istri kecil ku

istri kecil ku
fiktif


__ADS_3

akhirnya yuan mengantar xixi ke sekolahnya, dalam waktu dua bulan xixi akan tamat dan menyelesaikan sekolah menengahnya. di depan gerbang sekolah xixi memaksa yuan menurunkannya, memohon agar yuan tidak memasuki gerbang sekolah, dengan mata yang memandang xixi tajam seprti tatapan elang yang sedang menargetkan mangsanya, dan akhirnya tuan mengela napas mengalah dari xixi, "baiklah" xixi turun dengan yuan. "baiklah aku masuk dulu" yuan menarik tangan xixi "tunggu." xixi menatap yuan dengan heran.


"Belajar yang rajin jadilah anak yang baik, jangan dekat-dekat dengan pria lain ok."


"Heiii" xixi mengeluh bagaimanapun sekolah ini bukanbsekolah yang isinya wanita semua, xixi tidak bisa menjajikan itu. yuan mengusap kepala xixi dan mencubit pipi lembut xixi.


"Baik baik setidaknya kau harus ingat kau sudah menjadi nyonya oh setatus mu istri ku jangan biarkan ada serangga yang menempel di baju mu."


"di mana ada serangga" xixi menggoda yuan dengan sangat konyol. yuan yang hanya mencubit lembut pada pipi xixi akhinya menyentil dahi xixi. "Auuuu" xixi meringis sakit walau tidak sangat sakit.

__ADS_1


"Hentikan lelucon mu, aku akan menjemput mu pulang ok, belajar yang baik dan selesaikan sekolah mu dengan cepat."


yuan tersenyum dengan sedikit nasihat dan pringatan kecil, menunduk dan mecium pipi xixi yang sedari tadi ia pegang. wajah xixi memerah lalu xixi menengok kanan dan kiri berharap tidak ada yang akan melihatnya.


xixi harus kecewa dengan harapannya, ternyata saat xixi dan yuan memarkirkan mobil ia sudah menjadi pusat perhatian, mobil mewah itu terlalu mewah dan mahan hingga siapapun penasaran menunggu siapa pemilim mobil itu, hingga akhirnya mereka melihat sosok xixi dan suaminya, awalnya mereka yang melihat hanya sekedar penasaran hingga xixi dan yuan menampilkan adegan manis yang membuat mata mereka tidak bisa menoleh selain ke arah xixi dan suaminya.


xixi menunduk malu dan berlari ke dalam gerbang sekolah, tanpa melihat yuan atau orang lain "DASARRR BODOHHHH"


julia yang melihat adegan manis xixi dari jauh merasa muak, julia selalu bertanya-tanya kenapa akhir-akhir ini xixi tidak masuk kesekolah, ia selalu menanyakan xixi pad guru dengan alasan hawatir, tapi pertanyaan julia selalu di jawab tidak tau oleh guru-guru yang ia tanyakan, lalu julia membranikan diri menanyakan keadaan xixi pada lisa, tapi lisa justru membuang muka dan mengacuhkannya, julia sadar sangat sulit mendekati dan membuat lisa percaya hingga akhirnya ia menyerah dan berpikir jika xixi pindah sekolah, hingga saat pagi ini julia hendak memasuki sekolah melihat xixi dan suaminya dengan beberap adegan manis membuatnya muak dan jijik dengan pemandangan itu, julia sangat membenci xixi hingga apapun yang xixi lakukan baik atau buruk julia akan selalu membenci xixi.

__ADS_1


muak dengn xixi julia menahan ekpresinya kedua tangnnya mengepal roknya kanan dan kiri hingga membuat kerutan kasar pad rok sekolah julia, dengan santai julia memasuki sekolah dan berpikir rencana picik untuk membuat xixi hancur. xixi memsuki kelas dan menatap lisa yang sudah ada di kelas, xixi berlalari kecil "Lisaaaaaaa" lisa menoleh dan melihat sosok mungil yang memanggilnya, "Xiiii.....?" lisa pun dengan semangat dan kerinduan pada sahabatnya berlari dan memeluk xixi.


"Gadis bodoh kau tidak memberi tau ku jika hari ini kau akan masuk sekolah, jadi bagimana bulan madunya....?"


wajah xixi langsung memerah seperti tomat, xixi langsung menutup mulut lisa dengan kedua tangannya, tapi sia-sia ucapan bulan madunya sudah terdengar di dalam kelas, dengan mata penuh keingintauan seluruh gadis dalam ruangan itu mendekati xixi dengan rasa penasaran dan iri pada xixi.


dengan senyum konyol xixi tertawa dan menatap lisa dengan tajam. "hehe maaf" lisa meminta maaf pada xixi, tapi maafnya tidak berguna saat ini, seluruh teman wanitanya sudah sangat penasaran dengan cerita xixi. xixi merunduk dan gemetar dengan wajah pucat pasif.


melirik ke kanan dan ke kiri lalu menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya, "Tidak tidak, tidak mungkin aku akan menceritakan malam pertama kukan." dengan pasrah dan bumbu-bumbu kebohongan xixi menceritkan liburan yang fiktif pada teman-temannya. merasa percaya mereka puas dengan cerita bohong xixi dan berangsur-angsur meninggalkan xixi dan lisa di mejanya. menatap lisa dengan tajam "LISAAAAAAAAAA."

__ADS_1


up seadanya dan sesempatnya, selalu bentrok sama waktu masak saur dan buka jadi mohon bersabar ya.


jangan lupa vote and likenya


__ADS_2