istri kecil ku

istri kecil ku
gugup


__ADS_3

sesampainya di depan gedung biro catatan sipil, tubuh xixi gemetar hebat yang di sebabkan gugup dan rasa hawatir yang berlebihan, bukan berarti ia tidak ingin menikah atau lari dari situasi ini, ia hanya takut pada tatapan orang-orang padanya saat nanti di dalam gedung nanti. wajar bagi xixi untuk gugup dan takut ia masih sangat muda mental dan emosinya belum stabil, hingga ia sulit mengontrol emosi atau hanya sekedar mengatur ekpresi dalam kedaan yang di butuhkan.


yuan melihat kegugupan xixi, ia meraih tangan xixi memegangnya dan meyakinkan xixi, "takut....?" xixi menoleh saat mendengar suara dan merasakan sentuhan lembut pada telapak tangannya, saat kesadarannya kembali matanya langsung menatap mata yuan.


"takut.... tidak aku hanya gugup."


"apa yang membuat mu gugup.....?"


"pandangan orang-orang, kau tau berapa umur ku... ? orang lain akan melihat kita ahh tidak melihat ku seperti gadis yang menikah karna kecelakaan."


yuan menjawab xixi dengan senyuman ringan dan mengelus lembut punggung tangan xixi " ya kecelakaan mu saat kau tersesat di hutan, dan kecelakaan mu yang memancing singa ngamuk di rumah sakit kau ingat itu hehehe aku ingaat semua reaksi dan wajah konyol mu itu" jawaban yuan membuat suasana tegang menjadi sedikit merenggang. "apa yang lucu tidak lucuuuu.......!? aku seriusss."


"jika itu yang kau hawatirkan tunggu sebentar" yuan menurunkan kaca mobilnya memanggil pak go yang sedang menunggu intruski berikutnya dari tuannya, mendengar kaca mobil turun pak go langsung berubah arah dan menghadap yuan tanpa perlu di panggil. "ya tuan" ucap pak go saat melihat yuan menurunkan kacamobilnya. yuan menaik turunkan jarinya menandakan pak go harus mendekat kepadanya, pak go menundukan tubuhnya, yuan berbisik ke pak go lalu.

__ADS_1


"baik tuan tunggu sebentar" jawaban patuh terlontar dari pak go dan langsung saja pak go menunduk dan pergi melaksanakan apa yang yuan perintahkan, yuan kembali menutup kaca mobilnya dan beralih pandang ke arah xixi.


"apa yang mau kau lakukan...?" yuan hanya tersenyum dan menaikan kedua pundaknya. "kau sungguh dan sangat-sangat menyebalkan."


yuan mencubit pipi xixi "sabar lah bocah ,apa kau begitu tidak sabar menunggu malam" menaikan satu alisnya dengan senyuman mencibir, tiba-tiba ujung kaki hingga ubun-ubun xixi langsung memanas memompa aliran darah dan detak jantung, ingin rasanya xixi mengeluarkan kata-kata kasar yang biasa ia lontarkan, tapi bibirnya terasa berat dan terkunci rapat, ia hanya bisa meratapi rasa malu dan mencaci detak jantungnya yang tidak kauruan.


melihat xixi diam tertunduk membuat yuan agak kecewa, ia mengharapkan sedikit perlawanan lucu dari xixi, tidak lama suara ketukan kaca mobil terdengar, yuan menurunkan kaca mobil nya kembali "sudah tuan" pak go memberi laporan apa yang sudah di perintahkan sudah di  kerjakannya, "bagus." yuan menoleh ke arah xixi dan menarik tangannya membawanya turun dari mobil, xixi yang panik karena tiba-tiba ia di tarik keluar dari mobil tanpa pemberitahuan, membuat ia gugup dan malu, ia tertunduk menutupi wajahnya.


xixi menunduk menutupi wajahnya dan meyakinkan diri sendiri bahwa tidak ada yang melihatnya walau orang lain tidak mengenalnya, ia takut cemooh dan cibiran aneh terdengar, saat memasuki gedung buro catatan sipil langkahnya begitu nyaring bergema. xixi menghentakan kaki posisi wajahnya masih menuduk membuatnya berhenti secara paksa, xixi merasa aneh kenapa langkah kaki dari ketukan sepatu haknya sangat nyaring dan bergema, xixi memberanikan diri dan mengangkat wajahnya.


mulut xixi membuat rahangnya terjatuh seketika "haaaaaa kenapa.....?" xixi tau tapi ia memilih bertanya dengan bodohnya, "agar kau nyaman" yuan menjawab xixi seperlunya tanpa bertele-tela. "ja ja di ini semua ulah mu kau gila, demi sebuah bukun nikah kau membuat orang-orang tadi gagal menikah" xixi  kesal dan merasa tidak enek dengan pasangan-pasangan yang akan menikah itu`


"siapa yang bilang mereka gagal menikah.... jangan mengasumsikan sesuatu yang aneh pada ku."

__ADS_1


"ta ta pi.... !?"


"mereka pergi secara sukarela mungkin besok mereka baru menikah."


"yaaa aku akan percaya jika hanya satu atau dua pasangan yang gagal atau ragu untuk pergi menunda pernikahan mereka tapi ini.... yuuu ini semua orang....?"


"lalu... ?"


"bagai mana bisa....?"


"kau meragukan ku....?"


"oh astaga aku hampir lupa siapa orang gila di hadapan ku ini" (gumamnya sambil memutar bola matanya) mereka melanjutkan langkahnya dan sampailah di tempat pemotretan buku nikah, xixi awalnya gugup tapi kini yang terlihat lebih gugup justru juru foto dan pelayan yang melayani kami untuk menandatangani surat nikah. xixi paham apa yang membuat mereka gugup, orang normal pasti berpikir yang di hadapannya ini seorang yakuza atau gengster yang membuat semua orang di dalam gedung kabur.

__ADS_1


melihat pak go dan beberapa pengawal yang mengawal kami. aku hanya tertawa meratapi kegugupan mereka dan aku bersorak bahagia berkat mereka kegugupan ku hilang setelah sesi foto aku dan yuan menandatangani buku nikah kami dan pak go menjadi saksi pernikahan kami di kator catatan sipil. dan kini kami resmi menyandang setatus suami dan istri.


__ADS_2