istri kecil ku

istri kecil ku
pulang


__ADS_3

"apakan aku harus mengantar bocah ini pulang, atau ku buat alasan ke dia dan bilang helikoper nya rusak agar dia tak pulang,


tapi janji.....gimana dengan janji ku.......?".


ayolahhh aku bukan seorang anak kecil lagi yang dengan mudah mengingkari jaji,


pada anak polos seperti nya justru jika begitu aku terlihat seperti ****ngn di mata orang lain. "aishhhh ada apa dengan ku, tidak tidak ini bukan diri ku, baik lah bocah hari ini aku akan mengantar mu pulang,


dan jangan pernah muncul di dalam pikiran ku"


hari ini aku akan pulang, betapa senang nya aku setalah 3 hari berada di rumah mewah ini,

__ADS_1


sungguh ku rindu lisa rindu ayah ibu dan kaka. apa mereka menghawatirkan ku ......!?. apa mereka tak menghawatirkan ku.......?, bodoh nya aku bisa lupa kenapa tidak minta om menghubungi pihak sekolah ,ya sudah lah nasi sudah menjadi bubur toh hari ini aku pulang.


ku dengar suara mesin helikopter berbunyi menanda kan sebentar lagi aku akan pulang, ku lihat pak go ( asisten sekaligus orang kepercayaan yuan ), sedang merapihkan barang ku yang ku yakin itu bukan milik ku, karna saat ku pingsan hanya baju seragam olah raga yang kupakai tanpa membawa dompet dan handphone.


ternyata barang yang ku pakai selama di rumah ini sudah menjadi milik ku kata pak go itu, ku yakin ini ulah om tapi kenapa aku tak melihat om sama sekali, apa dia tak bisa mengantar kepergian ku, padahal aku hanya ingin mengucapkan terimakasih pada om itu.


ya sudah mungkin om sibuk pikir ku, sesampai nya di pusat kota aku di turun kan di atas gedung pencakar langit,


tidak perlu bertanya lagi dari vila mewah di tengah hutan saja sudah keliatan jika ia seorang bos besar, jadi aku menduga duga jika ini perusahaannya. setelah keluar dari lobi, sebuah mobil mewah menunggu ku untuk mengantar ku pulang, aku beri alamat rumah ku pada pak go, lalu kami jalan menuju rumah ku yang kini terlihat sepi.


ting tong ting tong

__ADS_1


ku tekan bel rumah ku beberapa kali dan keluar lah ibu ku, lihat ibu tatapanya berkaca kaca seakan tidak percaya jika di depannya adalah anaknya yang sudah hilang 4 hari di dalam hutan tanpa makan dan minum. ibu ku menjerit dan menangis sejadi-jadinya, saat melihat ku pulang, belum sempat ku menjelaskan ibu ku masih dalam keadaan percaya ridak percaya.


ibu menangis tangan nyangemetar, kini giliran ku air mata ku ikut mengalir melihat ibu menangis hati ku sakit dan gembira melihat ibu menangisi ku karna sayang pada ku dan takut kehilangan ku. pak go pun menghampiri ibu ku yang masih dalam keadaan lemas menangis, ku tenang kan ibu ku, lalu ku yakin kan ibu jika aku baik baik saja.


" lihat bu lihat ini aku xixi .... gu xixi mu aku baik baik saja bu sudah berhenti menangis bu lihat aku sekarang bu sahat kan" xixi berputar di depan ibu setelah menyekat air mata ibu , ku pandang ibu dan aku terenyuman agar ibu tak hawatir.


pak go menghapiri ibu di jelaskan nya bahwa aku di temukan di tengah hutan dekat rumah tuanya dengan sedikit bumbu dalam cerita pak go. menjelaskan bahwa aku terlunglai lemas dan deman itulah sebabnya mereka baru bisa membawa aku pulang ucapnya ( dalam hati ku jangankan deman yang ada aku di jadikan pembantu selama 3 hari, ya sudah lah toh aku tidak di sakiti dan di jual justru aku menikmatinya ).


ku lihat pak go mulai berpamitan ke pada ibu ku, dan tak lama di keluarlah ayah, tiba tiba ayah berlari ke arah pa go dan menundukan kepala. " halo pa go apa kabar , kenapa anda bisa ada di rumah saya" ucap ayah," aku hanya mengantar kan tamu tuan untuk pulang " pak go menjawab ayah dan melihat arah ku." oh terimakasih tuan go sudah menjaga dan membawa anak ku pulang dengan keadaan selamat, apa tuan yuan baik-baik saja".


terlihat wajah tak senang dalam raut muka pak go ke pada ayah, " dari pada menghawatirkan keadaan tuan ku yang jelas baik baik saja, lebih baik kau hawatirakan keadaan putri mu yang baru kembali setelah hilang di tengah hutan, baik lah saya permisi dulu banyak hal yang harus ku kerjakan ". ayah mulai gugup, " baik lah hati hati tuan go ucapkan salam terimakasih ku pada tuan yuan "

__ADS_1


pak go menundukan punggungnya sedikit memberi hormat pada ayah ku dan kini ku lihat mobil mewah itu perlahan menjauh.


__ADS_2