Jihan

Jihan
Pesta Alesa


__ADS_3

Setelah membeli gaun , Jihan diantarkan oleh Alex untuk pulang. Dan Alex kembali menjemputnya jam 7 malam.


Jihan sangat malu dihadapan Alex, entah kenapa dan ada apa dipikirannya. Alex sangatlah baik, namun Jihan masih tetap berusaha menerima cinta Alex dan saling mencintai. Sebagai pasangan suami istri nanti, Jihan harus belajar lebih baik lagi dan tetap menghormati suaminya.


Jihan, perjalananmu masih panjang. Namun takdir mengantarkanmu ke buku yang berbeda.


***


Titt....tittt....tiiiiit


Suara klakson mobil.


"Pak Bu, Jihan berangkat dulu ya" Ucap Jihan sambil merapikan bajunya.


"Hati hati dijalan ya Sayang" Ucap Ibu Ningrum.


"Iya Bu, Jihan pamit. Assalamualaikum" Ucap Jihan salam dengan ibu Bapaknya.


Jihan keluar dari rumah, terlihat sudah ada mobil terpakir di pertigaan rumah Jihan.


Jihan berjalan pelan sekali, karena menggunakna heels tinggi.


***


Jihan membuka pintu mobil bagian depan, karena begitu gelap. Alex tidak melihat keseluruhan Jihan.


"Jihan"Ucap Alex memandangi Jihan.


"Hmmm.. Ayo berangkat. Nanti macet dijalan "Ucap Jihan terus memegang rambutnya.


"Kau sudah sangat cantik Jihan, jangan bersolek terus "Ucap Alex menggoda Jihan.


Pipi Jihan memerah karena malu.Alex terus menatap Jihan dengan baik dan terus memandang Jihan.


"Kau sangat berbeda sekali Jihan "Batin Alex tersenyum.


***


Setelah menempuh perjalanan cukup jauh dan lama, akhirnya mereka sampai di komplek rumah ELITE STIO.


Mereka berhenti dan memarkirkan mobilnya.Tidak lama kemudian, Jihan dan Alex masuk kedalam rumah yang mewah itu.


***


Didalam rumah itu sangat cerah karena lampu yang menerangi mereka sangatlah besar dan banyak, tak salah kalau semua orang akan terlihat dengan jelas.


Alex memandang gadis disampingnya itu, Alex sangat terpesona dengan tampilan Jihan sekarang.


"Jihann..."Teriak seseorang dari kejauhan sambil melambaikan tangan.


Jihan menghampiri arah suara itu.


"Aku kesana sebentar ya mas, aku akan cepat kemari bersama teman temanku" Ucap Jihan dan berjalan kearah suara tadi.


Alex tetap berdiri disitu.

__ADS_1


Jihan yang sudah menemui orang tadi, dan ternyata adalah Alesa dan sahabatnya, kemudian Jihan berjalan mengajak mereka untuk menemui Alex.


Alex yang sedang memandang Jihan yang sedang berjalam kearahnya, tersenyum ceria. Karena paras cantik Jihan sangatlah indah sekali.



"Kak Alex "Ucap Amel memukul bahu Alex.


"Kau disini juga"Ucap Alex melihat Amel.


"Hai kak Alex, aku Reva sahabatnya Amel"Ucap Reva, Reva berusaha menarik simpatik Alex dengan cara menyenggol nyenggol tubuh Alex.Namun Alex tidak memperdulikan.


"Hai Amel"Ucap Lesa ketika sudah di depan mereka.


Jihan, Mita dan Eni juga bersama Lesa.


"Kak Alex dengan siapa kau kemari "Ucap Amel bersandari di bahu Alex.


"Itu bukan urusanmu"Ucap Cuek Alex.


Jihan hanya diam melihat mereka mengobrol.


"Jihan, kau malam ini sangat cantik sekali"Ucap Mita memuji kecantikan Jihan.


"Ya elah segitu saja dipuji Mit ...Mit..., "Ucap Amel sinis.


"Emang kenyataannya begitu, ya gak Les ??"Ucap Mita melirik ke Lesa.


"Ya iyalah, apalagi kekasih Jihan yang tampan itu" Ucap Lesa mengejek Alex , Alex hanya diam menahan tawanya.


Para tamu undangan yang terhormat...


Terimakasih atas kehadiran kalian semua dalam acara ulang tahun ALESA MAHARANI yang ke 22 tahun.


Suara Host telah membuka acara pestanya.


Mereka semua memperhatikan Host tersebut.


Acara demi acara dilalui, setelah 1 jam lamanya. Akhirnya acara penutup.


"Dimohon hadirin yang berbahagia, ini adalah momen terbaik dan terindah dan ter romantis, bagi Seseorang yang ingin mengungkapkan sesuata, silahkan keatas panggung, terimakasih " Ucap Host itu.


***


Tidak lama kemudian, seseorang naik keatas panggung dengan beraninya.


"Siapa itu Mel"Ucap Reva memahami orang itu.


"Entah, sepertinya seorang pria"Ucap Amel.


Tes..tess..tes..


"Selamat malam semuanya" Ucap Alex, ya seseorang yang berada diatas panggung adalah Alex.


"Kak Alex " Ucap Amel terkejut.

__ADS_1


"Saya berterimakasihh atas acara ini. Kehadiran saya diatas panggung akan mengungkapkan tentang isi hati atau perasaan saya kepada seseorang yang sangat saya cintai." Ucap Alex memandang wanita yang sangat dicintainya.


Semua orang hanyut dalam keheningan.


"Terimakasih banyak untukmu, telah menjadi seseorang yang sangat berharga untukku. Terimakasih karena telah menerima cintaku ini, dan selama ini terus disampingku kemanapun aku pergi, Sayang... Kau tahu 2 hari lagi kita akan menikah, dan kita akan mengakhiri hubungan pasangan kekasih itu. Dan menjalin lebih serius lagi ke dalam ikatan pernikahan.. Sayang,, Well you mary me ... Terimakasih sayang, tidak tahu berapa bulan kita menjalin kasih. Dan sampai dititik kita lebih serius. I Love You Jihan... Jihan Faradiba.. "Ucap Alex panjang lebar.


Semua orang bertepuk tangan, kecuali Amel dan Reva.


"Apa apan ini!"Ucap kesal Amel.


"Jihan, kemarilah" Ucap Alex menyuruh Jihan keatas panggung.


Jihan akhirnya berjalan menghampiri Alex.


* Berdiri saling dekat*


"Jihan, bagaimanapun status kamu. Bibit bobot itu tidak masalah bagiku, yang terpenting itu kejujuran dan kebaikanmu. Sifat kamu yang sangat membuatku jatuh hati Jihan. Fisik itu takdir, cantik itu natur alam yang sangat indah, aku suka dengan kamu yang apa adanya, tanpa menghina satu sama lain. Semoga kamu tetap bersamaku dan tidak akan pernah meninggalkanku"Ucap Alex memegang tangan Jihan.


Jihan diam terhanyut dalam kesedihan, kebahagiaan, terharu dan segala macam rasa ada didalam hatinya. Jihan meneteskan air mata, melihat dan mendengar ucapam Alex kepada semua orang itu membuat Jihan sangat bahagia .


"Turun..!! Kau tidak cocok dengan kakaku. Turun wanita kampungan!!!" Teriak Amel yang membuat suara ramai menjadi diam kembali.


*Hening*


***


"Apa maksudmu Nona " Ucap salah satu tamu undangan.


"Dia itu wanita miskin yang menginginkan harta kakaku saja " Teriak Amel terdengar sangat nyaring sekali.


Alesa, Mita dan Eni sangat terkejut melihat kelakuan Amel yang sangat memalukan itu.


"Aku harus apa Les, Lesa..berpikirlah sebelum setan itu macam macam kepada Jihan" Batin Lesa menggerutu.


"Hahaa.. Kalian dengar, gadis itu menjadi kakak iparku. Cuihhhh...." Ucap Amel meludaih meja di depannya.


Tiba tiba...


Plakkkkkkkkk!!


Suara tamparan keras mengenai pipi Amel.


"Jaga ucapanmu itu!!" Ucap Lesa sangat marah.


"Hahahaa..Ini lagi, gadis yang tidak mempunyai kasih sayang orang tua hahhaa,, percuma kaya raya tapi orang tuamu sibuk dengan urusannya "Ucap Amel tertawa puas.


"Kau tidak berkaca !! Siapa dirimu itu hah!!!" emosi Lesa membakar.


Alex tetap diam memeluk Jihan yang menangis karena perkataan Amel itu. Namun ketika ingin menghampiri Amel, Alex sudah keduluan oleh Lesa. Apabila Lesa lengah, Alex langsung yang mengurusi sendiri gadis setan itu.


"Hahaha.. Alesa ...Alesa.... Alesa Maharani.... Kau pun sudah tahu diriku bukan??.. Hahahah.. Kalian semua tahu, gadis ini telah melupakan anak dari seorang Sandiga. Orang paling kaya raya melebihi kekayaan keluarga Alesa Maharani... Hahahaa... dia lupa statusku itu"Ucap Amel dengan senangnya


"Hahaha.. Anak?? Kau bilang apa Mel.. Anak Sandiga ?? berkacalah dulu kau Mel!! Kau itu sebenarnya anak PEMBANTU bukan anak keturunan Sandiga hahahaaa... Kau membuka kedokmu sendiri Mel mel.. Anak pembantu yang di angkat oleh keluarga Sandiga. Alex.. Alex itu Tuan mu bukan Kakakmu Amel..." Ucap Lesa tertawa puas.


Mentari pagi❤ Beri salam kepada seseorang disana. Ya... Disana orang yang sangat mencintaku, namun aku tidak tahu perasaan apa ini.

__ADS_1


__ADS_2