Harun Untuk Khaliesah

Harun Untuk Khaliesah
jatuh cinta??


__ADS_3

Ihhhh apaan sih nih orang, Menyebalkan!! Ica melempar ponsel di tangannya ke atas ranjang, Ica merasa di permainkan oleh Harun.


Ehh tapi kan mas Harun enggak salah. Ica cengengesan kembali meraih ponsel yang ia lempar, lalu mengirimkan Harun pesan.


"Sesibuk apapun jangan sampai lupa makan." Ica


________


Dii kantor...


Ngapain lho cengar cengir gak jelas gitu ? tanya Dito yang baru saja masuk ke ruangan Harun.


Harun menggulung map di hadapannya lalu melemparnya ke Dito. "lho yahh, kebiasaan banget masuk kagak ngetok."


"Sakit kampret. " Dito kembali melempar map tersebut. Gua udah ngetok lho aja yang dari tadi melamun gak jelas kayak gitu. jatuh cinta lho, hahh??


Harun mengusap tengkuknya. hehhhe keliatan banget yah?? katanya cengengesan


Hem, ada nama Ica di jidat lho, kelihatan lah!! kata Dito datar menunjuk ke arah kepala Harun dengan dagunya.


Hahh?? serius lho?? kok bisa??


Hahahahaha tawa Dito memecah karena berhasil menjahili temannya.


Sialan lho yah. harun menjitak kepala Dito.


Maaf. maaf.. muka lho tuh lucu banget. Kata Dito menahan tawanya, chating sama I>>pca lho sampe kegirangan kayak gitu??


Iyahh, ehh lho udah dapat belom??

__ADS_1


Dito menyerahkan sebuah brosur dan beberapa foto. Kemaren gua udah cek lokasi, menurut gua sih bagus, itu beberapa foto yang gua ambil kemarin.


Harun melihat lembar demi lembar foto tersembut, senyum di wajahnya mulai merekah. Lumayan!! sekarang lho siap - siap terus anterin gua ke sana.


Sekarang?? istri lho gak marah?? udah berapa hari lho pulang malam terus.


Harun menatap tajam ke arah Dito.


Yah yah. siap bos !! (Dito memberi hormat) gua temenin. Mau ke ujung dunia juga gua jabanin bro.


_________


Di meja makan..


Harun lembur lagi sayang?? tanya Lidya di sela makan.


Ica menganggukkan kepalanya. Iya bun, mungkin gara - gara habis cuti sebulan kerjaannya jadi numpuk.


Ayah sudah selesai, kalian lanjutkan saja makannya, ayah masih banyak kerjaan. Kata Herman berlalu meninggalkan meja makan.


Ayah kenapa sih bun ?? sikap ayah akhir -akhir ini kok aneh sih??


Iya bunda juga enggak tau, sejak kamu pulang ayah jadi lebih sering diam, sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu.


Ica terdiam.


Lidya menyadari kebungkaman Ica ia kemudian meraih tangan Ica dan menggenggamnya. Mungkin ayah lagi ada masalah di kantor. Kata Lidya mencoba meyakinkan Ica.


Ica tersenyum simpul menganggukkan kepala.

__ADS_1


________


Di kamar Herman.


Herman sedang baring menatap nanar ke langit - langit kamarnya, satu tangannya terkepal di atas dahi.


Kamu ini sebenarnya kenapa sih mas?? tanya Lidya yang kini duduk di sisi Herman.


Yang di tanya hanya diam tak merespon.


Mas kamu kan tahu sifat anakmu seperti apa, dia menyadari semua perubahan sikap mu ini dan sekarang dia merasa bersalah.


Kini Herman mulai melirik Lidya dengan cepat dia mendudukkan tubuhnya. maksudnya?? merasa bersalah??


Sejak dia datang kamu kan hanya diam kayak gitu, sekarang kamu jadi lebih dingin, mungkin anakmu merasa semua perubahan sikapmu terjadi yah karena dirinya.


Hahhhh Herman mengusap wajahnya kasar.


Sebenarnya apa yang kamu fikirkan?? Lidya kembali bertanya, kini tangannya mengusap -usap lengan Herman mencoba menenangkan kegundahan suaminya.


..


..


..


..


..

__ADS_1


...


__ADS_2