istri kecil ku

istri kecil ku
kucing


__ADS_3

om mesum lepas kan aku, aku bukan barang, ucap bocah itu. hmmm apa lagi ya..... yang menarik, sepanjang perjalanan ku lihat bocah itu memasang wajah masam pada ku dan mata hanya memandang keluar jendela,


cih brani nya bocah ingusan seperti nya membuat ku jengkel, kita lihat permainan apa lagi yang menarik ( tersenyum licik) sesampainya di rumah bocah itu enggan untuk turun ia hanya diam dan merengket seperti anak kucing, ohooo anak kucing ya seperti nya menarik, gumamku.


ku bawa bocah itu masuk dengan cara yang sama, ingin sekali ku lembut dengannya tapi itu sama sekali tak menarik buat ku,ku suruh bocah itu duduk di ruang tamu lalu memanggil pak go ku bisikan sebuah perintah lalu ia pergi untuk segera melaksanakan printah. ku lihat anak bocah itu cemberut memasang muka masam ke padaku, ku panggil pelayan kusuruh mereka membawakan puding dan eskrim.


 " hei bocah kau mau eskrim dan puding" aku mencoba memanggil dan membujuknya " tidak.... aku mau nya pulang om" ia mengendus kesal pada ku, " tidak , kau akan pulang setelah satu minggu menjadi mainan ku, kita lihat sampai mana kau bisa membunuh kebosanan ku" aku lagi-lagi mencoba menggangunya " aku bukan mainan mu om mesum" jengah denganucapan ku ia memaki ku dengan kata-kata yang di luar prediksi ku," mesum.....?"

__ADS_1


" ya tadi kau menepuk dan melihat itu" aku menyeringai aas ucapan bocah itu, " ohoo beruang itu " dengan wajah tidak suka yang i tunjukan ia terus mencaci ku dengan berbagai kata-kata," om mesum, mesum dasar mesum atau kau seorang maniak " manaikk......? sepertinya ia senang sekali mencari masalah dengan ku, " hei adakah bagian dari mu yang bisa mengundang selera hingga kau bisa memanggil ku mesu"


xixi terdiam dan menyadari bodynya yang rata sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya, " ha ha ha ha ha " yuan tertawa. sontak para pelayan kaget melihat untuk pertama kalinya tuannya tertawa, apa lagi sampai memanggil nya om, oh tuhan siapa gadis itu semoga besok ia masih hidup ( ucapan pelan dari salah seorang pelayan). tak lama pelayan itu datang membawa eskrim dan puding, pelayan itu meletakanya di depan meja tempat ia duduk, tak butuh waktu lama bocah itu sudah dengan lahap nya menyantap nya.


"hahahahahaha" aku pun hanya tertawa dan takjub akan sifat bocah ini yang tak habis-habis nya sukses membunuh rasa bosan ku. " apa kau suka eskrimnya atau puding nya apakah enak" tersenyum sambil mengangkat alisnya. xixi tetap melanjutkan makannya walau malu ia tak peduli, ia hanya membuang muka saja saat pria itu meledek nya.


akhir nya bocah itu keluar dengan pakaian yang tadi ku kasih sabil berputar putar memasang wajah imutnya, akhh sial harus ku akui ia sungguh imut memakai itu, oh tidak lupakan lupakan, baiklah saatnya bermain dengan anak kucing baru ku. yuan melempar uang dan tas belanjaan " hei kucing kecil ku, tugas sekarang adalah belanja ke pasar dan beli semua yang ada di catatan dalam keranjang itu"

__ADS_1


" baik lah tunggu aku ganti baju dlu" xixi memmutar tubuh nya, " hei anak kucing pakai itu dan pergi lah atau kau mau memakai bikini ke pasar " xixi terdiam dengan mata membulat,"apaaaaaa tidakkk ini sungguh memalukan" dengan cueknya yuan tetep meminta xixi seperti itu,  "sungguh lucu kata malu keluar dari mulut mu kucing kecil, apa kau mau mengganti pakaian mu (senyum licik ) dengan senang hati aku akan mengantikan pakaiian mu, tidak usah malu tak ada yang menarik di tubuh mu "


" kyaaaa dasar mesum " berlari keluar membawa tas belanjaan, " ha ha ha ha ha ha menarik, ikuti dia dan rekam segala aktifitas nya di luar , pastikan dia kembali dengan selmat ke sini" yuan menyuruh beberapa pengawal untuk mengikuti xixi dan merekam segala kejadian yang xixi alami. di dalam supermarket xixi menendang-nendang kardus di ujung lorong.


" sialan sialan om om mesum sakit jiwa bregsek tua bodoh idiot ( teriak nya )


akh sial lihat orang orang meliahat ku dengan tatapan aneh ,lihat saja om om tua sialan akan ku balas mu."

__ADS_1


__ADS_2