Gadis Liar

Gadis Liar
Sampai Rumah


__ADS_3

Setelah sampai dirumahnya dan telah memarkirkan motornya ke garasi,Vio langsung masuk melangkah kedalam rumah dengan lesu.


"Assalamu'alaikum" salam Vio dengan lesu.


"Wa'alaikum salam" jawab serempak mommy,Daddy,dan Abang Vio sambil menengok kearah Vio yang terlihat lesu tak bersemangat.


"Wih tumben Luh dek masuk dan salam gak teriak-teriak" ujar Alaskar dengan nada mengejeknya.


"Apaan sih lu bang gue lagi males nih mending lu diam deh" balas Vio lalu mendudukkan pantatnya ke sofa dekat tempat duduk Alaskar.


"Lagi malas?" tanya Daddy Vio "Lagi malas apa pura-pura malas huh,Daddy sudah ditelpon dan berbicara dengan kepala sekolah kamu!!" Sambung Daddy Vio menyindir Vio.


Mendengar sindiran Daddynya Vio yang tadi lesu langsung membulatkan matanya seakan mengingatkan kembali perbuatannya disekolah tadi " Ah Daddy mah Vio gak malas kok cuman Vio lagi laper aja yah lagi laper!" ujar Vio cepat sambil cengengesan dan menggaruk tengkuknya yang tak gatel.


"Loh kenapa Daddy di telfon sama kepala sekolahnya Vio?" Tanya Mommy Vio penasaran yang membuat Vio salah tingkah.


"Itu si Vi.." belum sempat Daddy menjelaskan Vio sudah buru-buru memotong omongan Daddynya.


"Ih mommy ceritanya nanti saja yah,sekarang Vio laper soalnya pas dijalan motor Vio bensinnya habis jadi Vio pulangnya lama deh jadinya nih perut dah keroncongan dari tadi!!" ujar Vio memotong omongan Daddynya sambil memegang kedua tangan mommynya mencoba membujuk mommynya.


"Ya ampun kamu laper,Ayo kita cepet kedapur! Mommy tadi udah masakin makanan kesukaan kamu jadi ayo cepet kamu pasti udah laper banget" sahut Mommy Vio dengan heboh seraya menarik tangan Vio agar mengikuti langkahnya menuju dapur.


"Iyh mom pelan-pelan saja" ujar Vio mengikuti langkah mommynya tapi sebelum itu dia sempat menoleh ke arah Daddynya sambil menjulurkan lidahnya tanda mengejek Daddynya yang dibalas helaan nafas oleh Daddynya membuat Vio terkekeh.


"Nah sekarang kamu duduk mommy ambilin makanannya" pinta Mommy Vio setelah mereka sampai didapur.


"Ok mom" ujar Vio menurut lalu duduk dikursi dan menyimpan kedua tangannya diatas meja makan sambil sesekali mengetuk meja itu pelan seraya menunggu mommynya membawakan makanannya.


"Ini sayang makanlah" ucap Mommy Vio yang datang membawa piring berisikan makanan kepada Vio.


"Wah makasih mom" ujar Vio senang dan langsung menyantap makanannya dengan lahap sedangkan mommynya yang melihat itu mengelus kepala Vio dengan sayang lalu menuangkan air kedalam gelas untuk Vio.


"Makannya pelan-pelan saja sayang!" pinta Mommy Vio sambil mengusap bibir Vio dengan tisu karna Vio memakan makanannya dengan terburu-buru seperti dikejar hantu😂.


"Hehehe sudah selesai mom" ujar Vio sambil cengengesan dan melihat kearah mommynya sembari meminum air yang telah disediakan mommynya karna dia sudah selesai makan.


"Kamu ini!" ucap Mommy Vio dengan gemas seraya mencubit pipinya Vio.


"Aduh" ringis Vio "Iss mommy sakit hump emm mom" panggil Vio pada mommynya seraya mengusap pipinya yang di cubit mommynya tadi.


"Kenapa hm?" tanya Mommy Vio lembut.


"Umm Vio mau ngomong sesuatu tapi mommy harus janji ya gak bakal marah sama Vio?!" ujar Vio dengan hati-hati ingin memulai pembicaraan nya.


"Iyh Mommy janji kok!" ucap Mommy Vio "Jadi ada apa?" tanya Mommy Vio lagi.

__ADS_1


"Ehm gini mom umm pas disekolah aku sama sahabatku Vee dan Lily membuat kekacauan lagi disekolah!!" jelas Vio hati-hati sambil menengok pelan kearah mommynya ingin melihat reaksi mommynya.


"Hm lalu?" tanya Mommy Vio lagi dengan santai dan tidak ada nada marah membuat Vio menghela nafas lega.


"Lalu kita bertiga dikeluarkan dari sekolah kita hehehe" ujar Vio cengengesan sambil terkekeh garing membuat mommynya yang melihat itu geli sendiri.


"Kamu ini ada-ada saja deh mommy kira kamu ada masalah besar Sampe-sampe terlihat berhati-hati begitu hehehe" ucap Mommy Vio sambil terkekeh.


"Hehehe habisnya Vio takut mommy marah sama Vio!" ujar Vio manja sambil terkekeh.


"Hais memang mommy pernah marah sama kamu?bahkan saat kamu diluar negeri dan ngelakuin kekacauan parah aja mommy gak pernah marah!!Asal kamu gak terluka saja!" jelas mommy Vio yang membuat Vio terharu.


"Huhuhu sayang mommy banyak-banyak" sahut Vio sambil memeluk mommynya dengan sayang.


"Mommy juga sayang Vio banyak-banyak" ujar mommy Vio membalas pelukan Vio sambil mengusap rambut Vio dengan sayang.


"Nanti Vio bakal pindah ke sekolah mana mom?" tanya Vio sambil melepas pelukannya.


"Hmm nanti mommy tanya Daddy kamu yah!" ujar Mommy Vio "Sekarang kamu keatas deh mandi dan istirahat dulu biar kita bahas nanti malam saja!" sambung mommy Vio.


"Ok mom, Kalau gitu Vio keatas dulu yah!!" ucap Vio lalu melangkah menuju kamarnya dilantai atas meninggalkan mommynya yang juga melangkah menuju ruang keluarga menemui Daddy Vio dan Abangnya Vio.


"Loh mom Vionya mana?" tanya Alaskar saat melihat mommynya kembali dari dapur tanpa ditemani Vio.


"Vio sudah kekamar tadi mommy suruh buat mandi dan istirahat" ujar Mommy Vio menjawab pertanyaan Alaskar.


"Sayang aku mau cerita" ujar Daddy Vio tiba-tiba dengan suara manjanya yang membuat mommy Vio dan juga Alaskar yang tadinya menonton film melihat kearahnya.


"Cerita apa mas?" tanya Mommy Vio sambil menaikkan sebelah alisnya sementara Alaskar hanya menyimak menunggu cerita Daddynya.


"Umm masa tadi nih yaa kepala sekolahnya Vio nelpon aku dan bilang kalau Vio membuat kekacauan lagi di sekolahnya!" jelas Daddy Vio manja sambil menunggu reaksi istrinya.


"Oh aku sudah tau kok mas!" ujar Mommy Vio yang terlihat biasa saja sementara Alaskar yang mendengar jawaban mommy menahan tawa karna melihat muka Daddynya yang terlihat masam.


"Loh kok kamu sudah tau sih,tau dari mana coba?" tanya Daddy Vio kesal.


"Ya dari Vio lah" ujar Mommy Vio santai lalu menonton kembali serial yang tayang di tv.


"Yah kok gitu sih" sahut Daddy Vio lesu membuat Alaskar yang sedari tadi menahan tawanya langsung menyemburkan tawanya.


"Hahahaha Daddy Daddy kasian banget sih huahhahaha" ujar Alaskar sambil tertawa terbahak-bahak memegang perutnya.


"Kamu diam" ucap Daddy Vio geram pada Alaskar sambil memelototkan matanya seolah berkata Diam atau Daddy sita fasilitas kamu.


"Hump" sontak Alaskar langsung menutup rapat mulutnya dengan kedua tangannya agar tidak tertawa lagi sambil menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Sayang" panggil Daddy Vio lagi dengan nada manjanya pada sang istri yang terlihat lebih fokus ke televisi.


"Iyh kenapa?" tanya Mommy Vio tanpa menoleh kearah suaminya.


"Isss lihat aku" ujar Daddy Vio sambil memegang wajah istrinya untuk menoleh kearah nya.


"Huff iyh ada apa sayang!" ucap Mommy Vio menghela nafas dan berbicara lembut sambil mengusap wajah suaminya.


"Masih ada kelanjutannya loh cerita aku tentang Viola tadi!" ujar Daddy Vio.


"Hm apa?" tanya Mommy Vio "Coba lanjut ceritanya"


"Jadi Vio itu buat kekacauannya dengan bermain basket dan memecahkan semua kaca yang ada didekat lapangan basket tempatnya bermain itu!" jelas Daddy Vio lagi yang membuat Mommy Vio tertegun sejenak lalu kemudian terkekeh.


"Loh kok Mommy terkekeh sih padahalkan Vio sudah nakal?" tanya Alaskar yang sedari tadi menyimak sambil melihat kearah mommynya.


"Ehm itu karna menurut Mommy kekacauan yang dibuat Vio gak seberapa dibandingkan kekacauan yang dibuatnya saat diluar negeri waktu itu!" jelas Mommy Vio mengingat tingkah Vio yang menurutnya lucu.


"Lah aku pikir Mommy bakal marah-marah hehehe" ujar Alaskar terkekeh.


"Bener aku pikir juga kamu bakal marah sama anak perempuan kesayangan kita satu-satunya itu yang nakalnya minta ampun" tambah Daddy menyambung ucapan Alaskar.


"Hm buat apa aku marah orang apapun yang dilakukan Vio asal Vio gak terluka aku sih setuju-setuju saja hehehhe" jelas Mommy Vio sambil cengengesan membuat suaminya gemas sendiri.


"Kamu ini selalu saja memanjakan Vio,aku jadi cemburu sendiri liatnya!" ujar Daddy Vio dengan nada cemburu yang dibuat-buat.


"Halah Daddy ngomong kayak gitu ke mommy kayak gak sadar diri aja orang yang paling memanjakan Vio dari kecilkan Daddy sendiri" sahut Alaskar menyindir Daddynya yang pura-pura lupa kalau dia sering memanjakan Vio sedari Vio kecil.


"Hehehe terserah Daddy lah kan kamu juga sering manjain Vio Sampe-sampe semua mainan robot kesayangan kamu dari kamu kecil diberikan kepada Vio saat Vio baru berumur satu tahun padahal Vio gak pernah minta!" balas Daddy Vio menyindir kembali Alaskar membuat Alaskar membatin sendiri.


iyh juga yah gue juga sering manjain Vio karna sudah diceritain sama mommy tentang masa kecil gue dan sampe sekarang apapun keinginan Vio gue juga sering menuhin ujar Alaskar membatin


"Tap.." elak Alaskar terpotong oleh suara mommynya.


"Sudah-sudah gak usah debat lagi karna kita semua selalu memanjakan Vio tanpa terkecuali!" ujar Mommy Vio memotong perdebatan Alaskar dan Daddynya.


"Haiss ya sudah deh kalau gitu aku balik kekamar dulu yah mom" sahut Alaskar lalu melangkah menuju kamarnya dengan kesal tanpa mau menyapa Daddynya membuat Daddynya yang melihat itu mengelus dadanya sabar melihat kelakuan putra kesayangannya juga.


"like father like son" ujar Mommy Vio geli melihat wajah suaminya.


"Aisss huh" kesal Daddy "Mau marah tapi gak jadi" tambahnya kesal sambil memeluk erat istrinya membuat sang istri mengelus rambut suaminya dengan lembut dan penuh kasih sayang😌Cielahhhh Bucin terussssss😂.


🌹**BERSAMBUNG🌹


JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN YAAAA 😌

__ADS_1


TERIMAKASIH 😘**


__ADS_2