Istri Juragan

Istri Juragan
Adu domba Mayang.


__ADS_3

Tanpa Mayang ketahui, Pak RT serta beberapa perangkat Desa mulai menggali informasi dengan cara menanyai para saksi yang lokasi dumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.


Karena posisi Sugeng saat itu memang masih di area kampung, hanya saja cukup jauh dari rumah warga.


Namun ada beberapa orang yang kebetulan berpapasan dengan Sugeng saat kejadian itu, ada juga seseorang yang sedang mencari rumput di ladang, tidak sengaja melihat mobil Sugeng berhenti sebentar kemudian kembali melaju dengan kecepatan tinggi.


Hanya saja orang itu tidak melihat Sugeng menabrak seseorang. Namun pria itu juga sempat melihat Sugeng menggendong wanita dan membawanya masuk kedalam mobil.


Dari hasil penyelidikan itu, Pak RT dan yang lain bisa menyimpulkan kalo penjelasan Sugeng memang benar adanya, Sugeng pun sudah membuat laporan ke kantor polisi mengenai kasus yang cukup mengganggu kenyamanan keluarganya itu.


***


"Apa benar kau dilecehkan sama si Sugeng itu?" tanya Mamak Sri kepada Mayang.

__ADS_1


Mamak Sri dan Endang sengaja mendatangi Mayang di rumah Sutris. Pasalnya mantan ibu mertua Tutik itu jauh lebih tidak percaya dengan berita yang sedang beredar.


"Ya betul lah Mak, mana ada aku ngarang cerita." ucap Mayang sedikit tidak terima.


Mamak Sri memandang jijik anak menantunya itu dari ujung kaki sampai ujung kepala.


"Muka kau sih memang cocok dilecehkan, tapi kalau Sugeng kok rasa-rasanya aku tidak percaya ya."


Mayang dibuat emosi sekaligus naik darah oleh mulut pedas mamak mertuanya, yang kalo ngomong suka bener tanpa di filter.


"Heh Kuyang! Sugeng mau sama kau? memangnya apa yang dia lihat dari kau ini ha? istrinya di rumah jauh lebih cantik, lebih baik. Lah kamu? uda muka putih badan item, ahlak nol besar, apa yang mau dilihat? gak percaya aku kalo Sugeng mau melecehkan kau."


"Aku nggak perduli Mamak mau percaya atau tidak, pokoknya aku mau minta cerai dari anak mamak! Juragan Sugeng harus tanggung jawab dan nikahin aku."

__ADS_1


"Waahhh uda gila nih orang Mak, harus kita kasih pelajaran ini mulut wanita siluman ubur-ubur. Biar kalo ngomong gak ngejaplak seenaknya." ucap Endang penuh emosi.


"Heh kadal betina! terus kau pikir si Tutik mau jadi sainganmu begitu? heh! gak level dia sama kau itu. Jangan ngimpi, Sugeng gak bakalan doyan sama perempuan modelan kaya kamu."


"Tapi ya ada baiknya juga kalau anakku itu cerai sama kau, mumpung belum habis hartanya di gerogotin perempuan macam kau ini. Heran aku sama anakku itu, dosa apa dia, punya istri kok macam ini ckckck."


Sore harinya, Mayang sedang menunggu Sutris pulang dari ladang, Mayang mengamuk dan minta untuk diceraikan, Mayang menceritakan kedatangan Mamak Sri dan Endang tadi pagi. Tentu saja sudah ditambah dengan bumbu-bumbu penyedap untuk mengadu domba Sutris dengan Mamaknya.


Mayang ngamuk minta diceraikan karena merasa tidak dihargai oleh mamak serta saudara iparnya.


Belum selesai masalah yang kemarin kini sudah ditambah lagi dengan masalah baru.


Bahkan Mayang sudah bersiap untuk minggat dari rumah, baju-bajunya sudah ia masukkan kedalam tas serta koper besar.

__ADS_1


Kini Sutris bingung harus berbuat apa, di sisi lain ia merasa malu karena istrinya menjadi bahan perbincangan orang, ia pun tidak terima dengan Sugeng yang sudah melecehkan Mayang. Ia merasa jijik saat akan menyentuh istrinya, namun di sisi lain rasa cintanya telah menutup segalanya. Sutris tidak terima Mayang meminta cerai darinya.


__ADS_2