
yuan
ketika proses upload selesai aku mengecek kembali foto yang ku posting, dengan hastag. ciuman manis dari suami ๐๐. yap setelah semua selesai tanpa sepengetahuannya, aku segera keluar dari akun sosmednya dan bergegas masuk akun ku, sebelum tenggelam segera ku temukan akun sosmed bocah itu, dalam foto yang aku uplod sediri aku membalas nya.
"ya ampun istri kecil ku ini selalu saja membuat ku kagum , ๐๐" tidak butuh waktu lama media dan akun wanita tidak jelas mengikuti jejak ku dengan heboh, postingan itu penuh dengan komenan dan tanda tanya. hp ku bergetar ratusan hingga ribuan kali menandakan pemberitahuan balasan-balasan dalam foto yang cukup heboh itu, "hmmm seperti nya foto prewed tidak perlu lagi jika sangat mudah seperti ini."
oh tidak foto harus tetep jadi, bagai manapun aku ingin mempunyai foto pernikahan dengan bocah itu terlepas dari di ketahui publik atau tidak. aku hanya tersenyum kecil sendiri, melirik ke bocah itu yang sedang memegang kedua pipinya degan telapak tangannya. "imut" astaga ingin sekali ku menyerang nya lagi, fufufu. sepertinya ia masih belum sadar dengan notice-notice hpnya, baguslah lebih baik ia mengetahuinya setelah sesi foto nanti.
sebelum ia panik dan menghancurkan jadwal yang sudah rapih ku buat, segera ku meminta hpnya.
"hei bocah yang mengaku dewasa, kau malu......?" ( senyum meledek dengan menaikan satu alis.) xixi yang sedang tersipu malu, mendengar celotehan ga bermutu yuan, rasa malunya buyar menjadi rasa kesal dan jengkel "ak ak aku tidak malu, berhentilah mengharapkannya huh."
"ohooo jadi bocah kecil ku ini sudah dewasa.....? mau sekali lagi.....?" yuan mengancam, xixi panik "a....aa....aaa...apaaa tidakkkk tentu tidak, aku menolak bukan berarti aku belum dewasa tapi aku menolak, karna kau terlalu TUA untuk ku." dengan tetap mengeluarkan kata-kata yang menjengkelkan.
"hei bocah sekali lagi kau bicara seperti itu maka akan ku lempar kau ke kandang singa sesungguhnya, dengar aku pria dewasa yang mapan dan kau wanita remaja yang sudah bisa menikah, jika kau sebut aku tua maka aku akan menikahkan mu dengan penjaga kebun rumah ini, sepetinnya ayah mu tidak akan menolak permintaan ku."
"apaaaa, tidak tidak jangan lakukan itu, kau sangat kejan om." xixi panik , "kau sendiri yang memulai, menilai ku seperti seorang pedofil, jika aku seorang pedofil aku tidak akan memilih mu tapi aku akan mencilik anak yang baru lulus sekolah dasar, cihh padahal kau sudah memasuki usia menikah kau sebut diri mu dewasa tapi kau sendiri yang menilai aku."
__ADS_1
"iya iya aku salah hentikan memojokan ku" yuan menarik napas dan membuang nya, kali ini ia mengalah, "baik lah, mana hp mu" wajah xixi penuh dengan tanda tanya, "hp....? untuk apa" tanpa menjelaskan artuan sesunggunya, "berikan saja pada ku jangan banyak bertanya, aku tidak mau jadwal kita terganggu denga hp mu"
xixi mengeluh "padahal aku bukan orang penting siapa yang akan menelfon atau mencari ku, nihhhh ambil."
xixi menyerahkan hp nya yang di letakan yuan tadi "bagus anak baik" (mengambil dan mengelus negelus rambut xixi) yuan berhasil mengambil hp xixi walau ada beberapa yang di luar perkiraannya, percakapan tadi membuat hatinya sedikit gusar dan terluka. aku merasa seperti binatang di mata bocah itu, aku hanya ingin menikah dengan orang yang membuat ku merasa hidup apa salah.....?
perbedaan usia kami memang 18 tahun tapi aku menikahinya di usianya yang sudah bisa menikah.....? apakah itu salah ...? sehingga di matanya aku seperti pedofil.....? cihh menjijikan mendengar kata kata itu, aku tidak kekurangan wanita, puluhan bahkan ratusan wanita dewasa menempel pada ku tapi tidak ada sama sekali yang membuat ku nyaman, dan bisa membuat ku menjadi diri sendiri.
di saat aku berada pada titik kejenuhan hidup, bocah itu datang dengan tidak terduga, gadis yang tersesat di hutan. hidup ku ini sungguh tak berarti, setiap orang yang mendekat pada ku selalu menjilat dan mengagung-agungkan ku, semua karna uang. dan setiap wanita yang dekat dan tidur dengan ku selalu mencari celah mencuri-curi perhatian ku, bahkan ada yang sampai berbohong kalau dia hamil hanya untuk hidup mewah denga ku, cihhh menjijikn dan mengelikan.
beda dengan mu bocah, setiap aku bertindak kasar kau selalu membalas ku tanpa memandang wajah dan satatus sosial ku, di saat ku jenuh kau hadir dengan tingkah konyol dan menggemas kan mu, sikap mu membuat ku keluar dari jalur hidup yang selama ini aku jalani, menyedihkan bukan....? seorang pria dewasa jatuh cinta pada gadis remaja yang masih polos, segala hal ku lakukan demi mendapat perhatiannya, kehawatiran ku meningkat setelah ku suruh pak go menyelidiki bocah itu.
xixi
gila om sialan ini gila selalu saja memaksa ku, kapan aku bisa lepas dari nya.
"hei om kenapa tiba tiba kau diam"
__ADS_1
"hmmmm"
"kita mau kemana....?"
yuan menjawab malas "hmm tempat pemotretan"
"haaaa untuk apa...?"
"foto praweding kita"
"aaapaaaa jadi.....? aku tidak mau turunkan aku" xixi menolakย dan mulai memberontak.
"silahkan kau turun dan loncat sesuka mu."
"baik lah" (membalik badan dan membuka pintu mobil) siap-siap meloncat..
yuan kaget dan melotot, sesaat jatungnya terheti, sial bukan ini yang mau ku lihat dari responnya. yuan menarik xixi dan menutup pintu mobil yang sedang berjalan, dengan darah masih mendirih dan emosi yang tidak terkendali
__ADS_1
"APA KAU GILAAAAAA JIKA TERJADI SESUATU PADA MU AKU BISA MATI MENYUSUL MU."