HUJAN, Beri Aku Cinta

HUJAN, Beri Aku Cinta
BAB 71 MASIH DI BALI


__ADS_3

Pagi ini, Arjuno mengajak Zantisya ke sebuah taman yang ada di Bali. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua jam. Akhirnya mereka sampai pada tempat tujuan wisata kali ini.


Arjuno dan Zantisya langsung ikut mengantri untuk membeli tiket bersama dengan wisatawan lainnya yang nampak baru datang juga.


Arjuno dan Zantisya bergandengan masuk ke area taman. Penglihatan mereka di manjakan dengan bangunan arsitektur yang sangat nampak indah membuat keduanya sangat-sangat mengagumi keindahan yang disuguhkan.


Mereka berdua terus berjalan sambil bergandeng tangan menikmati keindahan taman ujung yang nampak sangat indah, tertata rapih dan sangat bersih.


"Ayo mas kita foto" ajak Zantisya. Melihat begitu banyak wisatawan yang tengah mengabadikan momen.


Arjuno dan Zantisya terus berjalan melihat bagaimana indahnya tempat bersejarah itu. Dan tak lupa mengabadikan momen indah ini.


"Ada yang lagi foto prewedding juga mas" ucap Zantisya.


"Iya. Tempat ini memang menjadi salah satu favorit untuk melakukan foto prewedding dek."


Zantisya mengangguk. "Memang tempatnya juga indah banget."


"Adek mau?"


"Mau apa mas?"


"Foto kaya gitu" tunjuk Arjuno menggunakan dagunya.


"Kita kan sudah nikah mas" heran kan jadinya Zantisya.


"Memangnya yang boleh foto begitu hanya untuk yang mau nikah aja dek. Setelah nikah juga bisa kok."


"Aku nggak mau mas."


"Kenapa?"


"Malu mas dilihatin orang. Apalagi yang ambil foto bukan mas. Udah ayo mas kita lihat kesana" Ajak Zantisya sambil menarik Arjuno.


.


.


.


Sore harinya, Arjuno dan Zantisya menuju ke sebuah pantai. Pantai kuta yang menjadi objek wisatawan saat berada di Bali. Pantai yang dikenal dengan keindahannya saat matahari terbenam.


"Mas sengaja ya ngajak aku kesini?" pertanyaan Zantisya dengan suara yang terdengar kesal.


"Iya. Adek suka nggak?" Arjuno sungguh tidak peka ternyata.


Zantisya melihat kesekeliling pantai yang nampak ramai. Belum lagi banyak sekali wisatawan yang menggunakan pakaian kelewat seksi.


"Tutup mata mas" perintah Zantisya.


"Kenapa?"


"Nurut aja ih" ucap Zantisya kesal karena suaminya tidak peka.


Arjuno langsung memejamkan mata dan menyodorkan wajahnya mendekati wajah Zantisya. Memang dasar pikiran Arjuno berharap ke yang tak terduga.

__ADS_1


"Mau apa mas?"


"Adek nyuruh aku tutup mata pasti mau cium cowok ganteng kan" tebak Arjuno dengan super percaya dirinya yang kelewat akut.


"Disini masih banyak yang lebih ganteng lo mas" goda Zantisya usil.


Seketika Arjuno membuka mata menatap Zantisya. Arjuno menangkup wajah Zantisya agar tetap menatapnya saat Zantisya dengan nakal melihat pria bule.


"Dek kayanya kita harus pulang sekarang."


Akhirnya setelah saling bercekcok ria. Arjuno dan Zantisya memilih berjalan-jalan di bibir pantai sambil bermain air.


Setelah lelah berjalan kesana kemari. Mereka berdua duduk di atas hamparan pasir sambil menikmati keindahan sunset.


.


.


.


Malam harinya Arjuno mengajak Zantisya untuk makan malam di sebuah pantai yang menyediakan berbagai menu seafood segar.


Banyak wisatawan yang juga rama-ramai mengunjungi pantai jimbaran, Bali.


Angin malam pantai malam ini sungguh membuat suasanya semakin romantis. Menikmati seafood bakar yang menjadi menu utama disana.


Setelah usai makan malam romantis. Arjuno Zantisya pulang ke hotel. Mereka langsung membersihkan diri dan langsung naik keatas tempat tidur. Rasa lelah seharian menikmati keindahan Bali membuat Zantisya langsung lelap begitu saja.


Namun tidak dengan Arjuno yang tetap terjaga dan menatap wajah ayu istrinya. Hingga malam semakin larut tapi sepertinya rasa lelah tidak mudah membuat kantuk Arjuno menghampirinya.


Dengan gerakan pelan Arjuno membelai pa*ha Zantisya. Tangangan bergerak meraba naik dengan pelan-pelan tapi pasti. Membuat Zantisya merubah posisi tidur karena terusik.


Tangan Arjuno sudah mendarat pada si kembar yang memang tidak pernah di amankan setiap kali tidur. Tangannya mulai memainkan kedua pucuk secara bergantian.


Ah


Sepertinya lelapnya Zantisya sudah terusik karena Arjuno dengan nakal, sesekali menggengam benda kesukaannya.


Zantisya langsung menatap Arjuno saat sudah benar-benar terjaga. "Sudah subuh mas?" tanya Zantisya sambil menguap.


"Belum" jawab Arjuno santai sambil terus memainkan tangannya. Membuat kesadaran Zantisya penuh masuk ke dalam raga.


"Mas nggak bisa tidur?" tanya Zantisya melihat mata Arjuno yang masih nampak segar.


Sebisa mungkin Zantisya menahan diri dan mulai menahan nafas. Mudah sekali Arjuno menemukan titik kekalahannya.


Arjuno hanya mengangguk dan tersenyum menatap Zantisya. "Adek capek banget ya?"


"Lumayan tapi menyenangkan banget mas."


"Aku masih ingin ngajak adek ke tempat lainnya. Tapi besok sore kita harus sudah harus pulang sayang."


"Aku juga sudah kangen dengan rumah mas" Zantisya mengusap wajah Arjuno.


Arjuno langsung membawa tubuh Zantisya agar semakin dekat dekat dengannya. Saat itu juga Arjuno langsung memagut bibir Zantisya. Perempuan yang sudah terbuai perlakuan Arjuno dan rasa kantuk yang langsung hilang kini.

__ADS_1


Zantisya ikut membalas apa pun aktifitas Arjuno padanya. Melingkarkan kedua tangannya pada tubuh suaminya dan menyusupkan tangannya untuk mebelai punggung Arjuno.


Eh


Rintihan Zantisya tertahan oleh bibir Arjuno yang semakin dalam saat bekerja. Sedangkan tangannya sudah bermain cepat di bagian sumber surga yang memabukkan.


"Mas…" rintih Zantisya menggeliatkan tubuhnya kesana kemari sambil mencoba menghentikan aktifitas tangan Arjuno yang semakin cepat. Membuat nafasnya sungguh sulit di atur. Arjuno tersenyum menatap wajah memohon Zantisya.


Arjuno menaikkan gaun Zantisya. Dan langsung melahap si kembar yang sudah menantang karena perbuatannya. Mencecap dengan sangat kuat secara bergantian.


Memberikan gigitan yang membuat Zantisya menggeliatkan tubuhnya. Zantisya menekan kepala Arjuno agar lahapannya semakin dalam. Membuat Zantisya semakin berteriak lirih merasakan tubuhnya yang semakin panas membara.


"Mas… ah…" teriak Zantisya saat sudah sampai pada puncaknya. Tubuhnya bahkan sudah berkeringat karena seolah darahnya mendidih didalam sana.


Arjuno langsung melepas apa yang melekat pada Zantisya. Perempuan yang kini sudah tak berbenang masih bernafas dengan cepat dan ingin istirahat terlebih dulu.


Namun sayangnya Arjuno sepertinya tidak memberikannya izin. Lelaki yang telah usai melepas seluruh penutupnya itu langsung menindih Zantisya dan memagutnya lagi.


Mencecap dengan penuh rasa mau sambil memasukkan sesuatu yang ingin bersemayam pada tempatnya. Tak lama kemudian jam terdengar berdenting. Itu artinya saat ini tepat pukul 00.00 WITA.


"Ah… Mas" Zantisya terus meintih akibat perbuatan Arjuno.


"Selamat ulang tahun sayang" Bisik Arjuno saat mereka sudah berhasil menyatu.


Tangan Arjuno menahan tubuhnya untuk menatap Zantisya. Sedang tangan satunya mengusap wajah Zantisya yang sudah dipenuhi peluh.


"Mas ingat ulang tahun ku?"


Arjuno tersenyum menatap Zantisya. Sambil mulai bergerak pelan. "Tentu saja sayang."


"Terus mana kue ulang tahunnya? Biar aku bisa tiup lilin mas."


"Nggak ada kue atau pun lilin sayang" ucap Arjuno sambil mulai mempercepat pekerjaannya.


Zantisya menggenggam erat punggung Arjuno hingga tubuhnya terangkat karena aktifitas yang sangat luar biasa menantang.


"Ah… m…mas ini lucu."


"Lucu kenapa?" Tanya Arjuno sambil menggenggam erat si kembar yang menempel di dadanya.


"Uh... Biasanya ulang tahun itu ada kue terus tiup lilin mas eh..." ucap Zantisya dengan suara yang tidak beraturan.


"Itu sudah biasa sayang. Lebih enak seperti ini."


Akhirnya keduanya sudah tidak berbincang lagi. Lebih baik menikmati malam yang sudah panas untuk merayakan ulang tahun Zantisya dengan penuh rasa.


Suara percintaan keduanya kini meramaikan malam kamar hotel mereka saat malam semakin sepi.


Dengan banyak doa dan harap setelah memanjakan diri di pulau Dewata Bali. Akan menghasilkan sebuah anugrah yang sudah keduanya sangat inginkan.


Bersambung...


Maaf perasaan aku lagi kurang fit tapi kenapa jari ku khilaf 😭😭😭 dasar jari gak ada akhlak 😂😂😂


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya sayang kesayangan ❤️ kasih like dan komennya 💋 tab favorit juga ya ❤️

__ADS_1


__ADS_2