
catatan
gambar hanya ilustrasi dari komik jepang yang ku baca, cerita dan alur 100% berbeda hanya ku ambil gambar sebagai contoh agar bs menerka alur dan lebih terlihat nyata 😘😘
pufttt
pertanyaan xixi ke pada yuan membuat para pembantu dan pelayan menahan tawa, mereka kaget dengan pertanyaan nyonya kecilnya yang sangat polos. stuad yang berada tidak jauh dari tuannya hanya bisa menunjukan senyum dingin seolah tidak terjadi dan mendengar apa-apa. tapi dalam pikiran nya terus berputar putar.
"bagian mananya dari anak itu yang cocok jadi nyonya tuan ......? sangat jelas nona xixi tidak tergila-gila dengan tuan, dan aku pun tidak mungkin berfikir jika nona xixi menjebak tuan dengan kehamilan, jangankan kehamilan, percakapan mereka tadi pun menunjukan nona masih perawan dan tuan sangat menjaga nona xixi hingga perlakuannya sangat berbeda. aku pun sempat terkejut saat tuan memberi perintah agar barang-barang nona xixi di tata di kamarnya, selama ini belum ada perempuan yang sangat di istimewakan tuan."
stuad menahan rasa penasaran dan ingin taunya, layaknya pelayan profesional tuad beregegas menyuruh salah satu pelayan membersihkan kopi yang di muntahkan tuannya.
yuan
mendengar pertanyaannya membuat ku kaget, dia tersenyum melihat reaksi kaget ku, sebenarnya pertanyaanya itu......? hmmm melihat expresi nya sepertinya bocah ini sedang mempermainkan ku, baik mari kita bermain rumah rumahan bocah.
__ADS_1
yuan tersenyum, meletakan koran dan cangkir di meja makan, menaikan satu siku ke meja dan memegang dagu nya sambil tersenyum "hmmm baik lah, aku menahan diri selamam sayang, ku pikir kau kelelahan karna ku lihat kau tidur sangat pulas, mana mungkin aku membangunkan mu.....! aku hawatir kau kelelahan karna hari ini kita akan membuat foto pernikahan" (memasang senyum menantang dan menggoda.)
xixi panik "APAAAAAAAAAAAA foto......? foto apa kata mu tadi om, pernikahan ......? secepat itu kah.....?" yuan tersenyum atas reaksi xixi, "oh sayang bukannya aku sudah bilang 9 hari lagi loh" xixi panik dan gugup "ta ta tapi....? kenapa mendadak" yuan memicingkan matanya dan tersenyum ke arah xixi, "kau ingat gosip kita.....?" tentu saja xixi ingat dan menjawab "ya.....apa hubungan nya...?"
"ingat di publik kau itu sudah di nyatakan sebagai istri ku, jadi ku pikir akan lebih baik jika foto pernikahan kita tersebar sebelum menikah" xixi merasa depresi kaget tiada tara, semua yang di lakukan yuan semua mendadak, dan selalu sesuai alur yang di rencanakannya. drttt drrttt, tidak lama hp yuan bergetar, panggilan masuk dari tuan go yang memberi tau segala persiapannya sudah selesai.
yuan menghentikan permainan nya."stuad siap kan mobil" stad menunduk dan menjawab
"baik tuan, apa kah anda ingin membawa sendiri atau dengan sopir....?" yuan menjawab dengan singkat
"sopir" stuad menganggukan kepalanya dan memohon undur diri untuk menjalankan printah tuannya,
yuan sengaja tidak membawa mobil, ia tau xixi tidak akan semudah itu patuh padanya, ia ingin xixi berada pada jangkauannya dan dari pandangan maupun dari jangkauan lengan nya. xixi ceberut dengan jawaban yang tidak enak di dengar nya tadi. "aku harus kabur, aku tidak mau menikah di usia muda apa lagi sama si om om ini, tampan si tapiiiii." (nembayangkan hamil muda di saat teman-temannya bahagia dengan cinta dan masa remaja)
akhhh tidak tidakkkk hus hus (xixi membuyarkan pikiran nya) gilaaa aku tidak mauuuuu, tapi jika menolak ayah....ibu ....kaka, sama aja aku mendorong keluarga ku ke tepi jurang yang gelap, tidakkkkk, pilihan yang sulit.
yuan memanggil manggil xixi. "bocah.... bocah (melambaikan telapak tangan di hadapan xixi tapi tidak ada respon, xixi tetap dalam lamunannya) xii xii gu xixi......?"
__ADS_1
xixi tidak menjawab, yuan semakin jengkel baru kali ini ada orang yang berani mengacuhkannya, yuan pun bangun dari kursi nya, mendekati xixi yang sedang melamun, mendekatkan diri nya menunduk meniup dan membisikan.
"fyuhhhhh, nyonya oh" xixi mengeluarkan suara melengking "kyaaaaaa om mesum sialannnnn." jawaban xixi yang sepontan, membuat rumah bergema dan seluruh mata tertuju pada nya.
para pelayan takjub dengan keberanian nona kecil yang akan menjadi nyonya rumah, dengan tubuh mungil nya ia berani mengumpat tuan dengan kata-kata yang belum pernah di lontarkan sipapun untuk tuannya.
"berisikkk bocah, telinga ku sakit" yuan mengeluh "kau duluan om, jangan berbuat mesum dan melakukan hal itu lagi pada ku... ?"
"mesum .... mana yang mesum, memang aku melakukan apa.....?" xixi mmejawab dengan ambigu "itu yang tadi....! pokonya jangan" yuan heran, "jangan ..... ohooi seperti nya aku harus menegas kan sesuatu pada mu lagi" xixi langsung bertanya dengan ucapan laginya, " lagi....?"
dengan spontan yuan menarik xixi dan mencium nya. tanpa ragu tanpa malu tanpa memperdulikan para pelayan, yuan menciun xixi dengan lembut. (kyaaa) suara teriakan kecil dari pelayan tedengar, stuad yang merespon langsung melancarkan tatapan dingin dan mengancamnya pada semua pelayan yang menganggu dan bertindak di luar etika pelayan.
saat itu stuad hendak memberi tau tuannya bahwa mobil sudah siap. tapi saat itu stuad melihat tuannya sedang berciuman, stuad diam dan menunggu seolah tidak melihatnya . para pelayan yang melihat hanya tertunduk dan takut dengan tatapan stuad yang sangat menjaga martabat tuannya.
__ADS_1
yaun tersenyum puas dengan tatapan sedikit mengancam. "apa pun yang kau lakukan dan kau katakan, ingat dari ujung rambut sampai kaki mu itu milik ku bocah."