istri kecil ku

istri kecil ku
kebisingan


__ADS_3

mendengar suara air di kamar mandi membuat xixi mengalami sedikit rasa panik. perlahan xixi bangun tapi saat kakinya mulai menginjak dan melangkah membuat xixi jatuh lemas sehingga tanpa sadar xixi menarik kabel telpon yang ada di meja. jatuhnya xixi membuat suara kebisingan yang cukup terdengar hingga kamar mandi, membuat yuan kaget dan panik dengan suara yang di timbulkan oleh xixi.


yuan bergegas keluar dari kamar mandi  dengan rambut yang masih basah dan tampilan fulgarnya, tanpa menyadari kedaannya yang sangat berbahaya untuk jantung xixi, yuan berlari menghampiri xixi yang sedang jatuh lemas di lantai. xixi melihat yuan yang berlari menghampirinya lalu ia panik dan berteriak, "BERHENTIIIIIII DI SANAAAA" yuan pun kaget dan berhenti tepat sebelum ia mendekati zona yang paling berbahaya untuk xixi.


"ada apa.........? kenapa aku hanya ingin membantu mu......?" yaun berdecak kesal dengan reaksi yang di keluarkan xixi, di saat ia hawatir xixi justru menghawatirkan penampilan tubuhnya, "justru kau yang semakin membuat ku sakit, pakai handuk mu dan keringkan rambut mu." xixi menolak bantuan yuan dengan tegas, "ada apa dengan mu....? biarkan aku membantu mu lebih dulu, kau masih lemas dan sakit jangan melangkah dari atas kasur atau ku buat kau berhari-hari tidak bisa bangun dari kasur."

__ADS_1


wajah xixi memerah padam, ancaman yuan lebih menakutkan dari pada melihat tubuh bugil suaminya ini. yuan mulai melangkah lagi mendekati xixi, dengan lembut dan perlahan yuan mengangat xixi ke atas kasur dan meletakannya. xixi menutup matanya rapat-rapat agar tidak melihat sesuatu yang bisa membuatnya mimisan, tapi kini menutup mata pun percuma sentuhan yuan membuat xixi merasakan sentuhan kulit dari setiap otot pada tubuh yuan memuatnya sejenak berfikir kotor.


di satu sisi yuan sangat kesal dan membenci dirinya sendiri, ia sadar yang membuat xixi jadi seperti ini itu karna ia tidak bisa mengontrol dirinya semalam. "harusnya aku mengotrol diri, aku juga sangat tau jika itu adalah pengalaman pertamanya, karena begitu senangnya aku lupa untuk menahan sedikit hasrat ku sehingga membuatnya seperti ini." yuan menurunkan xixi.


"ti ti tidakkkkk."

__ADS_1


xixi mengelak dengan sekuat dan semampunya. yuan melihat kebohongan dari cara xixi menjawabnya dengan ragu, jawaban ragu-ragu xixi membuat yuan jengkel dan menimbulkan sedikit rasa kesal untuk yuan. "berani berbohong lebih dari ini kau tidak akan tau hukuman apa yang akan kau terima dan aku tidak akan menjamin aku akan menahan diri untuk itu, silahkan coba dan buktikan sendiri jika kau mau."


yuan mengurungkan niatnya untuk membuat xixi beristirahat yuan takut xixi akan membuat hal konyol lebih dari ini, yuan kembali mengangkat xixi. "kyaaaaaaa turunkan aku mau di bawa kemana aku" yuan tersenyum dan berbisik dengan lembut ke telinga xixi. "mari kita mandi bersama......!" xixi membulatkan matanya dan meronta  "apaaaaa tidakkkkk tidakkk turunkan  aku, aku ingin mandi sendiri."


"gara-gara kau mandi ku tertunda dan daripada membuang waktu dan kau akan mencoba kabur lagi sepertinya mandi bersama tidak buruk." xixi meronta-ronta dengan segala kekuatan dan tenaga yang ia punya tapi yuan sama sekali tidak bergeming justru yuan tertawa terbahak bahak dengan ekpresi puas di raut wajahnya. "tidak tidak tidakkkkkkkkkkk" blammm pitu kamar mandi tertutup.

__ADS_1


__ADS_2