istri kecil ku

istri kecil ku
istri


__ADS_3

Setelah nama kami tertera di buku nikah, kami sah menjadi suami istri secara hukum, Yuan mengangkat ku dengan memasang ekpresi serius yang sulit untuk di atrikan, Yuan langsung menarik ku kedalam mobil. "kenapa expresi mu itu." Yuan terdiam suasana mobil hening tanpa percakapan, xixi sudah berusaha memecahkan susana dengan memulai percakapan ringan, Tapi reaksi yuan bagai gunung es yang kokoh tanpa ekpresi tapi tangannya masih kuat menggegam tangan ku.


Saat melihat jalan aku sadar ini bukan arah atau jalan yang biasa kami lewati, Aku menoleh dan bertanya padanya. "mau kemana kita" Yuan terdiam tak bergeming hingga mobil berhenti di lobi hotel mewah, interior hotel sangat mewah dan elegan yang bisa membaut siapa pun ingin menginap di sini tiap malam, atau hanya sekedar untuk berfoto selfi di antara interior mewah ini ya itu menurut ku.


Pikiran xixi melayang melihat kemewahan hotel yang ia lihat, dan tiba-tiba sebuah tangan merangkul pundak dan kedua kakinya, Xixi di angkat bagai putri yang membuat semua mata teruju padanya, pandangan menusuk iri tertuju padanya oleh beberapa gadis yang sedari tadi melihat yuan saat turun dari mobil di lobi. Xixi memukul mukul dada yuan, "apa yang kau lakukan bodohh turunkan aku, lihat semua orang melihat ke arah ku."

__ADS_1


Yuan menunduk dan membuang ekpresi esnya tadi, lalu ia tersenyum. "lalu.....?" yuan bertanya tapi pertanyaannya seolah jawabannya yang tidak peduli dengan orang lain, "hentikan ekpesi mu itu, bereaksilah pada kedaan sekitar aku malu" xixi memberontak dan memohon agar yuan menurunkannya, menyelamatkannya dari tatapan memalukan yang tertuju padanya.


"apa yang kau malukan....? ISTRI apa kau lupa siapa SUAMI MU INI." xixi menangkup kedua wajahnya dengan sumbrono tidak memperdulikan riasan rambutnya atau tatapan orang-orang itu. ia lebih malu saat orang yang mengendongnya itu menekankan kata istri dan suami, xixi menjadi bodoh sesat hingga lupa sekarang ia berstatus suami dan istri dengannya, yang artinya keberadaannya di hotel ini hanya ada satu tujuan .


wajah xixi merah terbakar, ia hanya diam dan meratapi nasibnya yang akan terjadi nanti, yuan berjalan santai memasuki lift ke lantai paling atas, ekpresinnya tersirat raut kebahagiaan, sementara di lobi orang-orang heboh dengan kedatangan oh yuan salah satu pemegang saham yang cukup besar di hotel ini. awalnya mereka kaget dengan kedatangan mendadak orang penting itu tapi saat anak buahnya memesan kamar paling mewah di lantai atas mereka bertanya tanya sambil berbisik di antara karyawan lain.

__ADS_1


belum selesai mereka beragumen dan bergosip mereka melihat pemandangan yang baru kali ini mereka lihat, "oh astaga lihat" salah seorang yang melihat menunjuk kejadian itu yang membuat semua mata tertuju pada yuan dan xixi, mereka melihat oh yuan mebawa seorang wanita muda di dalam pelukannya, tidak lama mereka mendengar kata ISTRI DAN SUAMI yang terlontar di antra percakapan mereka yang terdengar samar samar jelas.


suasana menjadi hening seketika sampai yuan dan xixi menaiki lift dan menghilang dari lantai dasar dan menghilang dari tatapan mata orang-orang yang penasaran. mereka tau oh yuan sudah menikah, tapi mereka tidak pernah tau sikapnya terhadap istri kecilnya itu sungguh manis semanis madu hingga seorang singgle bisa memuntahkan madu dari matanya saat melihat adegan mesra mereka. tanpa xixi dan yuan tau, adegan yang mereka tampilkan sudah terekam dan berseluncur di dunia maya hingga ke ujung dunia.


sementara di dalam lift. "turunkan aku" xixi meronta-ronta meminta yuan agar menurunkannya, yuan tidak menjawab. tingg, suara lift berbunyi menandakan mereka sudah sampai ke lantai tujuan mereka, pintu lift terbuka yuan melangkah keluar dari lift, langkahnya terhenti di salah satu pintu kamar hotel. yuan menurun kan xixi dan mengeluarkan kartu hotelnya untuk membuka pintu kamar hotel yang sudah di pesan pak go sebelumnya.

__ADS_1


xixi gugup ia nencoba mundur perlahan dan langkah selanjutnya saat xixi melebarkan kaki siap untuk berlari yuan sudah membuka pintu hotel dan menarik tangan xixi. xixi di tarik secara kasar ke dalam kamar, ia terlempar setelah pintu tertutup tubuhnya bersandar pada balik pintu di dalam hotel, xixi mencoba lari dan menghindar, tapi pergerakannya terkunci oleh kedua tangan yuan yang menekan pintu di antara wajah xixi kanan dan kiri.


wajah yuan memerah mengebu gebu napasnya tidak beraturan matanya penuh gairah, menatap xixi dengan seribu pikiran yang tidak terbayangkan, xixi gugup dan hanya tertawa bodoh. "heheh yu yu yuu maaf kau terlalu dekat, bisakah kau mundur sedikit." yuan mendekat dan menjilat cuping xixi dengan lembut dan basah yang membuat xixi lemas seketika, saat pandangan mereka bertemu napas keduanya sudah tidak beraturan.


__ADS_2