
Akhirnya Davin dan teman-temannya menemukan Lyla tetapi mereka masih mendengar percakapan Lyla dan Bagas
"kak gue mohon lepasin gue,lo gak bisa kayak gini kak gue sayang sama Davin dia hidup gue sekarang" ucap Lyla sambil menangis tetapi Bagas masih diam
"kalo lo gak mau lepasin gue mending lo bunuh gue aja kak gue gak mau sama lo gue maunya sama Davin" sambung Lyla
"oke kalo itu mau lo lebih baik kita mati sama-sama biar kita bisa bersama selamanya" jawab Bagas sambil mengeluarkan pisau dari dalam jaketnya
(Dav gue mohon tolong gue) batin Lyla sambil menangis
Bruakkkk.....
"lepasin calon istri gue atau lo berurusan sama gue" ucap Davin ,Bagas terkejut dengan kedatangan Davin dan saudaranya
"sayang kamu sama Nesya lepasin Lyla biar gue Kavin dan Davin yang urusin Bagas" ucap Alvin kepada Resti,Resti tanpa diperintah 2kali langsung berlari menuju Lyla dan melepaskan tali yang mengikat Lyla
"lo gak pantes buat Lyla Dav karena hanya gue yang boleh milikin Lyla" ucap Bagas
Bagas memegang pisau dan mengarahkan ke Davin,Lyla yang bisa membaca pergerakan Bagas langsung memeluk Davin dari depan dan akhirnya Lyla yang tertusuk oleh Bagas,tangan Davin bergetar melihat Lyla yang dipenuhi darah
"sayangggg...." teriak Davin
"Lylaaaaaa" teriak Resti dan Nesya
"kalian berdua urusin Bagas jangan sampai dia lolos gue Resti dan Nesya akan bawa Lyla pergi ke rumah sakit sekarang" ucap Davin dan pergi meninggalkan Alvin Kavin dan Bagas
Di Villa.....
__ADS_1
"Res lo bisa nyetir mobil kan?" tanya Davin
"bisa Dav" ucap Resti
"oke lo yang nyetir gue jaga Lyla dibelakang supaya pendarahannya berhenti" ucap Davin
45menit kemudian mereka sampai di rumah sakit XX di jakarta Lyla langsung ditangani diruang ICU.45 menit kemudian dokter keluar dari ruangan ICU bersamaan dengan datangnya Angga,Maudy,Alvin,dan Kavin karena sebelumnya Davin sudah memberi kabar kepada Angga
"dok gimana keadaan adik saya" tanya Angga
"iya dok gimana keadaan calon istri saya?" tanya Davin
"untung saja pasien segara sampai kalau telat 5menit saja pasien tidak bisa tertolong karena pendarahan pasien cukup parah, terlalu banyak darah yang keluar tetapi untungnya stok darah yang dibutuhkan pasien masih ada di rumah sakit ini jadi sekarang kita hanya menunggu pasien sadar dari komanya" jelas dokter
"jadi Lyla koma?kritis?dan belom sadar?" tanya Nesya sambil menangis dan dokterpun tersenyum dan pergi meninggalkan mereka
"gue mau tau apa yang terjadi kenapa adek gue sampek kayak gini jelasin tanpa ada yang kurang sedikitpun" tanya Angga
"bener-bener brengsek tu bocah,gue harus kasih pelajaran sama dia" ucap Angga
"tenang aja kak gue sama Kavin udah kasih dia pelajaran,sekarang dia berada di ruang bawah tanah di Villa kita" ucap Alvin
"anterin gue kesana" ucap Angga
Akhirnya mereka pergi lagi ke Villa Davin dan hanya tinggal Davin yang menemani Lyla di rumah sakit
"sayang bangun aku kangen,kamu jahat sama aku kenapa kamu nolongin aku seharusnya aku yang tidur disini sekarang" ucap Davin sambil meneteskan air mata dan ini pertama kali Davin mengeluarkan air mata untuk orang yang dicintainya
__ADS_1
Davin yang tidak pernah meninggalkan Lyla walau sedetik pun tidak pernah merasa lelah malahan dia selalu menggenggam erat tangan Lyla sambil berdo'a untuk kesembuhan Lyla.2jam kemudian Lyla mengalami kejang dan itu membuat Davin panik langsung menekan tombol darurat untuk memanggil dokter,sesaat kemudian dokter masuk ke ruangan Lyla dan memeriksa Lyla
"syukurlah pasien sudah melewati masa kritisnya sekitar 1jam lagi pasien akan segera sadar" ucap dokter sambil tersenyum dan meninggalkan Davin
"sayang aku bersyukur kamu udah mau berjuang demi aku,cepet sadar aku kangen senyum kamu" ucap Davin sambil mencium punggung tangan Lyla
Di Villa....
Krekkkk....
Kavin membuka ruang bawah tanah dan mempersilahkan Angga untuk melihat Bagas yang tidak berdaya akibat ulah Alvin dan Kavin yang cukup keras menghajar Bagas
"gue kecewa sama lo Gas" ucap Angga
"gue pikir lo beneran sayang sama adek gue ternyata lo cuma terobsesi sama dia" sambung Angga
"Ga gue sayang sama adek lo gue gak rela dia sama Davin,dia harus sama gue Ga ,gue sahabat lo masak lo lebih belain Bocah itu" ucap Bagas tanpa rasa bersalah
"kalau lo sayang sama Lyla gak mungkin lo tega nyulik dan nyakitin dia,kebahagiaan Lyla ada di Davin Gas gue gak bisa ngelarang adek gue buat kebahagiaan dia sendiri,lo emang sahabat gue tapi itu kemaren dan sekarang lo bukan shabat gue lagi,gue pastiin lo gak bisa nyakitin adek gue lagi" ucap Angga.
"Brengsek lo ga" ucap Bagas
Tetapi Angga tidak menghiraukan ucapan Bagas dia hanya tersenyum
"Al,Kav lo kurung dia disini sampek adek gue yang mutusin sendiri gimana nasib ini bocah" ucap Angga sambil meninggalkan ke4 teman Lyla
Alvin dan Kavin menuruti perintah Angga karena bagi mereka berdua perintah Angga sama dengan perintah Davin karena mereka akan menjadi keluarga.Setelah itu mereka kembali ke rumah sakit untuk melihat keadaan Lyla,sementara Bagas emosi dia masih belum terima perlakuan Angga.
__ADS_1
(kalian semua akan merasakan apa yang gue rasakan kehilangan orang yang bener-bener gue cintai) ucap Bagas sambil tersenyum
Happy reading guys♡