan dan Raka.
Dan benar saja, saat itu Garvan dan Elkan sampai bersamaan di urutan pertama sementara Raka di urutan kedua. ketika yang lain sudah keluar dari dalam air, Raka dan Garvan masih didalam air. Dan seseorang yang membawa aliran listrik berada di sebelah Floella, dengan segera orang itu menjatuhkan kabel kedalam kolam, namun tidak ada reaksi dari Raka dan Garvan membuat pelaku tersebut bingung. namun ternyata bukan hanya itu rencananya, orang itu memasukkan ular kedalam kolam dan membuat para siswi yang melihatnya menjerit karena ular sudah mendekat ke arah Garvan dan Raka.
"ular.. "
"ular.. "
"ular didalam kolam, awas Garvan, awas Raka" teriak Agnes
__ADS_1
Semua berteriak, dan membuat Raka yang saat itu berada di tepi segera ke atas. sementara Garvan masih di area lumayan jauh dari tepian karena mengambil kacamata renangnya yang saat itu di lempar oleh Andrew yang mengajaknya bercanda sehingga membuat kedua ular itu mengrah kepadanya.
Karena ular yang sangat sensitif oleh makhluk yang berdarah panas, sensornya langsung menuju ke arah Garvan.
"arghhh kaki gue kram" pekik Garvan sembari memegangi kakinya ya g sudah semakin dekat dengan kedua ular.
"Garvan cepet naik" ucap semua teman-teman nya.
byur
Tanpa ragu Floella masuk dengan membawa parfum dan ia semprotkan ke arah air hingga ular menjauh, dan dengan segera pelajar yang lainnya berusaha menangkap ular dengan saringan kolam renang dan hal itupun berhasil.
Saat itu Floella melihat Garvan yang hampir tenggelam segera masuk kebawah lengan Garvan dan membantu Garvan untuk menepi. dengan segera Andrew dan Angga membantu Garvan untuk naik. setelah melihat Garvan sudah di urus oleh Agnes, Floella segera pergi.
"Floella tunggu" panggil Nando hingga membuat Floella berhenti. Marel dan Elkan pun menghampiri Floella.
"Floella lo pakek ini, abis itu lo harus ganti" Nando memberikan handuknya untuk Floella. "gimana sama keadaan lo Floe? lo baik-baik aja kan? "
"tenang Nando, gue baik kok"
"Floella, mata lo sembab. lo abis nangis? apa ada yang terjadi sama om Rama? " tanya Marel yang terlihat cemas.
Saat itu Floella hanya menggeleng dan pergi ke ruang ganti.
Sesampainya di ruang ganti Floella segera mengganti pakaiannya, namun ketika ia hendak keluar seseorang masuk dan menarik tubuh Floella hingga terbentur loker.
"Elkan, ngapain lo kesini? "
"Kenapa lo nangis? lo sakit hati karena ucapan gue semalem? atau harga diri lo merasa terluka? kenapa Floella kenapa? kenapa lo semunafik itu sama diri lo sendiri yang suka bergonta-ganti cowok hmm?"
plak
Sebuah tamparan mendarat di wajah Elkan dan membuatnya membulatkan matanya dan menatap lekat Floella.
__ADS_1
.
. bersambung