istri kecil ku

istri kecil ku
buat aku membayar mu


__ADS_3

xixi melangkah dan mengambil tumpukan bantal dan meletakannya di tengah kasur membuat sebuah benteng perlindungn untuknya. pagi pun datang matahari terbit cahanyanya menembus sebuah celah-celah tirai kamar dengan sangat lembut. xixi mengulat dengan sangat nyaman, ia merasa tidurnya kali ini sangat nyaman. "sudah bangun apa tidur mu nyenyak..?"


suara lembut dan berat berbisik di telinganya menyebabkan geli yang menggelitik. "hmmmm kaka jangan menganggu ku biarkan aku tidur lagi" xixi merasa kesal dengan gangguan di sekitarnya. "apa berada di sana sangat menyenangkan......?" xixi tersenyum dan mejawabnya dengan tawwa ringan, "hehehe iya ini nyaman sangat nyaman" tanganya meraba raba terasa nyaman dan sejuk.


"begitukah... apa kah kau punya uang untuk membayarnya....?" xixi masih setengah sadar dalam tidurnya, "bayar apa aku tidak mengerti hmmm nyam nyam nyam." xixi mengibas-ngibaskan tangannya mencoba menyingkirkan gangguan yang mengganggu kenyamanannya. "perjanjian 10 jt kau ingat" dan bodohnya walau xixi setengah sadar ia menjawab dengan linglung tapi dengan obrolan yang nyambung.


"hmmm 10 jt......?" secara sepontan xixi mebelalakan matanya, ia tetsadar melihat sosok yuan yang sedang tersenyum di dekat wajahnya. sontak saja membuat xixi bangkit dan berteriak kaget. "apaaa yg kau lakukan om om mesum." xixi mengoceh dan mengeluh dengan keberadaan yuan yang ada di dekatnya. "apa yang ku lakukan.....? harusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan di atas tubuh ku."


xixi terdiam dan melihat kondisi dan situasi, ia melihat benteng yang ia buat hancur brantakan dan ia berpindah posisi, sedangkan yuan tetap dengan posisinya di sebelahnya. ia mencoba mengingat tapi ia tidak ingat apa-apa soal ia yang ada di atas tubuh yuan. "jangan jangan aku tidur dengan sangat.........? tidakkkkkkk jangan jangan aku yang melompat ke arah nya saat tertidur dan tidak sadar."

__ADS_1


saat xixi sibuk dengan pikiran dan memorynya. jadi boleh kah aku menagih uang 10 juta ku nona yang penuh dengan kepercayaan diri" yuan tersenyum licik dan mengejeknya. xixi panik dan tersenyum bodoh, "hehehe ini tidak di hitung kan aku benar benar tidak ada niat ini tidak di sengaja" xixi memancarkan mata penuh permohonan bola matanya seperti mata kucing penuh harap.


"gadis bodoh kau pikir aku akan luluh dengan tingkah polos mu itu, jelas tidakk heheh" yuan tersenyum dengan picik, "bagai mana aku tau kau sengaja atau tidak sengaja, atau mungkin sudah kau rencanakaan sudah ku duga kau akan menerkam pria polos ini saat tidur." yaun terus memancing dan memojokan xixi dengan kata-kata menjebaknya.


xixi gellagapan panik "aaa aaapaaa tidakk kau polos sungguh konyol." xixi membantah dengan setengah keyakinan karna ia pun tidak tau apa yang ia laukan semalam. "lalu apa yang masih ku lakukan di atas ku cepat turun dan bayar perjanjian itu." xixi kaget dan melihat sendiri tubuhnya masih bertangkar di atas tubuh yuan dengan posisi duduk, ia melompat kaget dan menjauh sedikit, membuat jarak yang cukup antara ia dan yuan.


"10 jt apa kau tidak bisa melupakan hal ini, bisakah kau anggap tidak terjadi apa-apa."


"tapi aku tidak punya uang."

__ADS_1


"aku tau bagaimana cara kau membayarnya."


"bagaimana.....?" dengan semangat xixi bertanya agar ia bisa membayyar atas janji yang ia ingkari. "buat aku membayar mu kembali" yuan menjawab dengan ambigu. xixi bingung dan memiringkan kepalanya, bingung dengan ide yuan yang tidak bisa di cerna oleh otaknya. "cara nya.....?" dan xixi bertanya sekali lagi keyuan meminta penjelasannya.


"dengan beginiiii" yuan melompat ke arah xixi menekannya di bawahnya, tanpa basa basi yuan mencium xixi dengan sangat ganas dan penuh hasrat. ciumannya menggebu gebu, xixi mencoba meronta tapi yuan mengigit bibir bawahnya sehingga membuat tekanan rasa sakit yang membuat ia membuka mulutnya, dengan lincah dan tidak membuang kesempatan yuan memasukan lidahnya, meraba antara rongga dan mengeliat di antara jajaran gigi xixi.


mencari cari keberadaan lidah xixi, saat lidah mereka bertemu yuan mendecak melilit dan mengigit lidah xixi tanpa jeda sehingga xixi sesak dan kehabisan napas. xixi lemas dan pasrah dengan ciuman penuh hasrat yang yuan berikan padanya. pengalaman xixi dalam berciuman nol besar tapi semenjak ia sering di perlakukan seperti ini membuatnya mau tidak mau mengerti, paham dan belajar secara langsung.


"hah hah hah"

__ADS_1


suara napas xixi yang hampir habis setalah yuan melepaskan ciuamannya. yuan menyentuh hidung xixi dengan telunjuk jari yang di lipat, menyentuhnya dengan lembut dan penuh kasih sayang. "10 juta mu impas karna aku pun harus membayar mu 10 juta benar kan," yuan langsung turun dari kasur dan menuju kamar mandi, xixi yang hilang kesadaran perlahan sadar dan mengutuk yuan yang sedang ada di dalam kamar mandi.


"dasar pria sialan om om mesum ini tidak adil aku tidak sengaja tapi kau kau akhhhhh om sintingggg." yuan yang mendengarkan kehebohan xixi dari kamar mandi hanya tetawa kecil tanpa bersuara mendengar julukan aneh yang xixi berikan padanya, lagi dan lagi.


__ADS_2