Fool Love

Fool Love
Badan Atletis


__ADS_3

Elkan menyusuri koridor sekolah. Ia mencari keberadaan Edgar, namun ia tidak menemukannya dan mengharuskannya kembali ke dalam kelas. Dan ketika ia sampai dikelasnya, ia melihat Edgar yang sudah duduk dimeja guru.


"Darimana kamu Elkan? Cepat ganti pakaianmu setelah ini kamu ikut saya ke kolam renang, karena kamu terpilih menjadi siswa yang akan mewakili lomba antar sekolah dengan perenang-perenang hebat lainnya."


"Baik pak" sahut Elkan.


Edgar memang tau kemampuan dari adiknya. Sejak kelas empat SD Elkan memang sudah sangat menyukai tentang renang, sehingga ia sempat dicarikan guru renang oleh orang tuanya.


Berbeda dengan Edgar, Edgar justru lebih menyukai olahraga yang berhubungan dengan bola. Namun karena ia sudah menjadi guru olahraga, ia tidak boleh memilih-milih olahraga apa yang akan ia ajarkan.


Sesaat setelah Elkan berganti pakaian, ia mulai mendampingi Elkan untuk berlatih renang dengan berbagai teori dan teknik.


Beberapa siswi yang melihat Elkan dari jendela kelas begitu histeris melihat badan atletis yang dimiliki oleh Elkan.


"Eh Floe, lo yakin mau pindah dari sekolah ini?" Tanya Indah yang berdiri disamping Floella yang tengah melihat kearah Elkan yang baru daja naik dari kolam renang dengan handuk dikepalanya.


Elkan menyugar rambutnya yang basah dan menatap ke arah jendela yang saat itu terlihat Floella yang tengah menatapnya. Sontak hal itu membuat Elkan terpaku.

__ADS_1


'Ada rasa lega dan juga penuh tanda tanya. Disisi lain gue seneng lo gak jadi nikah sama bang Edgar, tapi gue juga gak tau kenapa bang Edgar batalin semuanya? Padahal jelas-jelas bang Edgar keliyatan banget kalo dia sayang banget sama lo Floe!'


Floella yang saat itu sadar diperhatikan oleh Elkan, ia segera berpindah dan menghindari tatapan dari Elkan dan juga ternyata Edgar pun menatapnya. Dan hal itupun disadaei oleh Elkan.


"Bang Edgar"


"Panggil saya pak, karna disini saya guru kamu Elkan!" Tukas Edgar.


"Saat ini aku ingin berbicara dengan bang Edgar, bukan pak Edgar"


Sementara itu, Elkan masih terus memikirkan apa yang sebebarnya terjadi. Terlebih dengan tiba-tiba Floella memutuskan untuk pindah sekolah.


Waktu sudah semakin siang, bel pulang sekolahpun berdering. Nando segera berlari menghampiri Floella yang tengah berjalan bersama Indah di area parkir.


"Tunggu Floe" Nando meraih pergelangan tangan Floella.


"Ada apa Nando?" Tanya Floella.

__ADS_1


"Lo kenapa si gak bilang apa-apa soal semuanya? Biasanya kalo ada apa-apa lo selalu cerita sama gue Floe!"


Nando memang salah satu sahabat Floella yang selalu mengertinya, bahkan dari para sahabat lainnya hanya Nando yang mengetahui tentang kelebihan yang dimiliki oleh Floella.


"Ceritanya panjang Nando!" Floella menatap Nando dengan tatapan yang sulit diartikan. Tidak biasanya Floella seperti ini, seperti ada yang ditutupi olehnya. Itulah menurut Nando, tetapi Nando tidak ingin memaksa Floella untuk menceritakan saat ini juga, karna dia tau Floella. Floella akan bercerita jika memang dia sudah siap.


"Oke Floe, gue sebagai sahabat lo cuman bisa suport apapun keputusan lo! Tapi nanti gue minta lo gak bakal nutupin apapu dari gue setelah lo pindah kesekolah baru lo"


"Siap Nando, kita kan tetep sahabatan!"


Nando mengukir senyum diwajahnya, meskipun masih terlihat belum lega.


.


Bersambung


.

__ADS_1


__ADS_2