Harun Untuk Khaliesah

Harun Untuk Khaliesah
bukan teman


__ADS_3

Danu pun ikut menatap Ica. "Aku paham kok Ta' dia memang gadis luar biasa, gadis yang sudah membuatku tergila - gila padanya cukup lama, dan tragisnya hari ini hati ini, " tunjuk Danu ke dadanya, "hancur tak bersisa."


"Arghhh lihat wajah polos itu Ta' dia benar - benar sangat bahagia." Ucap Danu mengusap kasar wajahnya, saat ini hatinya benar benar hancur, melihat wanita yang sudah di sukainya hampir 2 tahun itu justru bersanding dengan laki - laki lain.


Bahkan nyali Danu menciut jika harus di bandingkan dengan Harun, Pria mapan yang terlihat begitu tampan.


--------------


Di kamar Danu..


Danu melemparkan tasnya ke lantai dan menghempaskan tubuhnya di atas kasur. "Arghhhhhh" Teriak Danu meninju - ninju kasurnya. Saat ini Danu sangat frustasi dia terus saja meremas dan menghantam selimut itu, dan Danu pun mulai terisak.


.... *Cinta


Kau buat diri ini menjadi gila


Telah Kau hancurkan semua mimpi indah


Kau musnahkan semua harapan yang ada


Sungguh perih


Sungguh sakit


Kau gores hati ini


Telah kau lukai perasaan ini


Kau tinggalkan aku dengan semua harapan indah yang ku punya


Pantaskah ku tangisi semua ini ?


Semua rasa sakit yang telah kau berikan


Pantaskaah ku bersedih hanya karena mu ??


Yang telah hancurkan semua kebahagiaan dalam hidupku. *Danu


-----------------

__ADS_1


cling cling cling cling. Notif pesan bunyi berulang - ulang, namun rasanya Danu begitu malas untuk melihatnya.


"Siapa sih??" Kesal Danu meraih ponselnya. Dita??


Chatting..


"Nu' kamu nggak apa-apa kan ??" Dita


"Danu" Dita


"Nu', pliss aku khawatir" dita


"Danu"


"Aku enggak apa - apa kok, Terima kasih atas ke khawatiranmu 😊" Danu.


"Video callan yuk ?". Dita


"Sorry, aku enggak bisa" Danu


" kenapa ??" Dita


"Heii, jangan bilang kamu habis nangis" Dita


"Kamu kok ngomong begitu sih, aku enggak sejahat itu Danu, aku sedang cemas bukan sedang ingin menertawakanmu. Kamu terlihat sangat kacau saat pulang tadi, Jadi aku khawatir." Dita


"Hati aku hancur Ta'. Sakit banget tahu enggak." Danu


"Iyah aku mengerti bagaimana perasaanmu saat ini, sabar yah. " Dita


" **tak selamanya cinta itu indah


Tak selamanya kebahagiaan itu ada


Janganlah kau berdiam


Diri meratapi kesedihan yang telah berlalu


Bangkitlah dari gelap duniamu

__ADS_1


Cinta bukan cuma satu


Dia pergi bukan berarti dunia berhenti berputar


Janganlah terpuruk dalam sedihmu


Karena aku di sini kan selalu di sisi mu


Lihatlah dunia ini


Masih banyak cerita yang dapat kau ukir


Masih banyak cinta yang kan berimu kebahagiaan


Jadi jangan pernah merasa terpuruk atau putus asa


Hanya karena satu kegagalan" Dita


"Thanks Dita, kamu memang teman terbaik dalam hidupku. Kamu memang benar, tidak seharusnya aku menjadi putus asa seperti ini.


-----------


Di kamar Dita..


"Haaaaaa...." Teriak Dita mengacak rambutnya. "Kamu kenapa sih Danu, kenapa kamu enggak pernah mau lihat aku, aku disini Nu' aku sayang sama kamu." isak Dita.


Please Nu', bukan teman yang baik, aku bukan teman, aku ingin lebih dari itu Nu'. Kenapa sih kamu enggak pernah mau melihat betapa tulusnya rasa ini untukmu Danu.


Dita tidak sanggup lagi memendam perasaannya, seperti halnya Danu yang saat ini terluka oleh cintanya, Dita pun merasakan hal yang sama, betapa tersiksa hatinya melihat seseorang yang begitu di cintainya justru sekarang menangisi wanita lain.


Tuhan please.. .


Dita mohon buka hatinya Danu, biar Danu bisa melihat ada Dita di sini.


Ada Dita yang selalu ada untuknya


Ada Dita yang begitu tulus mencintainya.


Dita menjerit dalam tangisnya, dadanya terasa begitu sesak.

__ADS_1


------------------


Selamat membaca..


__ADS_2