istri kecil ku

istri kecil ku
janggal


__ADS_3

"tolong lepaskan aku, memang apa yang aku lakukan apa salah ku....?"


julia memohon dengan mata berderai penuh air mata, julia ketakutan. julia tau sosok yang menjadi suami xixi ini bukan sosok yang mudah dan dermawan julia benar-benar ketakutan akan keselamatanya.


"apa salah istri ku hingga kau meracuni istri ku."


mendengar racun julia kaget dan panik, "ra racun apa." julia bertanya dan panik dengan apa yang ia punya. yuan tersenyum menakutkan ke arah julia, yuan menunjukan kantung kecil perisi racun dan sebuah tablet obat yang di temukan di dalam kamar julia.


seketika julia panik dan kaget dengan kantung yang di milikinya berada pada tangan suami xixi.


"apa kau masih ingin menyangkal...?"


"ti tidak tapi... ya itu milik ku."


julia mengaku dan pasrah. yuan menjambak julia, rambut julia tertarik oleh tangan yuan pandangan mata yuan bergetar penuh amarah ke arah julia yang sedang meringis kesakitan.


"ampun ampun lepaskan aku maafkan aku, aku tidak akan mendekati xixi lagi.


mendengar itu justru yuan semakin kuat menarik rambut julia, ia marah dan mencaci ringisan julia dengan cemoohnya.


"mendekati....? ketika kau tau istri ku tidak bisa di dekati kau merasa puas yah tentu saja kau tidak akan bisa mendekati xixi jika rencana mu berhasil, tapi sayang sekali xixi selamat dan tertidur pulas berkat mu, apa kau mau bersukur atau kau mau menyesalinya."


"apa maksud mu akh akh lepas."

__ADS_1


"ha ha ha konyol jangan bodoh rancun mu tidak bisa membuat xixi ku jauh dari mu, ia selamat dan menderita karna mu."


"racun....? rumah sakit...? akh akh aaaa tolong lepaskan aku dulu aku tidak meracuni xixi akh maksud ku belum."


"belum."


mendengar kata belum yuan merasa bingung dan melepas genggamannya dari rambut julia.


"jelaskan pada ku maksud mu belum apa....?"


"hiks hiks aku memang membeli dan menyiapkan racun untuk xixi dan berencana meracuni xixi karna aku membencinya tapi aku mengurungkan niat ku, saat tau siapa kau dari ayah ku aku mundur, aku tidak bodoh hanya dengan modal nekat akan mengorbankan seluruh kelurga ku, aku hanya mendekati xixi dan berencana membuat xixi dan jo dekat, aku hanya ingin xixi hancur tapi tidak membunuhnya."


julia menjelaskan dengan napas tersedat, mendengar penjelasan julia yuan terdiam dan meminta julia untuk melanjutkan ucapannya.


"aku berencana membut xixi menjadi jada dan disiksa oleh mu sendiri, aku membeli obat perangsang aku berencana memberi xixi obat itu ketika ia bersama jo."


"bohong, kau lihat racun ini.....? saat ini istri ku di rumah sakit dan dokter bilang ia keracunan, lalu teman istri ku bilang xixi keracunan setelah menerima makanan yang kau bawa untuknya."


"hisk hiks sungguh bukan aku, itu memang racun yang aku punya tapi sungguh bukan aku yang meracuni xixi, hari ini hiks hiks bukan aku tolong percayalah dan lepaskan aku."


"lalu makanan itu...?"


"hisk hiks memang aku yang mengambil makanan xixi tapi itu sudah tersedia bibi kantin itu bilang jika makanan itu adalah menu biasa yang xixi makan tiap istirahat siang."

__ADS_1


"bibi...?"


"hisk hiks iya bibi kantin itu."


"huhu huuu lepaskan aku sungguh bukan aku, aku hanya ingin mendekatinya memang aku berencana memasukan pil perangsang pada makanan xixi tapi ketika melihat situasi aku tidak melakukan itu."


"kau tetap di sini, kau tetap wanita ular, kau atau bukan yang jelas keberadaan mu tidak aman untuk istri ku."


mendengar penjelasan julia yuan merasa janggal dengan cerita julia. yuan meninggalkan gudang tempat julia di sekap, dan menuju ruang tengah, yuan memanggil pak go yang sedari tadi hanya melihat ketika tuannya menyiksa gadis belia itu.


"pak go hubungi rumah sakit minta sempel racun yang ada di tubuh xixi dan ini."


yuan melempar kantung racun yang di miliki julia pada pak go.


"cek jenis racun apa ini."


"baik tuan."


yuan tidak peduli dengan tangisan memohon julia, selama siapa pelakunya belum tertangkap maka julia akan menjadi bulan-bulanan yuan, bahkan jika bukan julia pelakunya yuan akan tetap menyiksa julia dengan segala niat buruknya pad istri kecilnya itu.


pak go dan yuan menaiki heli dan menuju kediamannya, setelah sampai pak go langsung melaksanakan tugasnya dan yuan tanpa membuang waktu menancap gas kendaraannya menuju xixi yang tidak kunjung bangun.


memasuki rumah sakit, dengan wajah lesu yuan menuju ruang rawat xixi, melihat orang-orang yang menuggu xixi yuan tersenyum dengan terpaksa.

__ADS_1


"pulanglah biarkan aku yang menjaga xixi biarkan kami berdua saja, percayakan xixi pada ku."


melihat raut wajah kesedihan yuan semua orang yang ada di dalam ruangan itu terdiam dan meninggalkan yuan dengan xixi.


__ADS_2