Ikat Pinggang Cinta

Ikat Pinggang Cinta
Bab 55 Water Park


__ADS_3

Jose membalas ciuman Fatia sambil memeluk nya, justru membuat Jose menuntut lebih, tidak hanya sekedar berciuman, padahal niat Fatia hanya ingin membuat hati suaminya itu lebih tenang.


Sore itu menambah suasana panas untuk dua insan yang sedang memadu kasih, bergerilya mencium, mengulum dengan lembut dan mengabsen setiap inci dan memberi tanda kepemilikan pada setiap **** ***** Fatia.


Sampai tahap dalam penyatuan nya Al terbangun dan menangis.


"Yaaaah... Al terbangun".


"Sedikit lagi Bun, tanggung"


"Nanti kita bisa di ulang lagi, kasihan Al nya".


Rupanya Al hanya bermimpi, menangis sebentar kemudian tertidur lagi, hanya badannya saja yang bergeser miring ke samping.


"Naaah tidur lagi dia, ayo sayang bersambung lagi'.


Jose langsung bergerilya kembali menyusuri gunung kembar itu, dan mendaki sampai puncaknya, itu tempat favorit nya bagi Jose saat berdua memadu kasih.


Dan sampai kembali menyatukan keduanya naik turun semakin cepat sampai ke klimaks nya.


Langsung ke kamar mandi dengan menggendong Fatia dan mengajak mandi bersama.


"Jangan plus plus ya mandinya?".


Jose hanya tersenyum mendengar ucapan Fatia yang masih di dalam gendongan Jose.


"Lihat nanti ya... Bun, tergantung Jose junior".


Jose langsung masuk ke dalam bathtub berdua karena memang mereka sudah tanpa benang sehelai pun yang menempel di tubuh mereka setelah adegan panas tadi.


"Pokoknya jangan plus plus.... nanti malam aja kalau mau tambah"


"Ya sayang... tapi janji ya nanti malam lagi".


Jose mengalah sore itu padahal sebetulnya setiap mandi bersama akan selalu membuat Jose junior terbangun dari tidurnya, Jose menahan hasratnya demi istri tercinta.


Selesai mandi rupanya Al sudah terjaga dari tidurnya, turun dari tempat tidur merangkak menyusuri area kamar di resort itu.


"Untung saja Al terbangun tidak menangis, coba kalau kita lama di kamar mandi"


"Iya istri ku tercinta"


Semua sudah berkumpul di ruangan besar di lantai bawah saat Jose dan Fatia yang sedang menggendong Al turun ke lantai bawah.


"Bos besok anak anak minta ke water Park".


Ardi langsung memberi tahu Jose saat dia baru duduk bergabung dengan semua keluarga itu.

__ADS_1


"Atur aja aku ikut".


Jose duduk di samping Fatia dan mengambil Al dari gendongan Fatia kemudian memangkunya.


"Bun, coba hubungi Jaseline siapa tahu bisa bertemu dengannya di water park besok?"


"Boleh juga, eee tetapi handphonenya ketinggalan di kamar, sebentar di ambil dulu".


Fatia berdiri dan berlari kecil naik tangga dan ke kamarnya untuk menggambil handphone yang ketinggalan di kamar itu.


Fatia langsung mengirim pesan lewat WA kepada Jaseline.


"Tringgg..... tringgg... tringgg"


"Hallo Jaseline how are you?"


Jaseline yang lagi online saat itu langsung membaca WA dari Fatia.


"I am fine, call me Jesi ok"


"Ok.. Jesi, we will go to water park tomorrow, let's meet there please".


"I asked my husband first"


"Ok..."


Karena peristiwa yang terjadi di mall kemarin ada banyak infotainment yang menghubungi Jose ataupun Fatia.


Mereka ingin mengundang Fatia di berbagai acara televisi dan media sosialnya.


"Syaiful bagaimana ini?"


Jose bingung dan minta pertimbangan Syaiful karena dialah yang selama ini paling bijak jika di mintai pertimbangan.


"Selama tidak menggangu aktifitas datang saja, hitung hitung berbagi pengalaman dan menyebarkan kebaikan, siapa tahu dapat informasi tentang ayah kandung, daripada banyak konten viral yang negatif, itu bisa memberi contoh kepada masyarakat lebih perduli pada lingkungan sekitarnya.


"Tetapi jangan sekarang Se,... nanti aja kalau kita pulang liburan".


Danny juga ikut memberikan saran kepada Jose agar tidak menggangu liburan mereka.


"Ini ada salah satu infotainment yang minta ketemu besok" kata Fatia dengan menunjukkan bukti chattingnya.


"Suruh datang aja ke water park besok bos" Ardi ikut memberikan saran.


"Bagaimana Bun?"


"Terserah aja bagaimana baiknya saja"

__ADS_1


Akhirnya Jose memutuskan untuk bertemu dengan infotainment itu besok siang di water park.


"Sekalian menyelam minum air Bun, siapa tahu ada titik terang dari ayah kandungku nanti"


Ternyata ada tujuan lain dari Jose tentang pertemuan itu, Fatia juga mendukung apa yang di putuskan oleh suaminya.


Jaseline menghubungi Fatia kalau besok tidak bisa bertemu dengannya di water park karena dia mendadak mendapatkan kabar bahwa ibu mertua nya terkena serangan jantung melihat tayangan yang viral kemarin, sehingga Jaseline dan suaminya langsung terbang kembali ke Jakarta.


Ada sedikit kekecewaan pada Jose dan Fatia mendengar kabar itu, tetapi mereka memberikan dukungan dan doa semoga tidak terjadi apa-apa kepada mertuanya Jaseline.


Keesokan harinya karena menyesuaikan dengan jadwal jose semua keluarga memutuskan untuk pergi ke water park menjelang siang.


Semua keluarga sudah siap siap untuk berangkat ke water park Malang, menggunakan mobil masing-masing, tetapi untuk hari ini ibu Diniya tidak bisa ikut ke water park karena kurang enak badan.


Ibu Diniya di istirahat di resort dengan di temani oleh Yosi, tetapi di resort itu juga ada penjaga yang bertugas disana sehingga Jose tidak begitu khawatir.


Sampai di water park bapaknya Ardi turun dari mobil ingin membeli tiket.


"Kenapa bapak turun?" Rina bertanya kepada mertuanya itu.


"Kali ni gantian bapak yang beli tiketnya"


"Tidak usah Om, biar yang muda saja yang beli" Ridwan protes.


"Kamu nanti aja pas makan siang gilirannya, aku juga mampu lho beli tiketnya"


Anak anak langsung antusias melihat birunya air di water park itu, berganti baju dan mencoba berbagai permainan disana.


Ada perosotan yang berkelok, ada seluncur spiral, papan ombak dan masih banyak lagi permainan disana.


Pukul satu siang setelah sholat Zuhur walikota Ridwan memesan berbagai macam makanan untuk makan siang, semua sesuai request masing masing,ada yang pesan gado gado, soto, rawon dan ada juga ayam geprek.


Fatia dan Jose menyantap hidangan rawon di gazebo sebelah kolam renang, Al selalu ingin mencoba semua makanan, akhirnya Fatia menyuapi Al sedikit makanan berkuah itu.


Sudah waktunya Al mulai mengenal banyak makanan pelan pelan Fatia mulai mengenalkan berbagai macam rasa makanan.


"Bun.... aku tinggal sebentar ya, mau minta ijin untuk pertemuan dengan infotainment di area water park"


"Baiklah hati hati, kami menunggu di sini"


Jose langsung berjalan ke arah front office water park untuk bertemu dengan manager nya.


Setelah memberikan ijin manager water park itu, Jose kemudian menemui Fatia kembali dan mengajaknya bersiap siap.


Jose juga menemui Syaiful untuk mendampinginya agar acaranya lancar dan bisa di tonton oleh seluruh masyarakat Indonesia ataupun mancanegara.


Terlebih lagi siapa tahu ayah kandungnya melihat tayangan nya nanti, agar lebih mudah untuk menemukannya.

__ADS_1


__ADS_2