istri kecil ku

istri kecil ku
tidak suka


__ADS_3

yuan


sial bocah itu kabur dari ku saat melihat ku, baik lah bocah mau main-main dengan ku.....? langkah kaki ku menuju ruang kepala sekolah dan memintanya untuk mengaktifkan panggilan di bell sekolahnya. beberapa kali ku panggil ia tapi tidak ada tanda-tanda ia akan datang, ohooo nyali bocah itu besar juga ya, hmmmm baik semakin menarik.


segera ku bergegas memanggil pengawal ku dan menjaga sekekiling sekolah agar bocah itu tidak bisa kabur, dan lalu segera ku membuat pengumuman hadiah hasilnya luar biasa ia lari dan tepat sepeti dugaan ku, ia lari ke gerbang dengan niat kabur dari ku. hehehe ia menatap pengawal ku dan berbalik melihat kerumunan orang-orang gila hadiah itu, ia menutup mata dengan pasrah.


yah jelas ku tugas kan langsung pengawal agar menjaganya dari kerumunan bocah-bocah itu yang sangat ingin menangkap maianan ku. bisikan-bisikan ku abaikan dari ocehan-bocah seperti mereka, saat ku sampai di hadapannya ia marah ketika ku menggodanya, niat menggoda justru itu berubah karena membuat ku jengkel dengan memanggil ku om di depan banyak orang.


dengan cepat aku menutup mulutnya dengan kecupan ringan yang membuat ia mematung dan menjawab deagan gagap, ohoo jadi ini ciuman pertamanya...? hahaha bagus-bagus, calon istri dari oh yuan itu harus seperti ini, belum di sentuh oleh pria lain. alih-alih membuatnya diam justru membuat ku senang dan semakin ingin menggodanya, ku bisikan ke telinganya jika itu bukan ciuman dan aku akan mengajarkan cara orang dewasa berciuman.


melihat ekpresi nya saat itu sungguh menarik "imut" kata-kata itu sangat cocok untuk nya saat ini. segera ku menariknya dengan keadaan ia masih shok dan mematung, melihat nya rasanya gemas,  tanpa basa-basi ku membawanya ke mall dan membelikanya baju yang cocok untuk menyandang kata nyonya oh. alih-alih ingin membuatnya terlihat lebih feminim dan sedikit dewasa, justru penampilanya membuat darah ku medidih karna marah.


shitttt kenapa ia secantik ini.......? bocah itu menyembunyikan kecantikan dalam wajah polos dan penampilannya, sialllll bocah itu. aku tidak mau menunjukan bunga yang ku sembunyikan ini tercium oleh lebah di sekitar nya.

__ADS_1


aku akan menyembunyikan bunga yang ku dapat dan menyimpannya untuk diri ku sendiri, ia hanya boleh tercium dan terlihat jika ada aku di samping nya.


terdengar kasar dan dengan wajah kecewanya ku bilang ia tak cocok, tapi aku akan membeli baju acc dan akan mengikat kontrak dengan tatarias itu. whattt adik.....dengan tatapan menjijikan pelayan itu menyebut xixi adik ku....? terkesan membuat ku tidak cocok dengannya, mood ku langsung rusak dan marah kepada pelayan itu.


melihat jam tangan, pasti ia sudah lapar niatnya aku akan membawanya ke hotel ku, di sana ada restoran yang ku kelola di hotel ku tapi aku tak ingin mebuatnya kelaparan. menuju lestoran dan memesan makan kesukaanya, seprtinya ia kaget dengan apa yang ku pesan, ia membahas soal baju itu tapi aku jawab dengan ambigu, membuatnya bertanya-tanya tapi ia enggan menanyakan lebih detail.


aku ingat ketika ia masak di villa ku di tengah hutan, masakannya cukup masuk dalam selera ku. hmmm baiklah cara ini seperti nya ampuh untuk membuatnya tetap dalam pandangan ku. "bocah besok datang ke kantor ku saat makan siang, masakan aku makanan dan antar ke kantor ku." ia membalas dengan penolakan yang jelas "appaaaaaaaaaa TIDAKKKKKK"


"ohoo kamu mau menolak....? aku yang kesekolah mu membuat kehebohan tiap makan siang atau kamu yang ke kantor ku mambawa bekal dan makan dengan nyaman ....?" aku membuat dua plihan untuknya "tidak ada kah pilihan lain, sekolah ku bagai mana.....?" yuan segera membuat keputusan yang tidak masuk akal buat xixi,


"whatttttt hanya aku...?" lalu yuan menganggukan kepalanyanya "yap hanya kamu" terlihat expresi keberatan dari raut wajah xixi "tapi kenapa....?" yuan jengkel dengan xixi yang terlalu banyak bertanya "jangan banyak bertanya jalankan saja atau kau mau kejadian hari ini terulang di sekolah mu....?" xixi diam dan langsung tidak bisa menolak atau hanya sekedar membantah "hmmm baik lah."


 

__ADS_1


 


xixi


esok nya. aku melangkah ke dapur dan memasak bahan makanan yang ada di kulkas, ibu mendekati ku dan beranya pada ku "sayang kamu masak untuk siapa....? kitakan sudah pada makan" xixi melirik ibu dan menarik napas panjang untuk menjawab ibu, "aku masak untuk bekal si om yuan di kantor" ibu kaget dengan apa yang xixi jelaskan dan bertanya dengan gugup "appp.....(diam kaget dan tak berani bertanya lagi.)"


ayah turun dari tangga dan mendengar pembicaraan ku dengan ibu "bagus janga lupa sampaikan salam ayah padanya "xixi memasang ekpresi datar, h"mmm baik yah" mendekati jam makan siang aku bergegas menuju kantornya, lalu dengan semangatnya ayah menyuruh supirnya mengantar ku ke kantor om itu. sesampai nya di lobi aku mendekati resepsionis dan bertanya.


"permisi apa tuan yuan ada di kantor nya lantai berapa ya....?" resepsionis itu memandang xixi dengan tatapan curiga, "maaf dik kamu siapanya tuan ya.....!? maaf jika adik tidak punya janji maka tidak bisa sembarangan bertemu tuan" xixi membenci membuang waktunya "tapi aku di suruh nya langusung mengantar makanan ini" ( mengangkat bekal dan menunjukannya ke resepsionis )


( cihhh gadis ini, sudah banyak modus seperti ini yang terjadi, bisa-bisa nya ia berbohong dan mempermainkan ku) " maaf kamu siapa nya ya......?" wahhhh kesempatan untuk balas dendam ke om sinting itu, mata di balas mata hahahah aku akan mengaku jika aku anak nya fufufuf maka akan heboh satu lobi dan akan menjadi berita besar jadi gosip ku akan lenyap hahhaahha.


dengan lantang dan bangga ku menjawab nya "AKU ANAKNYA."

__ADS_1


"APAAAAAA ANAKKKKK (SUARA ORANG ORANG YANG KAGET BERGEMA."


__ADS_2