
lisa masih pada pendiriannya, menaruh curiga dan tidak percaya dengan perubahan mendadak pada julia, sedangkan xixi luluh dengan sikap dan kata-kata polos julia saat julia meminta maaf padanya. "hmmm baik"lah aku memafkan mu" ucap xixi dengan ekpersi penuh rasa iba, "ya ampun xxiiiii kau polos banget, kenapa kau percaya dengan dia" eluh lisa dengan nada kesalnya.
"sssttt udah kau diem" ucap xixi menghentikan ocehan lisa, "tapi xiii .....? akh terserah mu saja" lisa menyerah dengan apa yang xixi inginkan, "makasih ya xi, semoga kita bisa semakin akrab, dan lisa maaf ya mungkin perubahan aku ke kalian membuat kamu dan xixi curiga plus ragu, tapi percaya lah maaf ku tulus" ucap julia meyakinkan xixi dan lisa yang memang agak sulit di bujuk.
"yaa abaikan lisa dia orangnya memang seperti itu, aku tulus memaafkan mu ko jul, ya semoga kita jadi semakin akrab ya" ucap xixi dengan nada santai. julia tersenyum penuh dengan rasa puas, langkah yang dia ambil tidak akan membuatnya ceroboh. "mendapatkan kepercayaan xixi saja sudah cukup buat ku hari ini, perlahan selangkah demi selangkah aku akan membuat mu 100% percaya dengan semua perkataan ku, di saat xixi sudah di tepi jurang aku hanya akan sedikit menambah dorongan kecil untuknya, dan membuat mu jatuh itu mudah xi tapi rasa sakit yang ku alami ini tidak akan mudah untuk mu xi."
pagi ini di kantor yuan datang dengan aura yang berbunga-bunga, membuat semua karyawan bertanya-tanya, ada pula yang menebak nebak, dan membuat para karyawan di perusahaan membicarakan yuan, dan sebuah grup kantor yang jarang aktif tiba-tiba ramai dengan chat penuh gosip tentang boss mereka.
*"hei apa kau lihat bos tadi....?*"
"ya ya aku lihat auranya beda sekali*."*
__ADS_1
"tidak usah baca aura seseorang apa kau buta tidak lihat bos senyam-senyu sendiri*."*
"senyum bos penuh dengan berbagai emosi."
*"maksud mu....?*"
"senyum bos ada 2 sisi, yang satu sisi membuat kita terlena yang satu sisi
*membuat kita merinding, bayangin saja boss loh boss kapan kita lihat dia seperti itu....?*"
"ya semua berkat istri kecil bos."
"ya karna dia*."*
__ADS_1
"sukur lah bos kita menikah dengan istri kecilnya, istrinya juga imut dan murah senyum."
"ya bayangin saja jika bos menikah dengan wanita sombong dan arogan, bisa-bisa kita mati melihat 2 sosok yang mengerikan di dalam kantor."
"hahaha iya iya."
"hus sudah hati-hati jika bos tau kita mebicarakan istrinya, tamat riwayat kita"
pak go yang sudah menunggu kedatangan yuan sudah siap dengan dokumen-dokumen yang harus di tangani yuan. tapi kebahagiaan yuan hanya sementara, hanya tiga jam ya hanya tiga jam aura yuan berubah menjadi suram, pekerjaan yang menumpuk membuatnya jengkel dan membuatnya ingin melempar semua dokumen-dokumen yang ada di atas mejanya. "pak go" panggil yuan.
"ya tuan" jawab pak go, "dokumen-dokumen ini apa kau tidak bisa menanganinya tanpa ku....?" yuan bertanya konyol di luar sifat dan kebiasaannya, "maaf tuan semua dokumen yang bisa saya tangani terbatas dan sudah saya tangani dengan benar, sisanya dokumen-dokumen ini yang ada di atas meja tuan semuanya harus dalam pengawasan dan persetujuan tuan" jawab pak go tegas "huhhh" ( membosan kan andai kucing kecil ku ada di sini.)
pak go melihat tuannya yang selalu gila kerja menaruh rasa tidak percaya dengan apa yang di lihat dan di dengarnya barusan, yang pak go tau tuannya selalu menjadi maniak dalam pekerjaan yang membuatnya unggul di bidang apapun dalam proyek-proyek yang di tannganinya. kedatangan nyonya kecil memang luar bisa, bisa membuat tuan yuan mengeluh dalam bidangnya, semoga nyonya kecil bisa melihat ketulusan tuan kepada nyonya, gumam pak go.
__ADS_1
pak go keluar dari ruangan yuan dan meninggalkan yuan dengan setumpuk pekrjaannya, belum lagi dengan jadwal yang sudah di tentukan. "kucing kecil ku, gu xixi aku sangat bosan" akhhhhh hanya sebentar melepasnya saja sudah bisa membuat ku mengeluh, kehadirannya benar-benar sebuah obat buat ku, mungkin saat ini jika bocah itu ada di sini kami akan seperti kucing dan tikus fufu.
tapi itu yang membuatnya sepesial dari wanita lain.....!? untung saja saat itu aku ke villa tengah di hutan, membayagkan ia hilang di hutan atau bertemu pria lain membuat emosi dan darah ku mendidih. di lobi kantor, turun seorang wanita dari mobil mewah dengan pakaian seksi dan menggoda. langkahnya maju memasuki lobi dan melewati resepsionis, perempuan itu langsung memasuki lift khusus yang menuju langsung ke arah kantor yuan, resepsionis yang kaget berlari dan berteriak "tidakk heyyy kau siapaaaa."