
ayah berjalan melawati ku tanpa bertanya keadaan ku, keadaan anak nya yang telah hilang 4 hari......?. jelas sekali terlihat ayah tak peduli pada ku, karna bagi ayah yang terpenting adalah kaka .....baginya anak lelaki adalah pioritas no 1, bagi ayah anak lelaki adalah tambang emas karna hanya anak lelaki yang hanya bisa mewariskan harta dan marga nya.
tak seperti perempuan yang hanya di jadikan tabungan saham lawan bisnisnya dan mahluk yang hanya menghamburkan uang. kini rasa penasaran ku pun hilang setelah ibu menjelaskan sikap ayah barusan, ternyata om itu adalah pendor dan pemilik saham 40% di perusahaan ayah dan pak go adalah orang kepercayaan om itu yang jelas semua orang dan pebisnis tau akan tuan go.
" oh pantas saja ketika aku keluar dari lift dan berada di perusahaan besar itu semua mata tertuju pada ku (mendelikan mata sedikt ke atas dn ke samping, sambil menarik napas seakan tak percaya aku baru saja berurusan dengan singa jantan yang di takuti semua pebisnis) tapi menurut ku om itu cukup baik ko"
"om....? om siapa sayang" ibu bertanya pada ku "om yuan ibu dia yang menolong ku " akupun menjawab dengan santai. " astaga sayang kenapa kau berani memanggilnya om ( sambil memutar mutar tubuh ku) apa kah kau baik baik saja ....?" xixi tergunjang dan menjawab pertanyaan ibu nya dalam keadaan sedikit kaget, " aku baik baik saja bu om menjaga ku dengan baik di sana ".
__ADS_1
ibu kaget dan mebulatkan mata nya ke arah ku seakan tak percaya dengan ucappan ku ( apakah om itu begitu menakutkan...... ? , batinku sehingga orang-orang tak percaya dengan apa yang telah terjadi pada ku) ayah ku yang mendengar nya pun seakan tak percaya akan cerita ku, dengan nada ketusnya." jangan mengada ngada kau membuat cerita seolah kau adalah orang sepesial nya, jangan buat ayah malu dengan cerita konyol mu yang bisa membuat malu ayah di mata tuan yuan dengan imajinasi mu itu ".
ayah pergi meninggal kan ku dengan ibu di ruang tamu, hati ku sakit dan sesak mendengar ayah mengakatan kata-kata yang menusuk hati dan jantung dengan nada datar nya, bagi ayah keadaan ku sama sekali tak penting, yang terpenting baginnya adalah kaka dan bisnis nya. ibu ku hanya pasrah dan sedih melihat anak perempuannya di perlakukan seperti itu tapi ibu hanya diam takut akan ayah, tapi tidak ku sesali sikap ayah karna bagi ku cukup ada ibu dan kaka sudah cukup membuat ku merasa hidup di rumah ini.
brakkkk, suara bantingan pintu terdengar, ternyata ( gu jihan) kaka sudah pulang, melihat ku ada di dalam rumah kaka berlari menghampiri ku." xixi ku sayang adik ku sayang ( teriak nya ) ". pletakkkkk bunyi jitakan kepala yang di layang kan kaka ku kekepala ku." kaka bodoh sakit tau" sambil memeluk ku." kau yang bodoh anak nakal dari mana saja kamu apa kau tak tau betapa hawatirnya aku ibu dan ayah kepada mu ... kemana saja kamu kenapa kau baru pulang setelah di nyatakan hilang"
kaka menjelaskan, " iya setelah seharian kau di nyatakan hilang tim sar teman-teman dan guru mu terus mencari mu 2 hari dalam hutan tapi tak menemukan sidikit pun jejak mu, tanpa jejak 2 malam di hutan kami pikir kau sudah tiada di terkam hewan atau jatuh ke jurang hari ke 3 pencarian mu di hentikan dan kamu di nyatakan hilang di hutan tanpa jejak "
__ADS_1
" tak bisa kah kalian lebih ke dalam hutan lagi saat itu padahal aku berada di dalam kediaman om yuan saat itu ". kaka pun ikut kaget mendengar kata-kata ku, lalu ibu menjelaskan semua nya, sama dengan ibu kaka kaget dengan apa yang terjadi, kaka lega aku kembali dengan keadaan baik baik saja setelah ia tau kalau yang menolong ku itu singa jantan yang terkenal di dunia bisnis.
" ya sudah kau masuk kekamar sana ,aku akan menelpon pihak sekolah mu dan memberi tau sahabat mu kalau kau sudah pulang dengan selamat " xixi lmelompat dengan bahagia menjawab kakanya, " siaaap boss ( memberi hormat dan berlari ke kamar yang sudah kurindukan ) mana hp ku ya ....oh ya hp ku di tertinggal di perkemahan mungkin sekarang ada di tangan lisa"`
melempar badan ke kasur sambil berguling guling merindukan kamar dan kasur mungilnya.
" ahhhh nyaman nya "
__ADS_1