istri kecil ku

istri kecil ku
ancaman


__ADS_3

"ehem ehem, gu xixi istri kecil ku kemarilah sayang, aku menunggu mu di ruang kepala sekolah mari kita makan siang bersama" seketika ku kaget dan bersumpah serapah padanya, "sinting sinting sintingggg om itu bukan hanya sinting tapi juga gila." ku coba mengabaikan suara di sounds speaker sekolah itu, tapi tatapan orang-orang sudah mengarah pada subjek yang tak bersalah, rasanya seperti di tatap sebagai kriminal.


oiii yang kriminal itu si om sialan itu bukan akuu, cihhhh melihat ke arah lisa. tatapan lisa penuh tanda tanya tapi tak berani bertanya "heiii lisa kau teman kukan, hentikan tatapan penuh kecurigaan mu itu" lisa memandang ku penuh dengan keraguan "aku sungguh tidak mengka xi pada mu, tapi selamat yah, sana pergi samperin suami mu."


"lisaaaaaaaaaaaaa" oh tuhan berilah pencerahan pada mahluk ini "oh ya ampun lismasa kau percaya.....?" bertanya kembali ke lisa,"ya ya ya tidak tau apa maslahnya hingga kau merahasiakan hubungan mu, sebagai sahabat aku cuma bisa mendukung mu saja, semangat ya xi, gambate" lisa menyemangati dengan kepalan tangannnya, "aakkkhhh terserah kau" aku pasrah dengan pikiran lisa pada ku.


selama perdebatan itu suara om sinting itu tidak ada henti-hentinya memanggil ku. "gu xixi istri kecil ku kemarilah sayang, aku menunggu mu di ruang kepala sekolah mari kita makan siang bersama" ucpan nya di ulang dengan nada yang sedikit manis lalu "yuhuuu sayang kemari atau aku akan memecat kepla sekolah mu" sontak aku kaget


"tidakkkk" terdengar suara teriakan kepala sekolah dari ujung suara itu.

__ADS_1


sura berganti setelah mic di ambil alih kepala sekolah. "gu xixi ke ruangan saya sekarang atau kamu dan satu kelas mu tidak naik kelas" whattttttttt kenapa semua orang di libatkan pada ku....? sintinggggg sintingggg dosa apa aku ya tuhan bisa berurusan dengan mahluk datang tak di undang pulang balik lagi balik lagi, bagai mana cara ngusir nya.....?


tatapan tajam teman sekelas menatap ku dengan hawa membunuh."hehehe santai ini mau jalan hehehe"  dengan senyum konyol dan tingkah konyol yang ku keluarkan dan ku yakinkan bahwa aku akan ke sana, setelah keluar kelas, aku berlari mencari tempat bersembunyi, maaf-temen teman ini bukan cerita di komik atau di novel dengan ancaman dan dalih teman aku bisa patuh dengan mudah.


semoga kalian baik-baik saja, selamatkan diri kalian sendiri aku akan menyelamatkan masa depan ku, berlari di koridor dan lorong-lorong sekolah. mencari tempat pesembunyian yang aman, baru saja berfikir sembunyi dan menghilang masalah akan kelar tapi ternyata tidak semudah itu. "ehem ehem bagi siapa saja yang bisa membawa gu xixi istri ku akan mendapatkan tiket liburan ke jepang selama seminggu untuk 2 orang hotel dan biaya di tanggung semua."


gilaaa, yoshhh aku akan mencari nya..... tidakk akuuu yang akan menemukannya, aku ...aku ..aku , ayooo lah"


tentu saja itu adalah maslah baru lagi buat ku, sekolah tidak aman, bayangin saja di culik seminggu jadi trending topic dengan pengusaha top trus di ganggu di sekolah, pakai mengaku-ngaku suami....?

__ADS_1


oh god, seperti nya di kehidupan ku dulu aku sudah menghancurkan sebuah negara hingga aku sial begini sekarang. aku harus keluar dari sekolah, persetan dengan sekolah, dan apa apan sikapnya yang mengancam kepala sekolah ku......!? memang siapa dia di sini...........? panik panik panik satu kata yang terlintas, kaka yaaaa kaka.


kaka bisa membatu ku keluar dan membawa ku pulang, aku mengeluarkan hp dan mencoba menelpon kaka "halo ka bisa jemput aku sekarang....?" jihan melihat jam dan bertanya karna ini bukan jam pulang adiknya "lohh baru jam makan siang memang sekolah mu pulang cepat sekarang" dengan panik xixi menjawab "bisa tidak ka jangan bertanya dulu, nanti saja ku jelaskannya, bisa kan....?"


tentu saja jihan tidak curiga sedikitpun dengan permintaan xixi dan menjawab "tentu bisa, baiklah aku sampai sana 30 menit lagi" xixi menarik napas lega atas jawaban kakannya itu "makasih ka" xixi langsung mematikan hp dan melihat kondisi sekitar, "heiiiiii gu xixi ada di siniiiii" ucap salah seorang siswa yang melihat keberadaan xixi.


"sial aku ketauan, gerbang gerbang gerbang yang pikiran ku sekarang ini menuju ke gerbang sekolah, berlari dari tangkapan teman satu sekolah."


dengan napas terengah-engah akhirnya aku sampai di lantai dasar segera ku berlari menuju lorong pintu keluar dan menuju ke gerbana, tiba-tiba setttttt. aku berhenti seperti motor yang mengerem mendadak, melihat sekeliling pagar dan di depan gerbang telah berbaris penjaga-penjaga berbaju hitam dengan kacama hitam "ohh shitttt" ucap ku.

__ADS_1


__ADS_2