istri kecil ku

istri kecil ku
milik ku


__ADS_3

setelah menerima perlakuan mesum yuan selama di kamar mandi xixi keluar dengan mata berkunang-kunang seleruh tubuhnya lemas kaki pun gemetar. "ada apa dengan mu." yuan bertanya dengan sengaja penuh dengan ejekan, "kauuuuuuuu" xixi menunjuk jari ke arah wajah yuan dengan raut wajah sebal "kauuuuu sungguh........ akh sudahlah" xixi membuang muka kepada yuan.


"hentikan raut wajah aneh mu itu."


"aneh....?"


"ya jadi hentikan."


"kau .... kau sungguh menyebalkan."


"hentikan itu."


"apa lagi..........?"


"hentikan menyebut ku kau kau dan kau, panggil aku suami......!?"


"apaaaaaaa, tidak semudah itu."


"cepat.....!?"


"TIDAKKKKKKKKKK."

__ADS_1


"panggil aku suami atau perdebatan kita berakhir di atas ranjang."


"apaaaa lagiiii aku gilaaaaa."


"ya aku gila karena kau milik ku punya ku hak ku dan istri ku."


"jangan memaksa dan menekan ku..........!"


" .......? sepertinya piihan mu ada di pilihan terakhir."


"baik baik baik uhmmmmmm su suu akhhh sulit, berikan aku waaktu aku merasa aneh."


"baik lah panggil aku senyaman mu tapi ingat buang pangilan OM mu itu."


"xiXIIIIIIIIIIII.......?"


"ya ya ya baik baik, aku lapar yuan."


"bagus, pakailah pakaian yang ada di lemari itu kita akan turun untuk sarapan."


xixi pun menuju lemari pakaian yang di tunjuk yuan, di sana telah tersedia sepasang sepatu pria dan wanita lengkap dengan pakaian dalam beserta acc tas ating sepatu dan ikat pinggang, untuk baju tersedia sebuah one piece dengan warna cream pink dengan panjang selutut dan panjang leher menutupi pundak. sepertinya itu ukuran ku yang pasti aku tidak akan bertanya lagi bagai mana ia tau ukuran ku, karna di saat aku bertanya aku akan terlihat sangat bodoh.

__ADS_1


memikirkan atau membayangkan saat ia mengejek ku sangat menyebalkan, sepuluh kali aku merencanakan sesuatu maka ia akan melangkah 11 kali lebih unggul dari ku. "apa kau sudah siap" yuan bertanya ke xixi yang telah bersiap-siap, "ya" xixi menjawab dengan nada malas. yuan dengan pakaian santainya terlihat sangat mempesona, utung saja ia sudah menjadi suami ku hehehehehe.


xixi di penuhi dengan pikiran kotor dan rasa bangga akan pesona yuan, dengan inisiatifnya xixi mendekati yuan dan merangkul tangan yuan dengan tubuh mungilnya, sejenak yuan merasa kaget tapi seketika raut wajah penuh senyum terlihat setelah melihat xixi merangkulnya dengan tersenyum tanpa paksaan, melihat xixi menja padanya menimbulkan rasanyaman yang di butuhkannya.


"yupzzz mari kita mencari makan."


"ya ya ya"


"aku mau makan udang dan lobster."


"tidak kau akan sakit perut jika memakan itu pagi-pagi."


"ayolah plisssssss" xixi mengeluarkan raut wajah memohon dengan manja. yuan tidak bisa menolak ekpresi manja xixi kepadanya, tapi ia juga tidak mau istri kecilnya sakit hanya karna makanan, "hanya udang dan sedikit saja." xixi cemberut lalu perlahan ia tersenyum menerima sedikit kelonggaran dalam aturan yuan padanya, "siaaaapppp bosss."


 


tukkkkk, yuan memukul kening xixi dengan jarinya lalu tersenyum melihat raut wajah xixi yang langsung berubah.


mereka pun keluar kamar dan memasuki lift trun ke lobi untuk sarapan. "tunggulah di sini aku akan menelpon pak go sebentar." xixi tersenyum dan menjadi penurut karena perut laparnya, "baik lah" yaun pun pergi untuk mencari area kosong, karena ini menyangkut perusahaan yuan sangat berhati-hati dalam membuka atau beragi informasi.


xixi menunggu dengan santai di meja makan dan sedang menunggu pesanannya, sesekali ia membuka sosial medianya dan berseluncur di dunia maya mencari cari sesuatu yang menarik. setelah yuan selesai menelpon pak go. "yuaaaannnnn" suara panggilan yang berseru namanya membuat ia menengok dan melihat ke arah suara itu berasal. bukkkkkkk, seorang wanita memeluk yuan dan memanggil yuan.

__ADS_1


"yuyu apa kabar mu aku rindu kenapa kau tidak kembali ke london."


"jesiiiii........?"


__ADS_2