
Saat tiba di depan pintu kelas dengan santai dan tak tahu malu nya Vio dan Vee masuk ke dalam kelas tanpa izin ke guru yang sedang mengajar di depan kelas,Vio dan Vee bahkan acuh dan berjalan menuju kursinya masing-masing.
Saat Vio dan Vee akan mendaratkan bokongnya di kursi masing-masing pada saat itu juga guru yang mengajar di depan kelas berteriak karena geram melihat tingkah kedua anak muridnya yang tak punya sopan santun itu dan malah main nyelonong masuk tanpa ijinnya.
"XAVIOLA ASKYA, VEELIN ANINDYA!! SINI KALIAN!! ENAK SAJA YAA MAIN NYELONONG MASUK TANPA IJIN DARI SAYA" Teriak dari guru itu dengan wajah garangnya membuat seluruh murid yang berada didalam kelas yang tadinya fokus ke pelajaran seketika melihat kearah Vio dan Vee.
Sementara Vio dan Vee yang bahkan belum sempat mendaratkan pantatnya di kursi, langsung berdiri karena terkejut oleh teriakan dari guru itu yang bernama Bu Siska.
"Astagfirullah Bu!! Biasa aja kali!! Gak usah pake teriak-teriak segala!! Bisa budeg nih kuping dengar suara teriakan ibu yang cetar membahana cemprengnya" ujar Vio kepada Bu Siska yang membuat murid dalam kelas menahan tawa sementara Bu Siska menahan amarahnya.
"APA KAMU BILANG!! VIO VEE HORMAT KE TIANG BENDERA SEKARANG JUGA!!" Teriak Bu Siska dengan nada memerintahkannya dan wajah penuh amarah.
"Ihh ibu!! Kan lagi gak upacara Bu!! Masa disuruh hormat ke tiang bendera sihhh!" ucap Vio dengan kesal ditambah wajah sok polosnya.
"Bener kata Vio Bu!! Inikan lagi gak upacara jadi gak perlu pake hormat-hormat ke tiang bendera segala!" sahut Vee menyetujui ucapan Vio.
"NGELAWAN KALIAN YAAA!!! KALAU GITU KELILING LAPANGAN 10 PUTARAN S.E.K.A.R.A.N.G JUGA!!" ujar Bu Siska masih dengan berteriak dan menekankan perkataannya dibagian sekarang.
"Lah si ibu!! Kok hukumannya ditambah sih!! Bukannya dikurangi juga🙄!! Sesungguhnya nihh yaa Bu barang siapa yang telah mempersulit orang lain maka akan dipersulit kan kembali rumah tangganya Bu!!" balas Vio dan malah menceramahi Bu Siska.
"Saya belum menikah V.I.O" geram Bu Siska.
"Ngapain malah curhat Bu" ujar Lily tiba-tiba.
"Diam kamu Lily jangan ikut campur" balas Bu Siska memarahi Lily.
"Upss" ucap Lily menutup mulutnya.
"Gini nih ya Bu!! Ada pepatah mengatakan kalau kita gak boleh marah-marah nanti cepat tua hehehe" ujar Vee sambil terkekeh.
"Maksud kamu saya tua gitu hah" teriak mata Bu Siska pada Vee.
"Eh gak kok Bu saya cuman berjanda eh maksudnya bercanda peace" ucap Vee mengakat jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk peace✌️
"Denger saran saya aja deh Bu!! Kalau mau punya pasangan itu jangan suka memilih-milih pasangan cukup yang perut buncit dan kepala botak kayak pak Bondan aja sudah cukup!" ujar Vio menjelaskan dengan santainya padahal Bu Siska malah tambah marah mendengar ucapannya.
"Woahh bener tuh Bu apa kata Vio!! Lagian pak botak eh maksud saya pak Bondan kan juga masih belum punya pasangan jadi malah cocok-cocok saja sama ibu" ucap Vee menyetujui ucapan Vio dan malah membuat bu Siska yang sudah marah jadi tambah marah sampai-sampai muka nya sudah memerah padam.
"K.A.L.I.A.N...." jeda Bu Siska geram " LARI 20 PUTARAN SEKARANG JUGA IBU GAK MAU TAU" teriak Bu Siska.
"Tap.." baru saja Vio ingin membantah ucapan Bu Siska dia menelan kembali perkataannya saat melihat Bu Siska yang tengah memelototkan matanya sampai terlihat ingin keluar.
"Ayok Vi kita keluar saja" ajak Vee "Bisa gawat kalau tuh macan ngamuk" ucap Vee pelan dan rada takut dengan muka serem Bu Siska.
"Hm ayok" balas Vio lalu merekapun langsung berjalan keluar menuju lapangan untuk menjalankan hukuman mereka.
Setelah sampai di lapangan Vio dan Vee langsung berlari mengelilingi lapangan itu dengan sesekali menggerutu.
"Anjir panas banget sihhh,masa harus lari keliling lapangan 20 putaran! Mana 5 putaran aja udah lemes!" gerutu Vee dengan kesal yang dapat didengar oleh Vio yang berlari didepannya.
"Bener banget sihh,gue juga rada malas kalau mesti jalanin hukuman kayak gini,mana terik mata hari udah ada di atas kita lagi!" ujar Vio yang memelankan larinya agar bisa menyamai lari Vee dibelakangnya.
"Iyh,andai aja nih di sekitar lapangan di tumbuhi pohon-pohon gede biar mataharinya kehalang" ucap Vee.
"Nah bener! Kalau kehalang mataharinya kita juga gak bakal panas-panasan pas lagi dihukum atau pas lagi upacara" sahut Vio.
__ADS_1
"Hm mending kita ke kantin aja dehh Vee,ini kita larinya udah 5 putaran sisanya 15 putaran kita ngutang aja" ujar Vee.
"Bener kita ngutang aja 15 putarannya,ayo ke kantin!" ajak Vio lalu berlalu bersama Vee menuju kantin.
"Halo mbak Mina cantik" sapa Vio pada salah satu penjual yang ada di kantin.
"Eh halo juga neng Vio" sapa balik mbak Mina.
"Saya sama Vio mau pesen mi ayamnya ya mbak sama jus jeruk dua dibanyakin yaa es batunya" ujar Vee memesan.
"Sekalian mi ayamnya di tambahin sosisyaa mbak" tambah Vio.
"Siap neng nanti mbak antar kemejanya ya" ujar mbak Mina.
"Ok mbak makasih dan ini uangnya" ucap Vio dan Vee membayar lalu berjalan menuju meja yang terdekat dengan stan jualan mbak Mina.
Sambil menunggu pesanannya datang Vee dan Vio tengah asik bermain dengan ponselnya masing-masing karna pas dihukum tadi mereka juga membawanya.
"Ini neng pesanannya" ujar mbak Mina yang datang membawa pesanan Vio dan Vee.
"Makasih mbak" ujar Vio dan Vee bersamaan.
"Sama-sama neng" balas mbak Mina lalu kembali menuju kembali ke tempat jualannya.
"Lu mau cabe gak Vee?" tanya Vio sambil memasukan cabai ke dalam mangkuk yang berisi mi ayamnya.
"Gak deh" jawab Vee.
"Lah kenapa?padahal biasanya juga pake cabe?!" tanya Vio.
"Anjir loh gue kira apaan hahaha" ujar Vio tertawa melihat tingkah Vee.
"Biasalahhh" ucap Vee.
Lalu mereka pun memakan makanan mereka sampai habis lalu sesekali mengobrol dan membuat lelucon sampai tak terasa bel istirahat pun berbunyi.
"WOY lu pada enak-enakan banget yaa dikantin ini" Teriak Lily yang baru saja datang memasuki kantin.
"Lahh ngapain lu pake teriak-teriak segala ogeb" ujar Vee sambil menyentil kening Lily
"Aduh! Issss abisnya pas tadi gue cari di lapangan gak ada eh malah pada nongkrong disini huhh" ucap Lily sambil mengelus keningnya yang di sentil Vee.
"Gue sama Vio cuman lari keliling lapangan 5 putaran doang elahhh" ujar Vee.
"Lah bukannya lu berdua disuruh lari 20 putaran ya??kok jadi 5 putaran?" tanya Lily heran.
"Ya bisalahhh orang kita ngutang 15 putarannya makanya bisa lari 5 putaran doang!" sahut Vio sambil menyimpan ponselnya di kantung bajunya
"Hah" ucap Lily melongo sampai mulutnya terbuka.
"Tutup mulut lo ogeb nanti lalat masuk kemulut lu" ujar Vio sambil merapatkan dagu Lily.
"Hup emm kok pake ngutang segala larinya?" tanya Lily.
"Ya bisalah apa sih yang gak bisa dilakukan sama kita!!Betul gak Vee?!" ujar Vio sambil menengok ke arah Vee.
__ADS_1
"Betul betul betul" ucap Vee dengan nada si Ipin.
"Huh gue gak bisa berkata-kata liat kelakuan kalian" ujar Lily mendengkus.
"Hehehehe" cengir Vio dan Vee.
"Gue mau pesen dulu deh kalian tunggu di sini!!" ujar Lily lalu melangkah menuju tempat penjual bakso yang sering dipanggil bang Asep.
Setelah kepergian Lily,Vio dan Vee melanjutkan pembicaraan mereka dan sesekali bercanda dengan bermain pantun sampai Lily datang membawa pesanannya.
"Gue makan dulu,kalian gak mau makan lagi?" tanya Lily yang baru saja datang.
"Gak deh kita dah kenyang" jawab Vee diikuti anggukan kepala oleh Vio.
"Lu makan aja kita tungguin kok" ujar Vio.
"Ok" ucap Lily lalu memakan makanannya sampai ludes yakni habis tak tersisa.
"Yok kekelas gue dah selesai nih!" ujar Lily.
"Ayok" ajak Vee pada Vio dan di angguki Vio lalu merekapun berjalan menuju kekelas mereka yang berada di Xi IPA 3.
Saat sampai di kelas mereka langsung duduk di bangku masing-masing dengan Vio duduk bersama Vee dan lili bersama Rita.
"WOY GUYS KATANYA GURU LAGI RAPAT JADI KITA BEBAS SAMPAI JAM PULANG" teriak Adam selaku ketua kelas sambil berdiri didepan pintu masuk kelas
Mendengar ucapan adam anak kelas Xi IPA 3 langsung bersorak senang.
"WEEHHH GUE BISA LANGSUNG PULANG ASIKKK" teriak Yanto sambil bergoyang senang.
"EITSSS DENGER WOY KITA EMANG BEBAS TAPI BELUM DI PERBOLEHKAN PULANG SAMPAI JAM PULANG BERBUNYI!!" ujar Adam lagi dengan berteriak agar teman-temannya mendengarkan karena semua teman-temannya langsung bersorak senang sambil berteriak ingin mengambil tas dan pulang.
Sementara mereka semua yang mendengar ucapan adam langsung terdiam dan menggerutu karna tidak jadi pulang cepat.
"Anjaiii gue udah seneng karna pulang cepet juga haisss nasip nasip" ucap Yanto kesal dan marah lalu menyimpan kembali tasnya dibangku tempat duduknya.
"EMANG YAAA SI ADAM TUKANG PHP ANJIR" teriak Linda yang ikut kesal karna tak jadi pulang.
"Lah kok gue yang salah,kan tugas gue cuman kasih tau koneng bukannya mengatur pulangnya sekolah ini!!" ujar Adam gemes.
"Halah bacot" ucap Linda geram lalu keluar dari kelas.
"Lah kok ngamok wkwkwkkw" sahut Rita yang sedari tadi melihat perbincangan mereka.
"Woy Vio kita main basket yuk" ajak Lily.
"Hayuk lah gue juga malas dikelas Mulu" ujar Vio menyetujui.
"Gue ikut" sahut Vee.
Lalu mereka bertiga pun keluar dari kelas menuju lapangan basket.
🌹**B****ERSAMBUNG🌹
JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN YAAAA
__ADS_1
TERIMAKASIH🌹**