
Di rumah sakit XX...
1 jam berlalu Davin tetap setia menunggu kekasihnya sadar,tiba-tiba Lyla menggerakkan jarinya dan itu membuat Davin senang.Lyla membuka matanya
"gue dimana" sambil memegang sebelah kanan perutnya
"sayang kamu udah sadar? mana yang sakit?" tanya Davin sambil meneteskan air mata
(kenapa Davin sampek nangis ya? segitu khawatirnya dia sama aku? maaf sayang aku kerjain ya aku pengen liat ketulusan kamu) batin Lyla
"lo siapa? dan kenapa lo manggil gue sayang? emang sebelumnya kita pernah kenal?" tanya Lyla
Deg... Davin terdiam mendengar ucapan Lyla
"gak sayang kamu pasti ngerjain aku kan? kamu itu cuma luka dibagian pinggang kamu kenapa kamu sampek gak inget apa-apa" ucap Davin,setelah itu Davin memanggil dokter
"dok kenapa calon istri saya gak inget sama saya padahal hari ini saya mau melamar dia dok?" tanya Davin dengan panik. Sebelumnya Davin sudah meminta izin kepada Angga dan kedua keluarga mereka,mereka menyetujui tetapi hanya pertunangan saja karena mereka masih kelas 10 SMA.Lyla yang mendengar hal itu membuatnya semangat mengerjai Davin
"sebentar saya periksa pasien dulu silahkan anda keluar sebentar" ucap dokter
Dokter memeriksa Lyla dan Lyla tersenyum membuat dokter itu heran
"dok saya udah gak papa,saya hanya ingin mengerjai calon tunangan saya,saya cuma merasa nyeri sedikit saja" ucap Lyla
Dokter itu pun tersenyum dan paham" baiklah nona saya paham" ucap Dokter itu
"bisa tolong panggilkan dia dok? bilang saya lagi mau menanyakan sesuatu tentang keluarga saya" ucap Lyla
Dokter itu pun keluar dan memanggil Davin untuk masuk ke dalam.Davin masuk dengan wajah sedih karena Lyla tidak bisa mengingatnya
"lo tau nama gue siapa? terus keluarga gue dimana?" tanya Lyla
"nama kamu Alyla Wardana" ucap Davin sambil meneteskan air mata
__ADS_1
"oh terus kenapa lo tadi manggil gue sayang? emang sebelumnya kita pernah ada hubungan?" tanya Lyla
Davin tidak menjawab dia sedih melihat keadaan Lyla dan langsung beranjak pergi meninggalkan Lyla,Lyla yang tidak tega melihat Davin memanggil Davin
"sayang mana cincinnya? kamu gak jadi ngelamar aku?" ucap Lyla dengan senyum Davin terkejut mendengar ucapan Lyla dan langsung memeluk Lyla
"jadi kamu cuma ngerjain aku?" tanya Davin sambil mencium kening Lyla
Lyla ketawa"maaf sayang aku cuma ngetes kamu aja,oiya kalo kamu gak jadi ngelamar aku ntar aku amnesia lagi biar kamu ngelamar aku" ucap Lyla dengan polos
Tanpa menjawab pertanyaan Lyla Davin langsung memasangkan cincin berlian ke jari Lyla,ternyata diluar kamar rawat Lyla ada saudara dan teman-temannya
"jagain adek gue awas lo nyakitin dia" ucap Angga yang tiba-tiba masuk
"iya Dav gue titip adek ipar gue,dia udah kayak adek perempuan gue sendiri" sambung Maudy
"iya siap kak" jawab Davin
"sama-sama sayang,tapi hari inu bukan hanya kita yang tunangan" ucap Davin
"maksud kalian?" tanya Angga
ternyata yang dimaksud Davin kedua adiknya yang akan melamar Resti dan Nesya,Alvin dan Kavin sama-sama memasangkan cincin tunangan di jari pasangan masing-masing.Maudy merasa iri dengan ketiga perempuan itu karena dia udah pacaran lama belum dikasih status kepastian juga oleh Angga.Maudy yang hendak keluar langsung ditahan oleh Angga dan Angga mengeluarkan cincin berlian dari dalam saku jaketnya dan melamar Maudy karena sebelumnya Davin sudah memberi tahu Angga
"ini? kamu gak bercanda kan Ga?"tanya Maudy dengan mata yang berkaca kaca
"iya sayang kamu mau kan?" tanya Angga
"iya aku mau sayang,makasih" ucap Maudy sambil menangis dan memeluk Angga dan Angga langsung mencium kening Maudy
"tapi gak seru masak acara lamarannya kayak gini" ucap Lyla sambil memajukan mulutnya
"sayang nanti kalo kamu sembuh kita bakalan pesta" ucap Davin
__ADS_1
"beneran ya sayang? janji?" ucap Lyla
"kalo gak percaya tanya aja sama kak Angga" ucap Davin
Lyla menatap Angga dengan puppy eyes nya,Angga hanya tersenyum menatap adiknya itu
"aduhhhh!" meringis Lyla karena pinggangnya nyeri dan membuat yang lain khawatir
"sayang kenapa? ada yang sakit?" tanya Davin
"kenapa Lyl?" tanya Angga
Davin mencoba memegang pinggang Lyla dan ternyata jahitannya terbuka karena Lyla kebanyakan gerak dan membuat darahnya mengalir cukup deras
"sakit!" ucap Lyla sambil menangis
"Kav cepet panggil dokter" ucap Davin
"sabar ya sayang" ucap Davin sambil memegang tangan Lyla.
tak lama kemudian Lyla pingsan.
"sayang" panggil Davin secara terus menerus
tak lama dokter datang dan mengatakan bahwa Lyla kebanyakan gerak dan membuat jahitannya terbuka,dokter menyuruh Davin dan yang lain untuk tidak membiarkan Lyla selalu bergerak
"kalian semua pulang aja biar gue yang nginep disini jagain Lyla" perintah Davin
semuanya pulang hanya tinggal Davin yang menemani Lyla
(cukup kali ini aja kamu sakit sayang mulai seterusnya aku gak akan pernah biarkan kamu sakit,kamu hidupku Alyla Putri Wardana) batin Davin sambil mengecup punggung tangan Lyla
Happy reading Guys♡
__ADS_1