Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
10. Di Tinggal Kamu.


__ADS_3

Sampailah di sebuah tempat bandara internasional yang sangat megah itu, Elisa yang bersiap-siap akan turun dan pak Sofyan sudah membuka bagasi mobil untuk mengambil koper Andre.


" Nih den kopernya, ati-ati di sana Yoh. Kalo udah sampai langsung kabari biar gak khawatir yang di sini" Ucap pak Sofyan sambil mengedipkan satu mata.


" Iya pak, yaudah saya masuk dulu yah!" Ucap Andre yang memegang koper.


" Iyo Monggo silakan"


" Mana elisa?" Andre celingukan mencari Elisa yang sudah menghilang saja.


" Lah tadi sama Aden atuh" Ucap pak Sofyan yang sama binggung yah.


" Pak Andre ayok cepet sini" Teriak Elisa yang sudah ada di mulut pintu bandara.


Andre dan pak Sofyan hanya bisa tersenyum saja melihat hal itu. " Udah nyampe sana saja, yaudah pak saya kesana yah" Ucap Andre.


" Iyo den"


Setelah memasuki lobi bandara Elisa yang masih menarik tangan Andre mencari resepsionis untuk pengambilan tiket online yang telah di pesan semalam.


" Pak Andre tunggu Elisa disana, Elisa mau ngambil tiket" Ucap Elisa sambil menuju tempat yang di tuju oleh Elisa.


" Iya" Tanpa penolakan Andre nurut aja.


Tak lama Elisapun balik lagi lalu tak sengaja melihat Andre sudah ada cewek-cewek cantik aja yang Nyamber modus jatuh agar bisa minta no hp ke Andre.


Hanya jawaban dari jauh suara Andre yang terdengar di telinga Elisa. " Maaf aku sudah menikah" Ucap Andre dengan tegas sambil menujukan cincin nikahnya sama 2 gadis di dihadapan Andre.


2 wanita itu dengan wajah kecewa langsung pergi meninggalkan Andre, barulah Elisa mendekati suaminya itu. " Siapa?" Tanya elisa.


" Nggak tahu" Jawab Andre singkat.


" ouh- yaudah yuk nunggu panggilan" Ucap elisa sambil memeluk tangan Andre.


Tempat tunggu duduk beriringan dengan Andre, Elisa melihat jam masih jam 8.30 yang sekarang, tiba-tiba kepikiran kalo Elisa ingin merahasiakan hubungan pernikahan dirinya dengan Andre dari anggota karyawan RS karena nggak mau bikin malu Andre disana itu sih pikiran Elisa.


" Pak Andre!" Panggil Elisa membuat Andre menyautinya yang tadi menatap layar hp.


" Hem-" Sautan Andre sambil menatap Elisa.


" Mana tangan kamu" Tanya Elisa sambil melihat Andre yang sibuk memegangi hp.


" Buat apa?" Malah tanya balik Andre yang kebingungan sama Elisa.


" Ulurkan saja kenapa harus nanya balik sih" Ucap Elisa yang kesel.


" Nih" Ucap Andre yang mengulurkan tangan kirinya.


" Yang satu yah" Ucap elisa yang saat ini menunjuk dengan wajahnya ke arah tangan Andre yang lainnnya.


" Yang ini, kamu mau ngapain sih" Tanya Andre yang begitu sangat kebingungan dengan sikap Elisa.


" Mau lepas cincin kamu" Jawab jujur Elisa.


Mendengar hal itu tangan Andre langsung mengepal dengan kuat sekali. " Kenapa harus di lepas" tanya Andre yang binggung dengan alasannya.


" Elisa mau menyimpannya buat kamu, nanti takutnya hilang" Alesan Elisa.

__ADS_1


" Kalo hilang ya beli lagi" Jawab entengnya.


" Ouh- jadi maksudnya kalo cincin hilang bisa beli lagi okey, jadi kalo Elisa hilang juga akan di ganti lagi yah" Ucap Elisa membuat Andre jadi gelagapan mencari jawabannya.


" Eh!? bukan gitu, maksudnya cincin yah" Ucap Andre yang kebingungan untuk menjelaskan.


" Tahulah" Ujar Elisa sambil buang muka.


" Yaudah-udah jangan ngambek, ini cincinnya aku lepas biar kamu bisa simpen" Ujar Andre yang sekarang melepaskan cincin dari jari manisnya.


" Begitu aja ngambek aku mau pergi ini masa iya di buat gak tenang sih, kamu ini sensitive banget, nih cincinnya" Ucap Andre sambil memberikan cincin ke pada Elisa.


" Siapa suruh pak Andre anggap enteng walau barang ini kecil tapi harganya mahal" Ujar Elisa.


" Semahal-mahalnya perhiasan akan kalah lebih berharga yah dari kamu, karena kamu yang paling lebih berharga dibandingkan cincin itu Elisa." Ucap Andre meyakinkan Elisa.


" Masa sih" ledek Elisa.


" Nggak percaya kalo aku ngomong" Terus saja menjelaskan kepada Elisa.


" Nggaklah" masih dengan ledekan yah.


" Harus percaya dong" Andre tidak mau menyerah.


" Di maksa" Ucap elisa yang belum puas menggoda andre.


" Bukannya maksa Tapi itu fahta"


" Hahah iya-iya, Elisa hanya akan percaya pada fakta" Ucap Elisa yang masih meledek.


" Kok gitu" Ucap Andre yang sudah tidak tahu lagi kata apa yang akan ia katakan.


" Tahulah, terserah" Ucap mulai nyerah kalo udah gini.


" Dih malah anda yang ngembek" Ucap Elisa sambil menusuk-nusuk pipi Andre dengan jari telunjuknya, sambil menggodanya.


Beberapa Menit kemudian, dari sekian banyak lalu-lalang orang, ada beberapa cewek-cewek yang terus memperhatikan Andre yang saat ini sedang sibuk main hp karena masih mencari gedung untuk pelatihan.


" Ada apa sih sama mereka liat gitu banget sampai nabrak-nabrakkannkadinya, pasti liatin pak Andre. Siapa coba yang gak khawatir jika sudah tahu kaya gini tapi pak andre harus pergi kaya gini jadi aku gak bisa menahan dia kan" Dumalan pelan elisa saat ini melihat wanita-wanita itu terus memperhatikan Andre.


Karena Dumalan Elisa yang pelan itu membuat Andre menatap Elisa. " Huh? Apa yang kamu katakan tadi" Dengan tatapan penuh pertanyaan.


" Tidak ada" Jawab singkat.


" Kamu mengeluh soal apa?" Tanya Andre yang sangat penasaran.


" Elisa hanya khawatir jika anda akan menganti Elisa" Ucap elisa yang sudah ada rasa cemburunya.


" Gak ada yang kedua, kau tidak usah khawatir soal itu mungkin dalam waktu dekat ini tidak ada" Ucap Andre sambil menunduk kembali ke layar hpnya, Andre tanpa sadar membuat Elisa berfikir jika benar saja jika Andre akan menganti dirinya.


" Huh? maksudnya apa! ucapan tadi? dalam waktu dekat ini, belum ada" Ucap Elisa.


Andre yang baru sadar dengan apa yang dia ucapkan langsung putar pikiran untuk mencari alasan. " Maksudnya gak ada lagi selain kamu" Ucap Andre menyakinkan Elisa.


" Masa sih! Elisa gak percaya tuh" Ucap Elisa.


" Ya harus percaya dong"

__ADS_1


" Oke"


" Ouh ya, aku lupa di laci tempat lemari pakean kita disana ada kartu ATM itu buat kamu jajan"


" Eh- mau nyogok Elisa yah?" Ucap elisanya.


" Bukan gitu, itu emang aku siapkan khusus buat kamu, nanti setiap bulannya aku kirim ke ATM itu, PINnya Tanggal menikah kita!" Ucap Andre.


" Elisa masih bisa kok beli jajan sendiri masih mampu juga" Ucap Elisa.


" Kamu sekarang sudah jadi tanggung jawab aku, jadi kamu pake saja uangku" Ujar Andre.


" Boleh yah" Ucap Elisa yang nggak percaya jika Andre akan seloyal itu pada dirinya.


" Bolehlah, kamu mau habisi isi di dalam 1 kartu ATM itu juga boleh" Ujar Andre.


" Emangnya ada berapa isinya?" Ucap Elisa penasaran.


" Nggak tahu lupa, kurang lebih dari 200 kalo gak salah, atau lebih yah." Sempat berfikir.


" 200 Ribu" Tebak elisa.


" Dollar!" Ucap Andre teringat uang luar negeri.


" Heh? " Elisa kebingungan.


" Maksudnya juta rupiah" Penjelasan Andre mengklarifikasinya.


" Berasa jadi simpenan om-om deh!" Dumal pelan elisa.


" Eh! apa maksudnya?" Andre mendengar hal itu l, membuat Elisa harus cari Alasan.


" Nggak-nggak. Tadi Elisa mau nanya apakah nanti anda akan marah nggak kalo Elisa ngabisin uang di ATM" Ujar Elisa.


" Nggak ngapain aku marah"


" Jangan nyesel nantinya kalo habis"


" Kamu juga gak akan tega menghabiskan isi ATM dalam waktu itu juga kan"


" Hahaha iya juga sih"


Tiba-tiba panggilan untuk bersiap-siap karena penerbangan akan segara lepas landas sebentar lagi.


" Mohon pada para penumpang yang terhormat yang akan menuju new York city, segara bersiap karena pesawat akan lepas landas...." Ucap suara dari pengeras suara yang terdengar lalu di ganti suara bahasa Inggris yang asing di telinga Elisa.


Andre sudah berdiri Elisa juga. " Yaudah pak Andre ati-ati disana jangan lupa hubungi Elisa kalo sudah sampai sana, inget harus charger hp terus langsung hubungi Elisa ok!" Ucap Elisa yang bawel banget.


" Iya, aku akan langsung hubungi kamu" Ujar Andre yang sekarang hanya bisa pasrah.


" Yaudah ati-ati" Ucap Elisa sambil mencium tangan Andre yang akan berjalan pergi.


Bersambung.....


Terimakasih atas kunjungan Anda kecerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya.

__ADS_1


Rabu 15 September 2021.


__ADS_2