istri kecil ku

istri kecil ku
sekutu


__ADS_3

yuan tersenyum melihat wajah polos yang tidak tau apa apa itu. "haaaaa" bingung dan heran dengan ucapan nenek padanya "anuu nenek apa maksud nya.....? bayi.....?" xixi melirik yuan matanya seolah berkata


"hei kenapa kau diam batu aku , aku tidak paham maksud nenek....? " lagi, lagi dan lagi yuan hanya tersenyum tanpa memperdulikan jawaban yang xixi inginkan. nenek melirik xixi yang seolah olah meminta bantuan yuan.


"oh sayang ku, hidup ku ini sudah lama usia ku sudah tua pengalaman ku soal pria tidak biasa, kau tidak perlu malu dengan ku apa lagi kau akan memberi ku cicit" nenek tersenyum menunjukan wajah bahagia dan berharap pada xixi, "apaa cicit .....? nenek sepertinya kau salah paham aku dan yuan belum me.....?" tiba-tiba tangan kiri yuan menutup mulut xixi sebelum xixi menyelesikan kalimatnya, xixi melotot ke arah yuan alisnya mengkerut sambil melirik yuan.


xixi jengkel dengan yuan yang selalu menghalangi ucapan ya yang tidak ingin dia dengar. yuan terseyum paksa ke arah xixi dan nenek "nenek sebentar ada yang mau ku bicarakan pada istri ku sebentar" nenek mengeluh "di sini saja" dan yun mencoba meyakinkan nenek, "hmmm tapi ini masalah pribadi" nenek terdiam dan mengoceh "bocah nakal, apa yang sangat pribadi untuk mu hingga kau mencegah nenek mu ini mendengarnya."

__ADS_1


"hmm baik lah tapi ku rasa xixi tidak akan nyaman jika ada nenek di saat kami membahas itu" nenk memiringkan kepalanya dengan heran "itu....?" yuan tersenyum ke arah xixi seolah olah mengabaikan keberadaan nenek. "itu hmmmm ... istri ku itu ingin memilih sendiri celana dalam ku dengan pilihan nya sendiri, aku tidak akan menolaknya apapun itu asal ia puas saat di kasur pakai apapun aku tidak masalah ( melirik xixi yang masih di tutup mulutnya) benarkan sayang, aku pun ingin tau seperti apa selera istri ku ini ( senyum lembut ke arah xix.)"


mata xixi berkunang kunang. "ce ce ce lana dalammmmmmmm orang ini......? sinting benar benar sinting,oh tuhan." nenek tersenyum dengan pembahasan cucu dan menantu cucunya, nenek merasa senang mereka sangat harmonis, nenek berpikir "spertinnya tidak ada yang perlu ku hawatirkan tentang mereka, yuan sudah berubah dan mereka cukup harmonis.


xixi memerah dan malu dengan hal yang sangat tidak masuk akal untuk di bahas, wajahnya memerah, merasa jengkel dan malu xixi mengigit telapak tangan yuan "auuuu sakit xi" yuan meringis kesakitan oleh gigitan xixi,


yuan diam tidak menggubrisnya. "ya ampun maafkan aku sayang, kalau begitu aku permisi dulu aku tidak akan mengganggu kalian. xixi melotot ke arah nenek sambil mengelengkan kepalanya memohon agar nenek jangan pergi. "tidak bukan itu tidakkk nek jangan pergi jangan tinggalkan aku dengan mahluk ini tidakkkk nekkkkk oh sekutu ku yang kuat " tapi reaksi xixi yang di tunjukan ke arah nenek di tangkap berbeda oleh nenek yuan.

__ADS_1


"oh ya ampun jangan merasa tidak enak dengan ku silkan lanjutkan pembahasan kalian, xixi nenek tinggal dulu ya kalian lanjutkan saja, oh yuan jangan menutup wajah istri mu yang malu-malu itu, dia imut saat wajahnya memerah" ucap nenek terang-terangan. "aku tau nek aku sangat tau" yuan tersenyum. yuan menunduk sedikit dan melihat xixi, yuan tau maksud expresi xixi tadi dan yuan juga tau nenek salah mengartikannya.


"pftttt" yuan menahan tawa nya. "jika tidak ada nenek aku pasti sudah tertawa sangat kencang melihat bocah ini meminta perlindungan yang sia-sia." xixi menoleh melihat yuan menahan tawanya, ia menutup mata mengakui kekalahannya. yuan menunduk dan membisikan sesuatu ke arah telinga xixi, "menurutlah kau lupa dengan penyakit jangtung nenek, yang nenek tau kau itu istri ku jangan coba-coba kau bilang kau bukan istri ku, atau kau bisa menjadi seorang pembunuh"  yuan membuka tangannya yang menutupi bibir mungil xixi tadi.


"pembunuhhhh..... tidakkk" xixi menggelengkan kepalanya, "bagus maka menurutlah pada ku." xixi membelalakan matanya ia lupa dengan penyakit nenek yuan, dengan terpaksa xixi patuh dan menuruti yuan. "bagus anak baik, sekarang atau nanti kau tetap istri ku kau tetap nyonya oh, apa kau mengerti....?" yuan mengingatkan xixi soal kedepannya, "tapi kita kan memang bukan suami istri....?"


"salah cepat atau lambat kau tetap akan menjadi istri ku dalam beberapa hari lagi ok" xixi langsung mematung lupa menghitung hari yang di ingat nya.

__ADS_1


__ADS_2