
di kantor yuan sedang bekerja dengan suasana hati yang bagus, tanpa menunda pekerjaan yuan menyelesaikan pekerjaannya dengan sangat rapih dan baik. melihat jam membuat yuan melihat layar posnselnya, melihat tidak ada pesan dan panggilan dari istri kecilnya membuatnya agak terganggu, mengingat-ingat kembali.
"ini masih jam makan siang harusnya saat ini dia sedang makan dan bermain dengan temannya itu."
merasa rindu dan ada seauatu yang mengganjal hatinya, yuan melakukan panggilan telpon pada xixi. lisa yang mendengar bunyi panggilan masuk dari dalam tas xixi bergegas mengambil panggilan itu, saat melihat nama pemanggil itu lisa me jadi panik dan air matanya terjatuh lagi, lisa sangat panik dan hawatir dengan xixi hingga lupa memberi kabar pada suami xixi, dengan nada dan tangisan tertahan lisa menjawab panggilan itu.
"halo."
yuan mendengar suara wanita lain dari panggilannya itu, tanpa me jawab yuan melihat layar ponselnya dan memastikan nomor dan nama yang ia tuju benar, memeriksa semuanya benar yuan menjawab panggilan itu dengan reaksi alisnya menyingit.
"halo ini siapa di mana istri ku."
"hiks hiks hiks xi xi xixi, wuaaaaaaaa."
lisa menangis histeris dan tidak bisa menjelaskan dengan benar situasi xixi saat ini, dokter yang melihat lisa sulit berbicara mengulurkan tangannya dan meminta hp xixi.
"biarkan aku yang berbicara."
lisa menganggut dan menyerahkan telponnya ke dokter sekolah yang menemani xixi dan lisa di dalam mobil ambulan. di balik telpon itu yuan menjadi cemas dan jengkel atas tangisan yang tidak jelas.
"halo halo ini siapa kenap kau menangis hali halo."
"ehemm halo."
__ADS_1
yuan terdiam saat mendengar suara lelaki dari balik panggilan itu. .
"ya halo ini siapa di mana istri ku kenapa bukan ia yang menjawab panggilan ku."
"istri....?"
dokter menutup sumber suara dengan telapak tangannya dan bertanya pada lisa, "apa wanita ini sudah menikah...? dan ini istrinya apa jangan-jangan wanita ini istri pemilik sekolah yang saat inu jadi perbincangan." lisa menganggukan kepalanya, dokter menjadi panik dan sedikit takut tapi bagaimanapun keadaan xixi harus di beritaukan pada suaminya.
"ehmm maaf tuan istri anda yang benama xixi sedang dalam perjalanan ke rumah sakit dengan ambulan."
mendengar xixi sedang di angkut ambulan dan di bawa ke rumah sakit membuat yuan panik ia langsung berdiri dan menghempaskan kursinya, lalu bertanya dengan panik dan hawatir.
"rumah...rumah sakit....? ada apa dengan istri ku kenpa ia di bawa, tidak tidak di mana xixi akan di rawat."
"mohon anda tenang saya dokter sekolahnya kami masih dalam perjalanan ingin menuju rumah sakit xxxxx saat ini istri anda tidak sadarkan diri dan saya menyarankan agar istri anda segera di tangani dan menjalani tes leb."
"PAK GOOOO."
mendengar panggilan yuan yang sangat kencang membuat beberapa bawahan di bawah pak go menggigil, dan pak go dengan hati-hati memasuki ruangan yuan.
"hubungi rumah sakit xxxx segera siapkan dokter terbaik cepatttt."
tanpa bertanya pak go segera melakukan panggilan khusus melalui koneksi dan nama besar tuannya.
__ADS_1
"bawa istri ku ke rumah sakit xxxx aku sudah menyiapkan dokter terbaik cepat."
"baik."
yuan memutuskan panggilannya dan segera berlari dengan panik ke lift menuju lantai dasar. dokter yang di minta secra khusus langsung memutar arah lain membawa xixi ke rumah sakit rujukan yuan. di depan rumah sakit tempat rujukan yuan. sebuah keranjang tidur pasien dan beberap dokter sudah menunggu kedatangn xixi sesui intruksi yuan. dokter sekolah xixi pun kembali ke sekolah setelah mengantrkan xixi ke rumah sakit dengan aman, segera xixi di bawa ke ruang ugd dan menjalani tes leb dan mendapatkan penanganan khusus dan tepat, lisa yang menunggu dengan panik segera menghubungi jihan dan memberi tau kedaan xixi saat ini.
yuan yang datang dengan panik dan pempilan brantakan berlari ke arah lisa.
"di mana...? dimana dia."
"masih di dalam."
tidak lama dokter yang menangani xixi keluar dan menejelaskan situasi xixi dari hasil tes darah dan pemeriksaan yang lain.
"istri ku istru ku kenapa dok."
yuan bertanya dengan panik begitu pula dengan lisa yang mendengarkan dengan panik dan hawatir.
"istri anda keracunan."
"apa kanapa bisa......? racun apa....?"
lisa yang mendengar xixi keracunan langsung mengeluarkan ekpresinkaget.
__ADS_1
"ra ra racun apa dok."
"racun arsenik, arsenik merupakan racun yang mematikan. Sulit terdeteksi lantaran tidak berbau, berwarna, dan tidak memiliki rasa ketika tertelan menjadikan racun arsenik sangat berbahaya. Jika racun tersebut masuk ke dalam tubuh, maka seseorang dapat mengalami keracunan."