istri kecil ku

istri kecil ku
imut


__ADS_3

sura teriakan kecil terdengar, para pelayan yang melihat dan tersipu malu dengan pandangan iri tertuju pada xixi dan yuan, dan beberapa yang lainnya kagum dengan xixi, bisa membuat tuan mereka luluh dan bersikap lembut padanya. semua orang yang mengenal yuan tau sifatnya itu seperti tirani tak kenal ampun bahkan tak kenal jenis kelamin lawan jenis, tua muda tidak di pandangnya.


maka saat kejadian yuan mengumumkan istrinya dan saat yuan mencium dan membawa xixi, di lobi perusahaannya banyak yang kagum dan kaget beserta rasa iri dari para wanita, karena xixi berhasil mendapatkan tempat kusus dari yuan. walau xixi tidak menyadarinya bukan berarti xixi tidak mau ,menyadari lebih dalam tapi xixi tidak sempat mengenal yuan lebih jauh karna pernikhan yang tiba-tiba saja akan terjadi.


stuad yang melihat dan menimbang-nimbang situasi, sadar melihat ekpresi tuannya lalu dengan sengaja membuat calon nyonyanya malu tidak berkutik, membirakan para pelayan menikmati tontonan itu. "om sudah turunkan aku, aku akan mengganti seragam ku" ucap xixi dengan penuh keluhan dan rasa malu, yuan  membuang muka "masih ada waktu" jawabnya santai.

__ADS_1


"omm ayolah" xixi memohon "cium aku di sini" ( menunjuk pipi yuan,) wajah xixi memerah dan nada suaranya sedikit gugup "a a a aapaaa tidak" mendengar xixi menolaknya dengan sangat cepat membuat moodnya rusak, "maka aku tidak akan menurunkan mu, sampai kapan pun jadi kau tidak bisa sekolah aduhh bagai mana dong" yuan tersenyum licik sambil memijat-mijat keningnya dan sedikit melirik lalu melihat ekpresi xixi.


"tapi kau berjanji jika aku duduk dan menurut di pangkuan mu kau akan mengijinkan ku sekolah bahkan mengantar ku....?"  yuan memalingkan wajahnya dan mengelak "aku berjanji akan mengijinkan mu sekolah dan mengantar mu tapi aku tidak berjanji akan menurunkan mu bukan" (senyum puas,) mendengar jawaban yuan membuat xixi kesal, lagi dan lagi yuan selalu mempermainkannya atau bersilat lidah dengannya.


"kyaaaa kau mempermainkan ku lagi.....?" xixi mengembung kan kedua pipi nya karena jengkel,  melihat tingkahnya sungguh menggemaskan, tidak ada kata bosan dan jenuh pada bocah ini gumam yuan dalam hati,  "jadiii sini sini aku menunggu mu" (menunjuk pipi nya lgi) "tapi....... kenapa di sini....mereka....?" ( menunjuk orang-orang di sekitar) "biarkan saja anggap mereka tidak ada, jika bukan di sini lalu di mana.....? di kamar....? jika di kamar aku tidak bisa berjanji hanya akan ada ciuman saja....😏 dan kau harus terbiasa dengan situasi seperti ini, kau akan menjadi istri ku dan nyonya rumah ini, jadi setiap pagi mereka pun akan terbiasa melihat kita" ( mengeluarkan senyuman menggoda)

__ADS_1


"imut imut imutttt ,sangat menggemaskan sungguh membuat ku gemas, selalu dan selalu ada kejutan dari tingkahnya yang membuat ku sulit melepas nya" triak batin yuan "hmm jadiiii ayoo aku menunggu" yuan menutup mata mendangak dan menyodorkan pipinya.


xixi pasrah dan mengikuti permintaan yuan, memejamkan mata dan mendekatkan bibirnya sedikit demi sedikit ke pipi yuan. yuan membuka matanya dan tersenyum lembut melihat xixi yang menutup matanya, yuan membelokan wajahnya dan membiarkan xixi mencium bibirnya, xixi kaget dan melotot saat merasaka bibirnya bukan menyentuh pipi melainkan bibir yuan, matanya membulat dan keget melihat mata yuan dan matanya saling memandang.


saat xixi ingin melepaskan bibirnya dan ingin menjauh dari yuan, yuan menarik xixi kembali , menekan kepala xixi dan mengencangkan pelukannya di pinggang xixi, kini mereka berciuman sambil memangku. yuan menekan bibir xixi dengan lembut dan sedikit bertenaga, xixi memberontak dan sedikit melawan dengan memukul-mukul pundak yuan dan meremas pergelangan tangan yuan yang menekan kepalanya.

__ADS_1


lumatan-lumatan lembut membuat xixi lemas dan tersipu malu, xixi pasrah dan terbuai dengan ciuman yuan, sedikit demi sedikt xixi menutup mata. tangannya pun lemas dan berhenti meronta tanpa xixi sadari tangannya sudah melingkar di leher yuan, posisi mereka sekarang memeluk dan memangku sungguh pemandangan yang erotis di pagi hari. yuan sedikit membuka mata dan melihat ekpresi xixi, yuan pun tersenyum dengan lembut dan puas.


__ADS_2