istri kecil ku

istri kecil ku
lagi...?


__ADS_3

"baiklah aku ingin pulang aku ingin ketemu ayah ku, aku akan meminta ayah mencari anak rekan bisnisnya untuk di jodohkan dan bertunangan dengan ku, dengan begini berita aku dan om akan hilang, bagus kan om."


seketika itu juga yuan kaget dengan ucapan xixi "WHAT.........?"


xixi


bagus-bagus wajah om sudah panik yesssss, seperti nya ide ku ini sangat bagus dan akan berjalan lancar. hahahahaha aku akan minta ayah menjodoh kan ku tapi bukan berarti aku setuju akan menikah, menikah saja bisa cerai apa lagi cuma tunangan, sekarang yang penting aku harus hapus semua gosip itu dan membuat si om jauh dari hidup ku.


yuan


"WHATTTTT........?" apa yang bocah ini pikirkan, ada berlian di depan mata, justru ia mencari sebuah perak.....?, aku heran apa yang ada di isi kepala bocah itu, semua ucapan dan idenya membuat ku gila dan berkali kali mebuat ku tersentak, mau main-main dengan ku bocah.....? hmmmmmm baik lah.


"berkemaslah, aku akan mengantar mu pulang." xixi mendengar kata pulang seketika meyakinkan pendengarannya lagi, "pulang ...? ke rumah ku kan...?"


agak jengkel dengan semangat xixi yuan tetap menjawab dengan raut wajah tidak suka "yaa, sudah cepat rapihkan barang barang mu." xixi menunjukan senyum lebarnya ke yuan, "yesss akhir nya hari ini datang juga" (batin xixi bersorak bahagia.) ku lihat wajah bahagia dan bodoh nya, bahagialah sepuas mu sekarang bocah, "heheheheh" ucap ku dengan licik dalam hati.

__ADS_1


xixi


ya ampun ya ampun ada apa ini, singa sejenis macan ini tiba-tiba jadi jinak, tidak ada yang ia rencanakan kan......? semoga saja tidak. segera ku berkemas sesuai dengan perintah nya, aku sungguh rindu rumah, rindu ibu rindu kaka dan, rindu lisa, kalau ayah nanti juga ketemu. "om aku dah siap mari kita pulang."


"baiklah, letakan koper itu di sana" menunjuk di pojok ruangan, "kenapa.....? bukanya kita akan pulang kata om tadi....?" yuan menjawab dengan santai tanpa gelagat mencurigakan "iya kita akan pulang, letakan saja koper mu di sana, anak buah ku nanti akan ke sini mebawa benda berat itu."


"ini tidak berat, biar aku saja yang memabwa nya" xixi meyakinkan yuan agar ia membawa  sendiri kopernya, "kau tidak akan bisa membawa nya" mendengar yuan meremehkan nya membuat xixi jengkel " bisa" xixi menjawab dengan cepat dan ada nada sedikit kesal "tidak" yuan tetap bersikeras meminnta xixi agar tidak membawa kopernya sendri, "bisaaaaa ih om bisaa."


xixi tetap pada pendirian nya. "tidak karna aku akan mengendong mu dan kau tak akan bisa membawa koper itu" yuan menarik dan mengangkat xixi seprti putri dalam dongeng, "om turunnn kan aku turunnnn, aku baik-baik saja, yang terluka kepala ku bukan kaki ku, dan lihat aku sudah sembuh." dengan tegas yuan menolak penjelasan xixi


gila gila ini tidak boleh terulang kembali, ini bukan menghilangkan gosip tapi malah menambah gosip semakin panas, apa yang ada di otak si om ini, bagai manapun aku harus lepas dari gosip itu. "ommmm pliss turunkan aku"


om sinting ini tidak menjawab, ohhhh tidak kami berjalan mendekati pintu kamar perawatan ku, ia membuka pintu itu dan saaaaaaattt, semua mata tertuju pada kami, aku menutup wajah ku dengan kedua tangan ku.


"om turun kan aku"  kata ku dengan suara kecil, tapi si om sialan ini tak menggubrisnya, ia justru berjalan dengan sangat santai dan percaya diri. ini bukan menghilangkan tapi malah semakin memanas. aku mendengar orang-orang yang melihat dan menatap kami seperti pengantin baru, sebut saja kami terlihat seperti......? pasangan romantis romeo and juliet saat ini, bagai mana tidak kejadian kemarin sudah sukses membuat rumah sakit heboh.

__ADS_1


dan ketika pagi gosip ini sudah mencapai level negara, aku tau si om sialan ini sangat kaya tapi aku tidak tau jika dia sangat terkenal, pantas ayah tunduk kepadanya. sepertinya aku telah berurusan dengan orang yang salah, sial gu xixi nasib mu sungguh malang.


"hei lihat mereka yang di berita itu, kyaaaa sungguh romantis aku juga mau."


"mimpin kau"


*"andai aku masih muda dan seperti gadis itu.*"


*"jika kau gadis kembali pun pria itu belum tentu mau dengan mu.*"


"heiii bisakah kau tidak mengganggu hayalan ku, aku iri dengan pasangan itu".


aku mendengar nya tante tante genit 😡, akhh masa bodoh pokonya pulang, sepanjang lorong orang-orang terus menbicarakan dan memperhatikan kami, kenapa si om ini jalan pelan sekali si. tiba-tiba si om melirik dan mangancam ku "angkat tangan mu bocah dari wajah mu, aku seperti sedang menculik seorang bocah."


"memang iya kan , jadi turun kan aku" xixi menjawab dengan cepat "lingkarkan tangan mu sekarang, kau lihat kamera kamera itu (melirik orang-orang yang sedang memotret mereka) sepertinya aku harus membuat ini semakin panas" yuan menyeringai dengan senyuman penuh arti, "apa maksud mu.....?" xixi sedikit panik dan takut dengan senyuman itu.

__ADS_1


"apan kau sering menonton drama, apa kau tau seperti apa ciuman panas...?" kyaaaaaaa tidakkk segara ku melingkar kan tangan ku di lehernya, aku malu. aku mau beresembunyi dan memalingkan wajah ku, tanpa sadar dengan reflek aku menaruh wajah ku lehernya, saking malunya pegangan ku di lehernya semakin erat, aku terlihat seperti memeluk nya.


__ADS_2