istri kecil ku

istri kecil ku
kedok


__ADS_3

baru bisa up maaf itu juga tidak banyak memang revisi itu tidak mudah, bodohnya aku dulu asal nulis semoga kedepannya bisa lebih dan lebih baik lagi.


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


xixi tersenyum penuh kemenangan untuk hal ini ia merasa puas sangat-sangat puas " kau tau bibi jesi seperti kata mu wanita hina ini telah menghina wanita yang lebih hina, hmmm mungkin saat ini kau terlihat lebih menjijikan bukan begitu....!? hmmmm apa kau setuju pendapat ku....?."


xixi menoleh ke arah yuan dengan senyum mengejek " bagaimana suami ku.....? apakah kau setuju tentang mendapat ku tentang tante-tante ini suami ku....? yuan membelalakan matanya melihat tingkah dan ucapan xixi yang tidak di duganya, yuan menutup wajahnya dengan satu telapak tangannya posturnya agak sedikit membukuk, perlahan tubuh yuan bergetar.


"ha ha ha ha ha ya ya kau benar istri ku kau benar hahahaha" yuan tertawa terbahak-bahak dengan sikap xixi yang semakin cocok dengan posisi nyonya ohnya dan sebagai istri kecilnya xixi sungguh membanggakannya. jesi benar-benar bingung dengan panggilan sumi ku dan istri ku daari kedua orang tersebut, jesi masih berfikir jika gadis kecil inii dan yuan hanya bercanda dan memperoloknya seperti ia dulu memperolok gadis-gadis yang ingin dekat dengan yuan.

__ADS_1


jesi sangat ingat saat dulu ia selalu mengaku jika ia tunangan yuan, hanya untuk menjauhkan wanita yang tertarik dengan yuan, dengan mengaku sebagai tunangan yuan membuat beberapa wanita mundur, ada juga yang tetep berani mendekati yuan tapi, dengan predikat tunangan yuan menjadikanya alasan untuk jesi menindas dan menyiksa wanita-wanita yang tidak ingin jesi lihat di sekitar yuan.


menyandang pedikat teman masa kecil membuat jesi mengakui dirinya sendiri sebagai tunangan yuan, dan tidak bisa di pungkiri bahwa semua orang percaya begitu saja, karna kedekatan kelurga mereka dan juga hanya jesi wanita satu-satunya yang bisa dekat dan mengobrol sesuka hati dengan yuan. penakuan orang-orang di sekitar semakin membuat jesi sombong dan terus menindas wanita yang mencoba menargetkan yuan.


jesi sadar yuan tau dan pasti mencemooh dirinya di dlam hati yuan, dan jesi sadar yuan pun hanya memaanfaatkannya hanya untuk menghalaw wanita yang mengganggunya. jesi tidak peduli selama yuan tidak membantah dan menolaknya yuan adalah miliknya, hingga suatu saat yuan pergi unyuk mengurus perusahaannya di cina membuat dirinya jauh dan tidak bisa mengetahui apa yang yuan lakukan.


diam-diam jesi selalu mencari informasi trntang yuan di negri cina dari london jesi melihat sebuah artikel soal pernikahan yuan, jesi hanya tertawa dan berfikir ini hanya sandiwara seperti dirinya dulu, jesi yakin yuan hanya memanfaatkan gadis bodoh ini agar ia tidak di ganggu oleh lalat-lalat di sana. jesi sangat yakin jika yuan masih miliknya, karna hanya jesi yang tau seperti apa sifat yuan dan hanya dia yang cocok dengan yuan, hingga sekarang jesi pun terus berfikir seperti itu.


yuan yang mendengar ucapan jesi langsung terdiam dari tawanya, kini senyuman yuan berganti dengan wajah dingin dan tatapan tajam mengarah ke jasi, lalu yuan melirik xixi yang juga memasang ekpresi masam terhadapnya. yuan membeci ekpresi xixi terhadapnya, ia benar-benar marah kali ini yuan akan mengambil tindakan sendiri terhadap jesi, yuan tidak mau hubungan yang susah payah ia dapatkan dengan xixi renggang karna wanita kotor itu.

__ADS_1


yuan melangkah dan kian mendekat ke jsei tapi tiba-tiba xixi menghadang dengan ekpersi dingin, sontak yuan terdiam dan jelas sangat gugup melihat xixi menghantikannya dan memandagnya denga  tatapan tidak berperasaan itu. xixi memandang yuan dengan wajah datar, lalu tiba-tiba ia tersenyum ke arah yuan senyum yang sangat dingin membuat yuan enggan membatahnya.


"berheti di sana yuan, aku tau sangat tau aku memang anak kecil tapi aku tidak bodoh dan tidak sepolos yang kau pikirkan, diamlah dan ihat aja istri kecil mu ini akan berbuat apa"  yuan terdiam dengan ucapan xixi membuatnya bingung, dan penasaran apa maksud ucapan xixi barusan. xixi tersenyum menghadap jesi yang sedari tadi menertawakannya layaknya sebuah lelucon berjalan.


"apa kau sudah puas tertawa tante jesi....? hmmm oh ya dulu kau apaaa....? berada di posisi ini...? wowww benarkah itu suami ku..?" xixi tersenyum dan menghadap yuan kembali yang sedang ada di dekatnya "hmm setidaknya ia tidak pernah memanggil ku suami, istri ku.." yuan tersenum menanggapi pertanyaan xixi, "ohhh astaga berati ia.....? seorang penguntit dengan imajinasi yang melampaui rata-rata."


"hahahaha apa bedanya aku dengan diri mu gadis bodoh, hanya seorang anak adopsi tapi mengaku sebagai istrinya, kau tau jika hanya untuk menjadi kedok aku juga bisa, hentikan ini berhentilah kau bisa istrirahat dan melanjutkan sekolah mu, biarkan aku menggantikan mu sekarang. yuu lihat aku sudah kembali bairkan aku saja yang menjadi istri sandiwara mu itu."


 

__ADS_1


xixi semakin muak dengan kepercayaan diri jesi ia benar-benar kesal, dan akhirnya xixi mencapai batas kesabarannya lagi untuk bersilat lidah dengan jesi. xixi mendekat ke arah yuan ia terseyum ke jesi "hmm tante dulu saat kau bersandiwara bersama suami ku ini apa kau pernah melakukan ini di rana publik" xixi mengeluarkan senyum mengejek dan meraih leher yuan, xixi menjijitkan kedua jari kakinya dan mencium yuan di depan jesi.


__ADS_2