He Is Mine

He Is Mine
CHAPTER 17


__ADS_3

Setelah perbincangan itu , 2jam kemudian Lyla sudah diperbolehkan dibawa pulang karena infus yang dipakainya sudah habis.


Keesokan harinya


Lyla sudah masuk sekolah dia berangkat bersama Davin karena Davin tidak mau Lyla disakiti oleh siapapun , sesampainya di kelas .


" Bi lo pindah duduk sama Cessa gue mau duduk sama Lyla " ucap Davin


" Gak bisa gitu dong Dav gue udah duduk disini dan gue gak mau pindah . Titik ! " jawab Bianca


" Oke kalau lo gak mau pindah biar gue aja yang pindah , ayo sayang " ajak Davin kepada Lyla


" Awas lo Dav gue bakalan bales lo " ucap Bianca


Akhirnya Davin dan Lyla duduk di meja paling belakang karena tidak mau ribut dengan Bianca .


" Sayang mulai sekarang kemanapun kamu pergi kamu harus bareng aku atau kak Angga ataupun Resti dan Nesya , aku gak mau kalau kamu sampai kenapa - kenapa sayang " ucap Davin .


Lyla hanya mengangguk mendengar ucapan Davin . Pelajaran pun dimulai sampai bell istirahat berbunyi


" Lyl makan yuk gue laper " ucap Resti


" Iya Lyl gue pengen bakso " sambung Nesya


" Yaudah yuk gue pengen siomay " ucap Lyla


Sementara Davin , Alvin , dan Kavin hanya menggelengkan kepala melihat tingkah para kekasihnya itu . Akhirnya mereka ber6 pergi ke kantin , Davin dan saudaranya sudah memutuskan kalau mereka akan siap siaga menjaga pasangan masing-masing karena Bianca pasti akan mengincar salah satu dari mereka .

__ADS_1


" Lo Sheiren kan ? " tanya Bianca yang menghampiri Sheiren di taman .


" Eh iya , lo siapa ? Lo anak baru ? " tanya Sheiren


" Iya kenalin gue Bianca , gue cuma mau tanya , lo tau siapa dua cewek yang selalu ngelindungin Lyla pacar Davin itu ? " tanya Bianca


" Ada urusan apa lo tanya mereka ? emang lo kenal sama Davin ? " ucap Sheiren dengan sinis


" Jawab atau lo akan nyesel " ucap Bianca dengan menarik rambut Sheiren kebelakang


Sheiren yang merasa kesakitan langsung ketakutan mendapat tatapan tajam dari Bianca " Oke gue jawab , mereka berdua itu Resti dan Nesya sahabat Lyla dari SD dan mereka juga tunangan dari Alvin dan Kavin " jelas Sheiren .


" Jangan bilang kalau Davin sama Lyla udah tunangan juga? " tanya Bianca


" Setau gue sih mereka bertiga emang udah ngelamar Lyla dan dua temannya itu " ucap Sheiren . Setelah itu Sheiren menceritakan semua tentang Lyla , Sheiren juga mengatakan bahwa saudara Lyla sekolah disana juga dan sudah memiliki tunangan . Bianca dengan pikiran liciknya mengajak Sheiren untuk bekerja sama ingin mencelakai Lyla dan orang-orang terdekatnya .


" Sayang jangan banyak-banyak sambelnya nanti sakit perut " ucap Davin kepada Lyla tetapi Lyla tidak merespon ucapan Davin . Begitu juga dengan Alvin dan Kavin yang sudah mengingatkan hal yang sama kepada kekasihnya tersebut tetapi mereka tidak merespon ucapan Alvin dan Kavin .


" Oiya sayang mulai minggu depan aku pindah ke samping rumah kamu " sambung Davin kepada Lyla


" Uhhukkk ... Gak usah bercanda deh sayang disamping rumah aku kan ada penghuninya " jawab Lyla sambil menerima minuman yang diberikan Davin


" Iya sayang tapi hari ini aku sudah meresmikan rumah itu milik aku karena aku sudah membelinya dan dibantu sama kak Angga , aku gak mau kalau sampai kamu kenapa-napa lagian aku udah izin sama kak Angga " jawab Davin dan hanya dibalas senyuman oleh Lyla


" Honey aku juga bakalan pindah didepan rumah kamu " ucap Alvin kepada Resti


" Iya udah tau " jawab Resti

__ADS_1


" Kok kamu bisa tau Honey? " tanya Alvin dengan bingung


" Yaelah Al kita mah udah tau ya gak Res , kalau Davin pindah kalian berdua juga pasti bakalan pindah " sambung Nesya


Mereka semua tertawa mendengar ucapan Nesya , benar kata Nesya jika Davin akan melakukan suatu hal pasti akan diikuti kedua saudara kembarnya itu .


" Oiya guys ntar pulang sekolah jadi kan? " tanya Lyla kepada Resti dan Nesya


" Jadi dong Lyl gue mau liat komik baru " ucap Nesya


" Iya Lyl jadi , udah lama gak maen " sambung Resti


" Ehhem .. Emang nanti pulang sekolah kalian mau kemana? " tanya Alvin


" Honey kita mau ke mall udah lama gak maen " jawab Resti


" Tapi ... " belum sempat Davin melanjutkan ucapannya Lyla langsung memotong ucapan kekasihnya itu " Iya tapi harus sama kalian kan? " ucap Lyla tanpa berdosa , Davin hanya tersenyum dan mengacak rambut Lyla .


Mereka tertawa mendengar jawaban dari Lyla tanpa mereka sadari sedari tadi Bianca dan Sheiren mendengar semua pembicaraan mereka .


(Awas lo Lyl gue gak akan pernah biarin lo bahagia sama Davin , karena Davin hanya milik gue) batin Bianca dengan senyuman sinisnya


" Lo harus bisa gagalin Davin dan kedua saudaranya supaya mereka tidak jadi pergi ngedate " ucap Bianca sambil meninggalkan Sheiren


( jangan panggil gue Sheiren Bi kalau gue gak bisa melaksanakan perintah lo , karena gue udah muak sama Lyla dan kedua temannya yang sok cantik ) batin Sheiren sambil tersenyum sinis kepada mereka ber enam .


Happy reading guys ♡

__ADS_1


__ADS_2