Istri Juragan

Istri Juragan
Mulai Cemburu


__ADS_3

Seorang pria tengah di caci maki oleh sang bos.entah kesambet kuyang darimana sehingga dia sejak tadi kena imbas dari mood yang memburuk itu.


Berawal dari secangkir kopi hingga kesalahan di masa lampau tak luput dari ocehan sang bos.entah apa yang bosnya alami sehingga pulang-pulang menjadi pemarah seperti ini.


"Dasar tidak becus!lihat,lalat pun tidak mau menghirup kopi ini.kenapa kalian tidak berguna seperti ini?siapa pelayan yang membuat kopi untuk ku?belajar darimana dia,hingga kopi sampah ini mengotori lidahku!"


Begitulah umpatan yang keluar dari mulutnya.sangat jelas kopi itu tidak ada yang salah,cuma mata bosnya saja yang sedari tadi mencari kesalahan.mereka tahu saat ini mereka adalah pelampiasan atas sesuatu yang bukan kesalahan mereka.


"Tuan anda sedari datang hanya membahas kopi.apa anda bisa menyudahi secangkir kopi ini?"


"Anda tahu kami selalu gagal membuatnya.lebih baik anda mengganti kopi ini dengan minuman lain.kami tidak sanggup menghidangkan kopi yang anda maksud!" tutur Burhan yang telah menyerah.dia harap baja mau menyudahi drama kopi ini.


"Dasar tidak berguna!pergilah,aku kesal melihat kalian." Akhirnya mereka bernafas lega lebih baik di usir seperti ini daripada menuruti keinginan yang tak masuk akal itu.


"Ini semua karena mereka.aku tidak bisa tidur semalaman karena Masi terbayang bunglon sawah itu.bisa-bisanya dia merayu istriku."


"Juragan,apa anda baik-baik saja?" tanya Satria menemui baja karena telah mendengar prihal kopi itu.


"Menurutmu?" Lemas nya jangan lupakan mata panda yang melingkar di kedua matanya.


"Anda seperti nya tidak tidur semalaman.apa karena itu anda meminta kopi?" Seperti biasa satria akan tahu sendiri tanpa harus di perjelas.


"Kau sudah tahu kenapa Masi bertanya?" ketusnya.


"Saya merasa aneh.tidak biasanya anda bergadang semalaman.pekerjaan anda Minggu ini tidak padat.apa yang anda lakukan sehingga bergadang semalaman?"


Baja tiba-tiba gelagapan,dia bingung ingin menjawab apa.namun ia tersadar bahwa dialah bosnya,satria tidak berhak mengetahui apapun Tetang aktivitas nya.jika dia tidak memberi tahu memang apa yang akan di perbuat oleh satria.

__ADS_1


"Bukan urusan mu!" tegasnya membuat satria berpikir sendiri.


"Jika saya lihat anda kebingungan.anda seperti bimbang.apa ini ada hubungannya dengan seorang wanita?" Satria sialan ini sungguh pandai menebak.


"Mana ada.kau jangan bicara omong kosong!" mulut bisa saja pedas.namun mata yang tak berani menatapnya membuat satria yakin dugaan nya sangat tepat sasaran.


"Siapa wanita itu?" kali ini satria menarik kursi sembari terus memperhatikan gelagat baja.


"Tidak ada.pergilah,aku ingin istirahat!" ucap baja Masi berdusta.


"Juragan yakinlah aku akan segera tahu.mau memberitahu ku atau aku akan mencari tahu sendiri!" ancam satria membuat baja acuh tak takut sama sekali.


"Baiklah aku akan menyewa detektif handal untuk menyelidiki nya." Tambah nya merogoh handphone di saku celananya.


"Bisakah kau tidak ikut campur dengan hal ini.aku tidak mau semuanya menjadi kacau!aku akan memberitahu mu di waktu yang tepat!" pungkas baja mengurungkan niat satria.


"Biarkan aku berjuang sendiri lebih dulu.jika aku membutuhkan bantuan,pasti aku akan mencari mu!"


"Baiklah.kau boleh jatuh cinta.tapi jangan karena kau marah pada wanita itu lalu melampiaskan nya pada pelayan,apalagi aku!" Ucap nya lalu berlalu pergi.


Karena sudah terlalu lama bersama membuat mereka berdua layaknya saudara.ada kalanya satria sangat menghormati baja dan juga ada kalanya dia menasehati baja seperti yang ia lakukan saat ini.


Satria sangat dapat memahami situasi.dia bisa berubah menjadi bawahan yang penurut,bisa juga menjadi sosok teman yang pengertian.satria merupakan sosok yang sempurna maka dari itu baja sangat bersyukur karena memiliki teman sekaligus bawahan seperti satria.


"Baru beberapa hari tiba di negara ini,aku tidak menyangka juragan melirik wanita.siapa wanita itu? belum dekat dengan juragan saja sudah membawa perubahan yang baik untuk juragan," gumam satria Masi berpikir di depan ruangan yang baru saja ia tutup.


"Hey!apa kau kerasukan?kenapa berbicara sendiri?" tanya Yona yang sejak tadi memperhatikan pria itu.

__ADS_1


"Sejak kapan kau ada disana?" tanya balik satria terkejut karena Yona ada di sana.


"Sejak kau memikirkan wanita.aku tidak menyangka kau dapat berpikir mesum,aku salah mengira selama ini bahwa kau belok.rupanya kau bisa tertarik juga dengan wanita," cerocos Yona salah mengartikan.dia sempat mendengar sekilas wanita yang di gumam kan oleh satria.ia kira satria sedang menaruh hati pada seseorang.


"Hey!mau kemana?katakan siapa wanita itu?" tambah nya.melihat satria mengacuhkan nya dan ingin pergi menjauhi dirinya.


"Aku akan menjawabnya.tapi,tunggu semua kartu mu di bekukan!" ucapnya lembut.tapi Yona tahu bahwa itu sebagai kode berbahaya yang akan merugikan dirinya.


"Ah,tidak jadi.aku telah lancang padamu!aku akan pergi dulu,by ... by ... semoga wanita itu tidak lari melihat wajahmu!" olok nya lalu mengambil langkah seribu bayangan untuk melarikan diri dari satria.


"Dasar perempuan merepotkan!" umpatnya.


Tanpa sepengetahuan siapa pun.baja telah membawa seseorang di ruang rahasia miliknya.ruangan itu berada di bawah tanah mansion miliknya,di ruangan itu terdapat berbagai senjata yang tentu saja sangat dahsyat kekuatan nya.


"Namanya Vito andreas.dia memiliki hubungan dengan seorang pria bernama Agam Mahesa." pria itu memberikan beberapa berkas yang tentu saja berisi identitas Vito secara menyeluruh.


"Apa keluarga mahesa yang kau maksud itu adalah keluarga Tito?" tanya nya.


"Benar.vito ini adik sepupu dari tito.walaupun dia hanya anak angkat yang di ambil ketika keluarga Andreas tiada pada peristiwa kebakaran beberapa tahun silam.tapi dia menjalani hubungan yang baik dengan keluarga mahesa."


"Maksudmu keluarga Andreas telah tiada hanya Vito yang tersisa.lalu Agam itu mengulurkan tangan untuk mengangkat Vito mejadi anaknya.apa Vito tahu bahwa Agam itu seorang mafia?" Baja semakin tertarik.ternyata orang yang ia temui tidak lepas dari musuh-musuh nya sendiri.


"Sudah.tapi anak itu tidak mau terjun ke dunia gelap.dia ingin hidup normal seperti manusia sewajarnya.tapi,sepertinya Agam sangat menentang hal itu."


"Kau awasi pergerakan vito.jangan sampai wanita yang bernama intan itu di lukai oleh ayah angkatnya.ingat awasi mereka sebaik mungkin,jangan sampai mereka curiga!" Titah baja.


"Baik,tuan!"

__ADS_1


__ADS_2