
Seharian sudah Keisya berjalan jalan dengan ibu mertua nya ini, rasanya sudah puas sekali saat ini apalagi hari sudah masuk malam.
Niat nya ibu ingin mengantarkan Keisya pulang langsung ke rumah nya, namun karna tadi di telpon Diandra bilang kebetulan akan pulang telat malam ini, jadi Keisya ikut pulang terlebih dahulu ke rumah ibu.
Dan akan di jemput nanti oleh suami nya.
"Andra sibuk mungkin ya jam segini belum pulang" Ucap ibu basa basi.
Keisya menganggukan kepala nya.
"Iya mungkin bu" Jawab nya.
Waktu sudah menunjukan pukul 8 malam.
Sudah lewat beberapa jam dari waktu biasa nya suami nya itu pulang.
Sebenarnya ibu sudah merasa lelah hari ini, dan ingin tidur.
Namun tidak mungkin ibu membiarkan Keisya sendirian menunggu suami nya itu pulang.
Keisya beberapa kali melihat ibu menguap.
Dan sudah beberapa kali juga Keisya meminta ibu untuk pergi istirahat, namun ibu selalu menolak dan mengatakan akan menemani Keisya terlebih dahulu hingga Diandra datang menjemput nya.
"Tidak apa apa ibu, biar aku tunggu sendiri saja" Ujar Keisya.
"Tidak apa apa sayang ibu menemani kamu disini sebentar lagi" Jawab ibu.
***
Keringat membasahi kedua insan yang baru saja saling melepaskan rasa rindu nya.
Diandra mengusap rambut Rayna dengan penuh kasih sayang.
"Sayang, bisa kah kamu menginap malam ini?" Tanya Rayna.
Diandra melirik Rayna dan tersenyum.
"Tidak untuk malam ini sayang." Jawab nya.
Diandra mengambil ponsel dan melihat jam.
"Sebentar lagi aku harus pulang" Lanjut nya.
Mendengar itu, Rayna yang sedari tadi memeluk kekasih nya itu langsung mengeratkan pelukan nya.
Diandra terkekeh.
"Sayang, kamu tahu kan keadaan aku sekarang bagaimana?" Ucap Diandra.
Rayna menangguk mengerti.
Hingga beberapa saat mereka berdua terdiam, dan Rayna mulai meregangkan pelukan nya.
"Baiklah, tapi lain kali kamu harus menginap" Ucap Rayna.
Diandra tersenyum lalu beranjak dari tempat tidur, menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya terlebih dahulu.
Sebelum pulang, Diandra dan Rayna makan malam bersama terlebih dahulu.
Layak nya pasangan suami istri, tidak jarang Diandra dan Rayna saling menyuapi dengan di iringi senyuman di wajah nya masing masing.
"Sayang, apa boleh aku main ke kantor?" Tanya Rayna.
Diandra tersentak mendengar pertanyaan dari kekasih nya itu, hingga sedikit terbatuk.
Dengan sigap Rayna berdiri dan menepuk pelan punggung Diandra.
__ADS_1
"Ini sayang" Rayna memberikan segelas air.
Selesai meneguk air yang pacar nya itu berikan. Diandra menatap Rayna dan tersenyum sembari mengucapkan terimakasih.
"Maaf ya sayang kalau ucapan ku membuat kamu kaget" Rayna sedikit merasa bersalah.
Diandra menggelengkan kepala nya, dan mengatakan pada Rayna bahwa itu bukan salah nya.
Tapi Diandra sendiri yang makan terlalu cepat.
Beberapa saat kemudian.
Makan malam telah selesai, Rayna mengantarkan Diandra sampai ke lobi apartemen.
"Aku pulang dulu ya" Ujar Diandra.
"Hati hati di jalan ya" Jawab nya.
Sesaat kemudian Diandra mengecup kening Rayna sebelum akhir nya berjalan menuju parkiran.
Dalam perjalan pulang Diandra sama sekali lupa bahwa istri nya itu masih di rumah ibu nya.
"Hah, sepi sekali" Batin nya saat sampai di halaman rumah nya yang masih terlihat gelap.
Diandra keluar dari mobil dan berjalan menuju pintu.
Diandra mencoba membuka pintu, dan ternyata di kunci.
"Kei.." Diandra mengetuk pintu sembari mencoba menelpon istri nya itu.
"Apa dia sudah tidur" Gumam nya.
Beberapa saat kemudian, telpon tersambung.
"Hallo, sayang buka pintu nya" Ucap Diandra.
"Buka pintu?" Tanya Keisya.
Diandra terdiam beberapa saat hingga akhir nya dia baru menyadari bahwa Keisya di rumah ibu nya.
"Ya ampun sayang maaf aku lupa kamu di rumah ibu, tunggu sebentar aku kesana sekarang" Diandra langsung menutup telpon dan masuk kembali kedalam mobil.
Di rumah ibu.
Keisya tidak henti nya menguap karna sudah sangat mengantuk.
Sambil menyandarkan tubuh nya di sofa sesekali Keisya melihat ponsel nya.
Menunggu kedatangan suami nya itu.
Beberapa saat kemudian.
Terdengar suara pintu terbuka.
Terlihat Diandra memasuki rumah.
"Mas.." Panggil Keisya.
Diandra yang hendak pergi ke lantai atas menghentikan langkah nya, dan berjalan menuju ruang keluarga ketika melihat bahwa istri nya ada disana.
Tidak di kamar.
Keisya tersenyum, lalu mengulurkan tangan nya dan mencium tangan suami nya.
"Sudah selesai mas" Tanya Keisya.
"Sudah" Jawab Diandra cepat.
__ADS_1
Keisya menguap kembali, sampai mata nya mengeluarkan sedikit air mata.
"Kamu sudah mengantuk ya, maaf ya aku lama" Ujar Diandra.
Keisya menggelengkan kepala nya, dan mengantakan tidak apa apa karna suami nya itu pergi untuk bekerja.
"Mas pasti cape sekali ya hari ini, harus lembur sampai hampir tengah malam begini" Kata Keisya.
Diandra tersenyum kecil sambil mengangguk pelan.
"Apa mau aku buatkan kopi terlebih dahulu sebelum pulang? Atau mau makan dulu" Tawar Keisya.
"Tidak sayang, mari kita langsung pulang saja. Kebetulan aku sudah makan malam tadi sama clien." Ujar Diandra.
Keisya menangguk, lalu kedua nya beranjak dari sofa.
"Oh iya, apa kamu sudah makan?" Tanya Diandra dalam perjalanan pulang.
Keisya menggelengkan kepala nya.
Dia memang sengaja menahan makan, karna ingin makan malam bersama suami nya itu.
Namun ternyata keinginan nya itu seperti nya tidak dapat di penuhi, karna suami nya itu ternyata sudah makan malam terlebih dahulu.
Ada sedikit rasa menyesal dalam hati Diandra saat ini.
Karna telah membohongi istri nya itu, yang bahkan rela menahan lapar hanya untuk bisa makan malam bersama dengan diri nya saja.
"Maaf ya sayang." Ucap Diandra tiba tiba.
"Untuk apa?" Tanya Keisya.
"Iya karna sudah membuat kamu menunggu lama, gini aja deh sebagai permintaan maaf aku. Kamu mau makan apa sekarang, biar kita beli terlebih dahulu sebelum sampai rumah." Jelas Diandra sembari memelankan laju mobil nya.
Keisya memang merasa lapar saat ini.
"Aku ingin makan bakso kuah pedes" Ucap Keisya.
"Oke, ayo kita cari." Diandra kembali melajukan mobil nya.
Hingga tidak butuh waktu lama, mereka sampai di tempat bakso.
"Yang mana sayang?" Tanya Diandra.
"Aku mau kuah mercon" Ujar nya.
Diandra langsung bertanya kepada sang penjual tentang bakso yang di inginkan oleh istri nya itu.
Dan ternyata ada.
Diandra langsung memesan satu porsi paket komplit dengan ekstra topping untuk di bawa pulang.
"Kamu tunggu di mobil ya" Ucap Diandra.
Keisya mengangguk lalu berjalan masuk kedalam mobil.
Sementara Diandra menunggu pesanan istri nya itu selesai di buatkan.
"Ini uang nya pak." Ucap Diandra memberikan uang seratus ribu pada penjual.
Diandra langsung mengambil bakso pesanan nya.
"Pak kembalian nya ambil saja." Ucap Diandra lalu langsung berjalan masuk kedalam mobil.
Diandra memberikan pesanan milik istri nya tersebut.
"Sama apa lagi sayang?" Tanya Diandra.
__ADS_1
Keisya melihat bungkusan bakso yang cukup besar itu.
Dan mengatakan kepada suami nya untuk langsung pulang saja, karna ini saja sudah cukup.