
Keesokan harinya ...
Semua siswa-siswi SMA Pelita Harapan sudah berkumpul di halaman sekolah untuk persiapan pemberangkatan ke lokasi camping. Lyla , Davin , Angga , dan Maudy berada dalam satu bus . Sedangkan Resti , Alvin , Nesya , Kavin Sheiren dan Bianca berada di dalam satu bus yang berbeda .
Beberapa jam kemudian mereka sampai di lokasi camping . Semuanya mendirikan tenda masing-masing . Lyla , Resti , Nesya , dan Maudy satu tenda dan Davin , Alvin , Kavin , dan Angga mereka dalam satu tenda yang sama .
Setelah semua melakukan Ishoma semua siswa siswi disuruh berkumpul di tengah lapangan camping untuk melakukan kegiatan mencari makanan yang bisa dimakan di dalam hutan . Bagian cewek bertugas mencari makanan sebanyak-banyaknya sedangkan bagian cowok bertugas mencari kayu bakar buat memasak .
" Kalian berempat harus jaga diri ingat jangan sampai terpisah " ucap Angga
" Iya harus saling jaga , jangan ada yang berpencar " ucap Maudy kepada Lyla Resti dan Nesya .
" Sayang ingat apapun yang terjadi jangan pernah lepas kalung ini " ucap Davin sambil mencium pipi Lyla .
" Kalian bertiga juga " ucap Angga kepada Resti,Nesya dan Maudy .
Semua mengangguk merespon ucapan Angga .
Sementara di lain tempat Sheiren dan Bianca sudah merencanakan hal buruk untuk Lyla.
( Hanya gue yang bisa menjadi nyonya Artanegara ) batin Bianca dengan senyuman sinis , sedangkan Sheiren mengincar Alvin karena tidak mungkin Sheiren akan bersaing dengan Bianca .
Jam 4 sore mereka memulai kegiatan memasuki hutan Maudy memimpin kelompok Lyla dan Angga memimpin kelompok Davin . Semuanya sudah di atur oleh Angga dan Davin tidak ada yang berani membantah keputusan mereka karena ayah mereka berdua merupakan investor terbesar di SMA Pelita Harapan .
" Kak perasaan gue gak enak , gue takut kalau Lyla celaka " ucap Davin dengan cemas .
__ADS_1
" Udah lo tenang aja udah ada Maudy lagian kita sudah pasang alat penyadap di kalung mereka " ucap Angga menenangkan Davin .
Sementara Alvin dan Kavin juga merasakan hal sama seperti Davin , mereka tidak mau kalau sampai pasangan mereka celaka .
Di lain tempat Sheiren dan Bianca selalu mengikuti kelompok Maudy . Bianca sudah menyiapkan rencana ini dari jauh-jauh hari .
" Kak kayak nya disana ada buah apel deh , gue ke sana dulu " ucap Lyla sambil menunjuk ke tepi sungai .
" Lyl biar gue temenin jangan sendirian bahaya " ucap Maudy sambil mengikuti Lyla
Di balik pohon Bianca dan Sheiren sudah siap mendorong Lyla ke sungai . Bianca berencana mendorong Lyla sedangkan Sheiren akan memegangi Maudy supaya tidak menahan Lyla .
Sesampainya Lyla di tepi sungai Sheiren memegang Maudy sedangkan Bianca sudah menangkap Lyla dan menarik kalung Lyla supaya Davin tidak bisa melacak keberadaan Lyla .
" Res , Nes Lyla , Lyla jatuh ke sungai gue harus bilang apa sama Angga dan Davin . Gue salah seharusnya gue gak biarin Lyla mengambil buah apel itu sendiri ." ucap Maudy sambil terisak .
" Kak udah tenang dulu ya kita hubungi kak Angga sama Davin " ucap Resti menenangkan Maudy .
Tut.... " Halo kak Angga bisa kesini sekarang cepetan kak , ajak semua " ucap Nesya dengan nada bergetar karena dia takut terjadi hal yang tidak diinginkan kepada Lyla .
Beberapa saat kemudian Angga , Davin dan yang lain sudah sampai di tepi sungai . Angga dan yang lain bingung melihat Maudy , Resti , dan Nesya sudah menangis .
" Kenapa kalian Lyla dimana? " tanya Davin setengah membentak .
" Dav maafin gue Dav gue gak tau kalau ini bakalan terjadi " ucap Maudy sambil terisak .
__ADS_1
" Bicara yang jelas Maudy " bentak Angga .
" Kak jangan salahin kak Maudy ini semua gara-gara Bianca dan Sheiren mereka mendorong Lyla ke sungai " ucap Resti dengan takut .
" APA !!!" semua terkejut mendengar ucapan Resti .
" Jadi , Lyla udah jatuh ke sungai? dan kalian masih diam disini nunggiin kita ? sahabat macam apa kalian " bentak Davin .
" Dav tenang dulu Dav kita lacak keberadaan Lyla " ucap Kavin .
" Tapi ini kalung yang Lyla pakai kan ?" ucap Alvin sambil memberikan kalung yang dia temukan kepada Davin .
" Dav kita cari Lyla sekarang . Aku kecewa sama kalian " ucap Angga menatap Maudy , Resti , dan Nesya sambil meninggalkan mereka .
" Gue emang sahabat yang gak berguna seharusnya gue gak biarin Bianca mendorong Lyla" ucap Resti sambil terisak .
" Gue juga salah seharusnya gue ikut sama kak Maudy dan Lyla tadi " ucap Nesya sambil menangis .
" Sudahlah kita do'akan yang terbaik buat Lyla kita tau kalian sudah berusaha dengan baik untuk Lyla , kak Maudy kita kembali ke area camping aja buat minta bantuan , setelah itu kita cari Kak Angga dan Davin bareng-bareng"
Mereka berlima sudah sampai di tempat camping dan memberitahu penanggung jawab di acara tersebut atas apa yang terjadi dan mereka juga memberitahu bahwa Bianca dan Sheiren yang sudah terlibat atas kecelakaan tersebut . Tetapi Bianca dan Sheiren membantah dengan tegas karena tidak ada bukti yang kuat .
Setelah itu semua orang menyusul Angga dan Davin mencari keberadaan Lyla . Maudy tidak ikut dia masih syok dengan kejadian tadi .
Happy reading guys♡
__ADS_1