Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
146. Perencanaan.


__ADS_3

^^^🌹 NEW YORK CITY^^^


Andre telah sampai di kediaman Monarfi, sesampai di sana tak melihat satupun penjaga atau orang seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan di Monarfi.


"Pada kemana nih orang, sepi banget" Dumal Andre yang langsung masuk rumah tapi sepi sekali tidak ada siapapun, ia langsung berkeliling seisi rumah, tetap tak menemukan siapa-siapa.


Andre keluar dari tempat, melihat halaman menara labirin, yang si buat Arafif dalam mode sinyal aktif. Dulu andre juga pernah bersembunyi di tempat itu, dengan beberapa pelayannya, jadi Andre tahu juga kalau mamahnya dan yang lainnya pasti bersembunyi di sana rumah bawa tanah, yang di buat khusus untuk pelarian, Andre langsung pergi ke menara labirin tersebut.


Pintu, itu seakan-akan ada remote. Jadi saat sebelum Andre ingin masuk, sudah terbuka sendiri seperti sudah hafal dengan Andre.


"Andre...!" teriakan Monika sangat nyaring saat, melihat putranya, dan langsung memeluk Andre dengan sangat erat sekali.


"Mah, Ibu- Ayah. Kalian semua tidak apa-apa kan? mana Papah?" Tanya Andre seraya menatap sekeliling tidak melihat sosok pria paru baya yang di kenalnya.


"Papahmu, dia pergi menyelamatkan kak Brandon" Ucapnya yang tampak gelisah.


"Hah? Daddy kenapa? kok papah ingin menyelamatkannya" Ucap Andre binggung dengan apa yang di katakan mamahnya.


"Iya, karena papahmu mendengar kabar jika Xenia Zenus, pamanmu telah kembali dan ingin merebut kekuasaan ANDRILOS. Tapi, sejak kapan kamu memanggil nama kak Brandon dengan Daddy?" Tanya Monika baru sadar, Andre memanggil nama Brandon dengan Daddy.


"Itu tidak penting, sekarang dimana Papah dan Daddy. Mereka ada dimana? mamah tahu kan" Tanya Andre yang sangat penasaran.


"Mamah tidak tahu, karena selama ini pamanmu suka bersembunyi dan berpindah-pindah tempat, papahmu juga tidak mengatakan apapun" Jawab Monika.


"Begitu, yaudah mamah tidak usah khawatir. Andre akan cek sendiri, sekarang mamah berdoa saja untuk keselamatan Papah dan Tuan Brandon, dan doakan aku agar bisa menyelamatkan mereka" ujar Andre yang menenangkan Monika.


"Apa! Nak, kamu tahu pamanmu itu dia—" belum sempat melanjutkan ucapan, Andre sudah memotong dengan menenangkan Monika.


"Mah, mamah percaya kan sama Andre" tanya Andre yang tahu jika mamah itu punya sifat terlalu panik.


"Iya, mamah akan percaya. Kamu harus hati-hati nak, pamanmu itu..."


"Aku tahu, jadi mamah tidak usah khawatir. Toh, selama ini dia tidak tahu aku kan, jadi Andre masih aman sekarang" ujar Andre yang terus saja menyakinkan Monika, bahwa dia akan aman dan baik-baik saja.


"Nama ya Marsel Zenus, dia mengubah namanya. Dia kakak ke tiga mamah, kamu jangan pergi nak, karena dia sedang mengincar mu, jika kamu pergi menemui dia maka akan—"


"Mah, katanya mamah percaya aku. Kalau mamah percaya Andre, pasti akan baik-baik saja. Hmm- jika dia menginginkan, jadi biarlah. Sekarang mamah tenang saja, lagian Andre sudah menyusun rencana, tidak mungkin Andre pergi sebelum memikirkan matang-matang caranya, jadi mamah tidak usah khawatir" ucap Andre yang masih berusaha untuk membujuk Monika.


"Kamu harus hati-hati yah, kamu mengartikan Andre jaga dirimu nak" ucap Monika.


"Iyah mah, Andre akan jaga diri dengan baik-baik, sekarang mamah harus tenang yah, ingat yang andre minta tadi. DOA, jangan lupa! karena doa mamah akan sangat berguna untuk keberhasilan misi andre kali ini" ujar andre yang meminta mamahnya untuk selalu mendoakan yang terbaik.


"Andre jika kamu datang kesini lalu bagaimana dengan elisa? apakah kamu juga mengajaknya kemari nak?" tanya monika khawatir.


"Tidak, mamah tenang saja. Ibu dan ayah juga tidak usah khawatir karena Elisa baik-baik saja, aku juga meninggalkan orangku di sana" ujar andre yang sangat teliti, juga menyakinkan kedua orang tua elisa, agar jangan terlalu khawatir akan keadaan anak-anaknya.


^^^🌸 KANTOR ASOSIASI^^^


Kabar jika andre akan menampakan diri ini telah di dengar oleh banyak orang, hingga sampai ke kantor asosiasi, karena andre sengaja untuk membuat pamannya muncul dia harus membuat kabar itu, sapa tahu dengan kabar tersebut pamannya akan datang sendiri.

__ADS_1


P1 : Apa kau bilang, dia akan datang. Kemari? Akhirnya dia telah muncul. Tuan, generasi ke 4 ANDRILOS. Jangan bercanda, dimana di sekarang


P2 : Dalam perjalanan kemari, kayaknya dia sungguh-sungguh akan...


P3 : Dia sudah datang, wajahnya saat sangat tampan


P4 : Mirip Pangeran sesungguhnya, cepat lihat itu. Orang-orang yang di bawa, juga bukan sembarangan, dan bukan main-main. Itu jaksa agung, Demian Ranleness, dan ada Zacky Giordano Clarlosen si ketua Dewan pemerintah, Shandy Azalan dari ketua Asosiasi utama.


P5 : Cepat siap-siap dia sudah memasuki tempat ini semuanya harus bersikap baik


Para pekerja di gedung asosiasi itu cukup heboh, karena kedatangan andre ke kantor asosiasi, khusus yang menangani soal kepemimpinan ANDRILOS.


Berada di lobi, andre sudah di sambut dengan baik dengan para pekerja disana, Yah! apa lagi dengan pesona rupawan dari andre tidak luput, dari pandangan kaum wanita, ketampannya memancarkan aura sejuk saat di lihat. Apa lagi saat ia juga berjalan dengan tiga pria yang tidak kalah tampan dan berpengaruh lainnya, itu menambah nilai apluss.


"Andre, tiba-tiba sekali kamu ingin masuk asosiasi yang selama ini kamu hindari, apakah ada tujuan lain dengan alasanmu ingin tergabung dalam asosiasi ini?" tanya Zacky yang keheranan dengan keputusan Andre.


"Sudah jangan banyak tanya, sebaiknya kamu lakukan saja tugasmu, aku membawamu untuk membantuku agar aku bisa masuk tanpa seleksi, jadi jangan banyak menuntut pertanyaan padaku, itu sama saja jika aku harus melalui seleksi kan?" ujar andre yang agak geram dengan Zacky yang berjalan beriringan dengannya.


"Aku kan hanya tanya, apa salahnya sih orang bertanya, salah terus" ujar zacky yang merasa di salahkan.


"Kamu urus saja dulu laporannya, aku kan sudah memberikan big datanya kemarin kan" ujar andre yang mengingatkan zacky.


"Iya-iya. Tapi, apakah kamu benar-benar yakin, akan muncul kali ini, berikan aku alasan yang kuat dong!" ujar zacky yang masih saja merengek-rengek.


Andre menarik nafasnya dalam-dalam, karena kesal dengan tingkah zacky yang terlalu banyak pertanyaan, masuk kedalam lift.


"Apakah kau sungguh-sungguh ingin tahu alasanku?" tanya andre, berhenti sejenak menatap Zacky.


"Aku tahu apa yang sedang ku lakukan, semua yang kulakukan sudah pada posisi yang benar, jadi aku tidak peduli dengan selebihnya. Intinya, kamu buat aku masuk dulu dalam jejeran kandidat, lalu suruh mereka merekomendasikan diriku untuk naik level, dari 10 ke level teratas, agar aku bisa jadi satu-satunya kandidat terkuat" ujar andre yang menjelaskan.


"Apakah masalahnya sangat rumit, hingga kamu sulit untuk mengatakan kejujuran pada kakakmu ini andre, aku hanya memperingatkan mu agar kamu tidak salah jalan dan salah dalam mengambil keputusan, langkah yang kamu ambil saat ini sangat berbahaya tahu" Ucap Zacky yang sangat khawatir.


"Aku tahu kak, resikonya sangat lah besar. Tapi aku tidak punya pilihan lain, hanya ini satu-satunya jalan keluar. Aku tidak bisa hanya berpangku tangan, kepada orang-orang tua itu yang selalu melindungi ku, aku tidak mau terus-menerus jadi penonton dan melihat semua orang-orang yang ku sayangi satu-persatu meninggalkan ku. Aku juga ingin punya keluarga, yang utuh yang sempurna. Lalu, bagaimana nanti jika anakku kelak, dia juga akan mengalami hal serupa sepertiku. Aku tidak mau kak, jujur aku lelah dengan semua ini" ujar Andre menjelaskan tentang keadaan yang dia rasakan saat ini.


"Di tambah, papah dan tuan brandon saat ini sedang dalam tawanan. Jadi, tujuan ku muncul saat ini hanya untuk mengetahui lokasi pria jahat itu, kita harus memancingnya agar dia mau keluar sendiri, dari persembunyiannya. Ini harus ku akhiri, aku ingin segera menyelesaikan masalah ini, yang sudah bertahun-tahun tidak pernah menemukan titik terang. Yang tidak pernah ku ketahui awal mulanya, apakah itu salahku? Apakah semua yang ku alami, saat aku masih kecil, apa itu juga salahku?. Bahkan aku tidak tahu apa masalahnya, yang kutahu nyawaku selalu dalam bahaya, tidak ada hari tenang untukku! Sekarang kakak faham apa yang ku maksudkan, apakah ada pertanyaan lainnya yang ingin kak tanyakan. Atau jawabanku tidak memuaskan? tanyakan lagi" sambung penjelasan Andre.


"Maafkan aku Andre, aku tidak tahu jika kamu berfikir begitu, tentang masalah ini aku juga baru tahu darimu. Jadi kamu hanya ingin membuat dia keluar saja, lalu bagaimana jika datang kepadamu"


"Sudah aku katakan tadi, urus saja apa yang ku minta, jangan tanyakan hal lainnya. Kakak hanya perlu buat aku jadi kandidat kuat ANDRILOS, untuk selengkapnya tidak usah kau pikirkan, karena aku tidak punya rencana. Aku hanya sedang menunggu, dia memakan umpanku, baru setelah itu kita beraksi. Untuk memanggil dia, kita juga butuh kesabaran. Agar bisa mendapatkan hasil yang sempurna, jadi jangan tanya-tanya dulu. Lakukan secara teratur, karena itu sudah cukup bagiku" ujar Andre yang menjelaskan tentang pemikiran.


Ting ! pintu lift terbuka.


Semua keluar dari dalam lift, dengan beberapa orang yang juga ikut Andre di belakang, mereka juga sudah di sambut oleh ketua asosiasi khusus.


^^^🌸 INDONESIA, Desa N^^^


Para ibu-ibu disana sudah pada berkumpul di belakang halaman rumah Elisa, yang sudah di persiapkan oleh Elisa tikar agar para ibu-ibu disana bisa duduk bersama-sama, kebetulan karena hari Minggu Azril juga tidak sekolah.


"Ibu-ibu, selamat siang?"

__ADS_1


"Siang mba Elisa" jawab mereka Serempak, Elisa yang duduk di depan mereka.


"Saya, minta izin. Mau, ngomong di depan boleh" tanya Elisa yang ramah.


"Iya boleh" jawab Serempak lagi.


"Ibu-ibu, tahu nggak kenapa saya kumpulkan kalian di sini ?"


"Nggk tahu mba" Jawab serempak.


"Jadi, gini. Saya sudah bilang ke suami, bahwa saya mau bantu ibu-ibu disini, yah anggap saja kita sedang jadi ibu-ibu PKK, karena kita akan membicarakan tentang solusi atau jalan keluar, buat ibu-ibu agar punya pemasukan untuk dapur, jajan anak-anak, uang sekolah dan kebutuhan lainnya" penjelasan Elisa.


"Caranya gimana mba" tanya ibu 1.


"Ya makanya kita bicarakan sekarang, saya kepikiran ide, gimana kalau kita buat kerajinan tangan, atau yang bermanfaat liannya. Karena keadaan desa kita ini, cukup memperhatikan. Yah! walaupun saya masih warga baru setidaknya saya bisa membantu perekonomian ibu-ibu, agar keberadaan saya bisa bermanfaat disini. Yasudah kita mulai saja yah, jadi gini ibu-ibu. Soal, pemasukan ibu-ibu yang bekerja di ladang boleh saya tahu ngga, berapa pendapatan dari lahan itu"


"Ya sekitar 200 ribu mba, itu belum di potong pajak si lentenir juragan itu, kita hanya sebagian sekitar 70 ribu, sebulan" jawab ibu 2.


"Emang kurang ajar tuh orang, belum pernah ngerasain bangku melayang dari saya, yaudah ibu-ibu gini. Jika ibu-ibu setuju tidak sama ide saya tadi, buat kerajinan tangan. Kebetulan, adik saya ini bisa bikin pot tanah liat, dan saya juga kebetulan bisa bikin berbagai kue, dari yang basah sampai yang kering, jadi kita coba dulu mau. Ya nama juga usaha ibu-ibu untung rugi urusan belakangan, gimana nih? menurut ibu-ibu setuju tidak. Modal awal, saya yang biayai jadi kalian tidak usah khawatir" ucap Elisa yang menyalurkan pendapat.


Para ibu-ibu itu berbasak-bisik berdiskusi tentang masalahnya, dan pada akhirnya mereka setuju dengan apa yang di katakan oleh Elisa.


"Yaudah mba kita semua setuju, tapi jika semua modal awal dari mba Elisa nanti mba Elisa rugi dong" ucap ibu 3.


"Nggak apa, buat bantu ibu-ibu disini. Lagian saya belum punya anak, jadi belum ada tanggungan yang cukup besar, suami saya juga lagi kerja, sedangkan ladang bapak-bapak kerja malah di bakar sama mereka, anggap saja ini sebagian uang ganti rugi, dari saya" Ujar Elisa yang menenangkan ibu-ibu.


"Iya mba, ide mba emang bagus, tapi kami gak bisa seperti itu mba, kita patungan saja di modal awal ini gimana, buat beli bahan-bahan awal" Saran ibu 4.


"Iya mba saya lebih setuju begitu" Sambung ibu 5, yang protes.


"Mba Elisa kan, mau membantu kita malah memberi modal awal ke kita, kita gak enak mba. Udah saya setuju sama pendapat Bu Arin, bahwa kita patungan buat modal awal" sambung ibu 6.


"Yasudah, jika begitu. Jadi semua setuju buat patungan di modal awal, ya gak apa-apa semangat ibu-ibu saya ancungi jempol deh! top markotop, jika semua setuju begitu, kita akan mulai besok ya. Jam 9, tempat ya di mana nih yang menurut ibu-ibu nyaman?"


"Di sini saja mba, kalau di tempat lainnya mah takut ketahuan sama si juragan" Sambung ibu 7, yang khawatiran.


"Iya mba, disini saja nyaman di sini" Sambung ibu 8 yang juga ikutan.


"Baiklah, jika sudah di putuskan begitu. Besok itu ibu-ibu harus sudah ada di sini jam 9, kenapa gak hari ini, karena saya harus beli perlengkapan alat-alat dulu, jadi mungkin bisa mulai ya besok, kan saya mint pendapat dari ibu-ibu buat buka lapak usaha" Ucap Elisa.


"Iya mba, saya faham. Ya udah mba, jika seperti itu mau saya bantu beli alat-alat mba" ujar ibu 9 yang menawarkan diri.


"Boleh deh, saya kebetulan butuh temen buat bisa nawar harga, biar bisa irit juga kan" jawab oleh Elisa senang.


BERSAMBUNG ...


Terimakasih atas kunjungan Anda ke cerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya.

__ADS_1


Jumat 25 Februari 2022.


__ADS_2