Istriku Boros! Menantu Yang Tidak Di Inginkan

Istriku Boros! Menantu Yang Tidak Di Inginkan
Kotak Rahasia Milik Jubaidah


__ADS_3

Selamat! Membaca 🤗🤗


Setelah memberikan minum pada Rohmah, Via yang keluar dari kamar, secara tidak senaja ia melihat Jubaidah yang juga keluar dari kamarnya. Namu Jubaidah tidak menyadari kehadiran Via di sana.


Melihat Jubaidah yang keluar dari kamarnya, membuat Via memanfaatkan kesempatan ini, setelah memastikan Jubaidah menjauh dari kamarnya diam-diam Via memasuki kamar Ibu mertuanya itu.


Di dalam sana Via tidak menemukan apapun yang mencurigakan, bahkan ia tidak melihat benda yang menjadi pusat perhatiannya tadi yang Jubaidah jatuhkan ketika terkejut dengan kehadiran Via.


Tapi Via terus mencari sesuatu yang kiranya bisa menjadi petunjuk untuknya.


Ketika Via menundukkan kepalanya untuk menengok bawah ranjang yang menjadi tempat terakhir pencarian, ia dibuat penasaran dengan sebuah kotak terbuat dari kayu berukurang tidak terlalu besar atau kecil.


Dan tanpa ragu Via mengeluarkan kotak itu dari kolong ranjang.


"Kotak apa ini! Sepertinya aku atau Mas Rahman tidak pernah menyimpan benda seperti ini di rumah,"gumam Via.


Dan ia semakin yakin jika itu milik Jubaidah.


Dan dengan perlahan Via membuka kotak itu.


"Astaghfirullahaladzim!"Via benar-benar terkejut, sampai menutup mulutnya dengan kedua tangan setelah melihat apa yang berada di dalam kotak itu.

__ADS_1


Via mengenali satu benda yang yang ada di dalam kotak, dan benda itu baru beberapa menit yang lalu ia berikan kepada Jubaidah di Via juga melihat sebuah boneka yang terbuat dari jerami diletakkan persis di sebelah kemeja Rahman, bukan hanya itu ada beberapa helai rambut yang dibungkus dengan kain putih beserta beberapa bacam bunga dan kertas yang terdapat tulisan yang tidak Via mengerti apa arti dari tulisan itu.


Takut kalau Jubaidah mengetahuinya, dengan cepat Via mengambil gambar apa yang ia temukan dengan ponselnya, namun Via tidak berniat memusnahkan kotak itu, ia malah mengembalikannya ke tempat semula.


❄️❄️❄️❄️


"Mas, ini sudah sore aku mau pulang, Satria pasti mencari ku ,"kata Via yang saat ini sudah berada di meja makan.


"Baik, kita akan kembali ke rumah Ibumu dan Ayah, tapi habiskan dulu makananmu,"sahut Rahman. Yang tengah menikmati makan sore yang seharusnya menjadi makan siang.


"Jika kamu mau kembali ke rumah orang tuamu, pergi saja sendiri. Rahman tetep di sini karena ia harus mencarikan kami tempat tinggal, karena kau telah mengusir kami dari sini." Sahut Jubaidah, yang juga ada di sana.


"Bu, aku tidak bisa tinggal, aku harus mengantar Via. Dan besok aku akan kembali lagi kesini, membantu ibu untuk berkemas, aku sudah menghubungi temanku dan meminta bantuannya untuk mencarikan rumah yang layak untuk ibu tinggali." Kata Rahman yang memilih untuk tetep mengantar Via pulang ke rumah orangtuanya.


Dan ia juga harus segera menceritakan semuanya temuannya pada Rohim dan Aminah.


"Jika kau ingin tetep di sini tidak apa Mas, aku bisa pulang sendiri." Sahut Via.


"Tidak! aku akan ikut pulang ke Rumah Ayah bersamamu."


Jubaidah semakin merasa kesal, tapi Jubaidah juga merasa ada sesuatu yang lain dari Via, karena wanita itu sejak tadi gelisah.

__ADS_1


"Aku sudah selesai Mas,"kata Via. Yang sudah menghabiskan makanannya.


Dengan cepat Rahman menghabiskan makanannya, takut jika Istrinya menunggu lama.


"Aku ke kamar dulu untuk mengambil tasku, kau makanlah dengan pelan." Ujar Via dan ia berlalu menuju kamarnya.


Namu bukan hanya Via yang meninggalkan meja makan terlebih dahulu, tapi, Jubaidah juga ikut menysul Via.


"Ibu mau kemana, makanan ibu belum habis!"cegah Rania.


"Ibu sudah kenyang."


❄️❄️❄️❄️❄️


Terima kasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏


Minta dukungannya ya 🙏


Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini 🙏


Lope banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️❤️

__ADS_1


"


__ADS_2