He Is Mine

He Is Mine
CHAPTER 15


__ADS_3

Keesokan harinya....


Lyla bangun dan merasa sedikit pusing akibat obat tidur yang dikasih dokter tadi malam.Lyla melihat kekasihnya yang tidur dikursi sambil memegang punggung tangannya


(maafin aku sayang gara-gara aku kamu harus tidur dengan cara seperti ini,aku sangat bersyukur mempunyai kamu Dav) batin Lyla sambil mengusap pelan rambut Davin


Lyla membangunkan Davin "sayang,yang bangun" ucap Lyla


"hoammm... eh sayang kamu udah bangun? ada yang masih sakit? kamu mau apa?" tanya Davin


"aku gak mau apa-apa sayang cuma mau kamu" goda Lyla


"idihh pinter gombal juga,pacarnya siapa sih" tanya Davin


Lyla ketawa mendengar celoteh Davin "sayang sini deh" perintah Lyla sambil membuka tangannya karena ingin dipeluk


Davin memeluk Lyla "kenapa sayang hemm" tanya Davin


Lyla menangis "makasih ya sayang kamu udah mau hadir dalam hidup aku,aku pengen kamu selalu ada buat aku" ucap Lyla


Davin melepas pelukan Lyla dan mencium kening Lyla


"kamu itu hidup aku sayang" ucap Davin


Setelah itu mereka berdua sarapan karena Lyla harus minum obat.Setelah 1minggu akhirnya Lyla diperbolehkan pulang asalkan obatnya selalu diminum secara rutin


"kak Lyla pengen sekolah bosen dirumah" rengek Lyla


"hemm boleh,tapi harus sama Davin gak boleh bawa mobil sendiri lagian Resti sama Nesya paling sama Alvin dan Kavin" ucap Angga


"iya kak,yaudah Lyla siap-siap dulu kakak kabarin Davin ya,Lyla sayang kak Angga" manja Lyla sambil mencium pipi Angga


"tu bocah penyakit manjanya kambuh lagi" ucap Angga sambil tersenyum setelah itu Angga mengabari Davin untuk menjemput Lyla.30 menit kemudian Davin sampai didepan rumah Lyla


Tin.Tin.Tin


Davin masuk ke rumah Lyla dan berpamitan kepada Angga

__ADS_1


"loh kak Angga hari ini gak sekolah?" tanya Davin


"enggak,hari ini ada seminar antara osis kan Bagas udah di Keluarin dari sekolah, jadi gue sama Maudy yang gantiin" jelas Angga


"oiya Dav kalo bisa ntar malem lo ajak sodara lo sama temen-temennya Lyla buat nginep disini soalnya gue 3hari seminarnya,bisa kan?" tanya Angga


"siap kak pasti bisa" ucap Davin


Akhirnya Davin dan Lyla berangkat sekolah.Siang harinya Lyla dan Davin pergi belanja karena mereka akan mengadakan acara makan-makan nanti malam.


"eh Lyl gue mau tanya ntar gue tidur dimana?" tanya Nesya


"yaelah Nes kamar di rumah Lyla kan banyak lo tinggal pilih aja" jawab Resti


"tapi kan..." ucap Nesya tapi kepotong oleh Lyla


"jangan bilang lo mau sekamar sama Kavin Nes?" tanya Lyla


"hehheh enggak lah Lyl bercanda juga" ucap Nesya


"pantes gak selesai-selesai minumnya lagi asyik ngegosip" ucap Davin yang tiba-tiba datang membuat mereka bertiga terkejut


"sekali lo bilang tunangan gue kayak setan gue gantung lo dipohon belakang rumah" ucap Lyla.Davin yang merasa dibelain Lyla merasa senang dan hanya tertawa melihat tingkah sang tunangan


Akhirnya mereka semua berkumpul di taman samping rumah Lyla didekat kolam renang sambil makan masakan 3 bidadari mereka yang lumayan enak.Mereka berbincang dan bercanda hingga tak terasa jam sudah menunjukkan jam 11malam


"hoammm tidur yuk ngantuk banget nih besok kita harus sekolah" ucap Lyla


"gue tidur dimana Lyl?" tanya Alvin


"dilantai 2 aja Al disamping kamar gue ada kamar tamu kalian bertiga bisa tidur disana nanti kalo ada apa-apa kan enak" ucap Lyla


"bukannya kita tidur bersama tunangan masing-masing sayang?" tanya Davin dengan polos


"dasar mesum!" jawab Lyla sambil mencubit pipi Davin


Semua tertawa melihat tingkah Davin dan Lyla.Akhirnya mereka tidur Resti dan Nesya tidur dikamar Lyla sedangkan Davin dan 2saudaranya tidur dikamar tamu sebelah kamar Lyla.Tetapi Lyla gak bisa tidur,entah kenapa dia merasa ada sesuatu yang mengganggu pikirannya,akhirnya Lyla pergi ke balkon yang ada dikamarnya tapi diluar dugaan Lyla,Lyla mendengarkan suara kekasihnya yang sedang mesra berbicara ditelfon di balkon kamar sebelah Lyla

__ADS_1


(gak ini bukan Davin gue pasti salah denger, tenang Lyla lo harus berfikir positif kepada Davin mungkin besok Davin akan ngasih tau ke gue) batin Lyla


Keesokan harinya...


Lyla tidak ceria seperti biasanya dia hanya diam dan cuma sedikit merespon ucapan dari sahabat dan kekasihnya


"Lyl lo gak papa kan? kok kayaknya lo gak semangat gitu sih" tanya Kavin


"eh Kav gak kok gue gak papa,oiya gue berangkat duluan ya gue bawa mobil sendiri, gue udah bilang sama satpam didepan buat nguci pintu rumah gue jadi kalian tinggal berangkat" ucap Lyla sambil pergi


setelah kepergian Lyla semua menatap Davin dengan tajam mereka meminta penjelasan dari Davin


"lo apain Lyla Dav" tanya Resti


"awas kalo lo macem-macem" sambung Nesya


"jelasin ke kita Dav sebenarnya ada apa?" ucap Alvin


"mending lo jangan macem-macem sama Lyla deh Dav inget Angga gak akan tinggal diam" sambung Kavin


"kalian bisa gak,gak bikin gue tambah pusing?" ucap Davin


"Bianca balik lagi ke indo Al,Kav" sambung Davin


"whattt??? lo bercanada Dav? lo gak serius kan?" tanya Alvin


"jadi semalem Bianca telfon gue terus dia ngancem gue kalo gue gak mau nurutin maunya dia,dia bakal nyakitin Lyla,dan kalian tau gue gak bisa hidup tanpa Lyla, mungkin Lyla denger pembicaraan gue karena gue liat ada orang di balkon kamar Lyla " ucap Davin


"bentar,Bianca itu siapa?" tanya Resti penasaran


Alvin menjelaskan kalau Bianca adalah orang yang terobsesi dengan Davin malahan Davin pernah dijebak sama Bianca supaya bisa memiliki Davin selamanya dan juga Alvin pernah ditusuk Bianca karena menghalangi niat Bianca menjebak Davin


"karena itu sayang kita harus hati- hati karena nenek sihir licik itu bisa jadi boomerang buat kita semua terutama Davin dan Lyla" ucap Alvin


"jadi gue minta sama lo Res dan juga lo Nes lo harus jaga Lyla untuk sementara waktu karena gue mau ngurus nenek lampir sialan ini" ucap Davin


Mereka semua mengerti,setelah itu mereka pergi ke sekolah.

__ADS_1


Happy reading guys♡


__ADS_2