
Maafkan aku.. Jika hatiku justru tak pernah memilihmu. Tapi percayalah ada seseorang yang sama terlukanya dengan dirimu, seseorang yang dengan tulusnya mencintaimu, seseorang yang dengan relanya membiarkan hatinya terluka hanya untuk bisa membuatmu tersenyum.
Danu terdiam mencerna setiap kalimat yang di ucapkan Ica.
Apa maksud kamu ?? Siapa orang itu ??
Jika kamu bisa belajar membuka hatimu, maka kamu akan bisa melihat ketulusan cinta itu dari mata seseorang. Ica tersenyum lembut dan berlalu meninggalkan Danu yang masih terguncang akan penuturannya.
------------
.....Danu...
Siapa dia ?? Siapa orang yang di maksud Ica ?? Apakah Ica hanya Mempermainkan ku saja.
Ahhh, tidak mungkin dia tidak sejahat itu.
Tapi siapa wanita yang di maksud Ica ?? "Danu berperang dengan fikirannya sendiri"
Dertt dertt dertt
Danu tersadar dari pergulatan batinnya saat ponselnya terus bergetar. Ia mengusap kasar wajahnya lalu menyambar ponsel yang sedang bergetar itu.
Dihh si cewek manja video call, tanpa sadar seulas senyum terukir di wajahnya.
"Haii danu, lagi ngapain ?" Sapa wanita itu penuh semangat dari balik layar.
"Lagi mikirin kamu, hahaha"
"Ikhh apaan sih.. Wanita itu terdiam sejenak memandang wajah Danu intens. Kok muram gitu, lagi ada masalah yah ?"
kok dia tahu, perasaan gua lihat muka gua sumringah banget di layar. "Batin Danu".
"Heh ?? perasaanmu saja, aku enggak kenapa - kenapa kok, Heii kamu tau gak, sahabat kamu lagi ada di sini, lagi bulan madu."
__ADS_1
"Hah, jadi kalian nginap di hotel yang sama ??"
"Ohh jadi kamu sudah tahu Ica ke lombok?" Hahh Ica... Dita... jangan bilang cewek yang di maksud Ica adalah Dita. "Gumam Danu"
"Iyalah Aku tahu, diakan sahabatku"
"Hehe, iya juga sih, Dit udah dulu yah, aku dipanggil nyokap. Bye cewek manja" Danu mengakhiri panggilan.
Deg..
Hati danu terasa bergemuruh, seperti ada ribuan petir yang menghujam jantungnya.
Ya Tuhan.. Betapa bodohnya aku ini. Danu mengutuk dirinya kepalanya di penuhi bayangan Dita yang selalu setia di sampingnya, bahkan Dita yang selalu menjadi pendengar setia saat hatinya terluka karena Ica.
*Tuhan..
Apakah hatiku yang terluka karena Ica Adalah hukuman ??
karena tanpa sadar aku pun telah melukai hati Dita.
Aku tau bagaimana sakitnya mencintai seseorang yang tidak bisa kita miliki.
Dan kamu malah membantuku mendekati sahabat mu*.
bodoh... bodoh..
-------------------
Lokasi proyek..
Dito, gua balik duluan yah ??
Yaelah run baru juga selesai keliling. udah maen balik aja lho.
__ADS_1
Istri gua sendirian di hotel g*b**k. Harun memukul kepala Dito dengan kertas tergulung yang di pegang nya.
Sakit *****... Dasar pengantin baru lho
Belum juga seharian kerja bawaannya mau pulang mulu.
Makanya nikah mbloo biar lho ngerasain enggak betah ada di tempat kerja.
---------------
Ica terbangun saat mendengar pintu terbuka.
Assalamu alaikum.. Waalaikum salam mas. Ica tersenyum dengan muka bantalnya.
Ica mencium punggung tangan harun yang sudah duduk di bibir ranjang. Harun membalas dengan menciumi pucuk kepala Ica.
Seulas senyum terukir di bibir Ica. Aku mulai terbiasa dengan kecupan itu, bahkan aku sangat menyukainya. "Fikir Ica"
Mas membangunkanmu yah, maaf !!
Tidak kok mas, aku memang sedang menunggumu hanya saja aku tertidur.
Hati Harun berdetak tak karuan mendengar kalimat itu. Ahh tidak sia-sia dia begitu ingin pulang ternyata Ica pun sedang menantikannya.
Mas mandi dulu yah, gerah !!
.
.
.
.
__ADS_1
.
.