Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
105. Bercanda Menakutkan.


__ADS_3

Andre menghampiri semua kariyawan yang masih terdiam mematung karena Andre tanpa dosa malah ikut duduk juga dikerumunan, saat semua masih kebingungan dengan sikap Andre karena tidak jadi balapan jetski tapi malah sekarang duduk santai.


Semua mata tertuju padanya, banyak yang mereka ingin tanyakan pada Andre, kenapa dan kenapa.


"Dokter Andre, kenapa Anda malah turun" Ucap salah satu Dokter magang.


"Iya dok, malah duduk disini?" tanya kariyawan lainya.


"Memang kenapa? nggak boleh" tanya Andre yang kebingungan dengan sikap yang ditunjukan para karyawan.


"Bukanya anda seharusnya balapankan, kok malah--" ucap mereka yang tak bisa berkata-kata lagi.


"Apakah mungkin aku bisa mengejar yah, yang sudah tidak terlihat lagi. Dia pasti sudah jauh, lagian sudah jelas jika aku pasti akan kalah darinya kan, semua lihat tadi dia langsung meleset jauh begitu" Jawab Andre sambil menepuk punggung lawan bicara yah itu.


Tanpa harus dipikirkan lagi, semua malah kembali ke tempat mereka masing-masing Andre langsung menatap Elisa yang saat ini masih sibuk makan.


"Semuanya dengar, jika kalian semua sudah selesai sarapan kalian semua bisa Happy- happy di sini, puas-puaskan diri kalian, karena waktu kalian di sini hanya sampai malam ini saja" Ucap Andre yang mengatakan lantang.


"Yaaaaah, kenapa Dokter Andre, bukanya liburan kita masih ada 5 hari lagi yah!" ucap salah satu kariyawati.


"Iya benar, tapi aku jadwalkan sampai hari ini saja" jawab Andre.


"Tapi dokter, padahal kita suka disini karena tempatnya bagus" ucapnya.


"Iya dokter Andre, biarkan kita di sini sampai liburan selesai" Sambung lainya.


"Kita habiskan saja waktu berlibur di tempat ini" sambung kariyawan lainnya.


"Iya dok, bolehnya" ucap memohon kepada Andre agar mereka tetap di izinkan ditempat itu.


"Boleh saja, tapi aku hanya akan mengebosi kalian sampai hari ini saja, jika besok kalian masih ingin di sini silahkan. Tapi harus bayar sendiri yah! bagaimana?" Ujar Andre dengan logat bercanda tapi terdengar ancaman bagi yang mendengar yah.


"Yaaaa dokter, kok gitu sih!" Protes salah satu yang tidak bisa menerima tawaran itu.


"Loh iyalah harus begitu, terus apa gunanya uang yang ku kasih? cuman buat pajangan kah!" sambung Andre.


"Eh! bukan gitu dok, kami hanya ingin menyimpan untuk tabungan tahunan" ujar mereka membelah diri untuk menjelaskan.

__ADS_1


"Ouh gitu, jika begitu berhentilah dari rumah sakitku, uang 20 juta itu cukup buat 1 tahun dikurskan" ucap Andre yang terlihat bercanda tapi kata-kata menyakitkan.


Semua terdiam, tak ada yang berani mengatakan apapun lagi, menundukkan kepalanya karena merasa terancam dan syok dengan hal yang di ucapkan Andre.


"Wah! Lis kayaknya Andre itu pendendam sekali yah, jadi keinget masa-masa dimana dia harus mendengar gosip tidak baiknya dengan Ariana waktu itu" Ucap Rudi berbisik pada elisa yang geram dengan apa yang dikatakan oleh Andre.


BRAKK!!!


Elisa memukul meja begitu kerasnya, membuat Andre dan lainya menatap semua kearah Elisa yang sudah berwajah merah menyala, bukan karena pedas tapi karena kesal.


"Pak dokter maaafkan saya, jika harus menyela pembicaraan mu. Aku hanya mewakili pekerja mu di sini, anda bilang uang 20 juta itu cukup untuk 1 tahun? ya itu mungkin, tapi jika uang yang kamu berikan itu memang cukup untuk 1 tahun bagi yang masih sendiri, bagaimana yang sudah berkeluarga mungkin itu masih kurang, karena masih banyak pengeluaran yang mereka butuhkan. Seperti biaya sekolah, tagihan listrik, kebutuhan dapur, dan kebutuhan pokok, jika hanya segitu masih kurang. Setidaknya saat anda bicara coba di saring dulu, anda kan golden jenius jangan asal di ucap, di pake dulu otak anda untuk bicara. Sekarang anda lihat semua ketakutan dengan apa yang anda katakan, anda pikir semua seperti anda yang sekali tunjuk semua akan patuh" ucap Elisa kesal dengan sikap kekanak-kanakan Andre.


Andre tersenyum tipis, melihat istrinya akhirnya merespon dirinya. "Ahhh begitu, jadi kalian takut padaku, hmmm-- baguslah. Setidaknya mereka cukup tahu batasan yang jelas, dan masih menganggap ku sebagai pemimpin mereka" Ucap Andre dengan senyuman iblisnya.


"Dokter Andre sangat menyeramkan sekali, jadi benernya jika dokter Andre berdarah dingin dan memiliki 2 karakter" ucap kariyawan.


(Sudah ku duga, Andre itu membalas dendam rupanya, untunglah istrinya ada di pihak kita) Gerutu Rudi yang sempat khawatir.


"Baiklah katanya kalian ingin tetap tinggal di sini sampai liburan selesai yah!, tapi apakah cukup waktu kalian. Kayak tidak akan cukup untuk membayar biaya palayanan diresort ini loh, mau begitu" Ucap Andre yang menatap tajam.


(Sebenarnya apa yang sedang di bicarakan Andre semua sudah berkeringat dingin) Ucap try yang juga Kebingungan dengan apa yang di maksud Andre.


"Iya nih, dokter kami kan suka tempat ini" sambung yang lainnya.


"Tempat ini bagus, sekali" Ucap salah satu lainya yang terus-menerus mencoba membuat Andre agak meredakan emosi.


Padahal niat Andre bukan menakuti semua orang, tapi sikap dan perilaku malah membuat tegang semuanya, Andre jadi tertawa ngakak karena melihat semua orang berlomba-lomba menenangkan dirinya dengan menyanjung dirinya.


"Ha-ha-ha... kalian ini lucu sekali, baru di gertak seperti ini saja sudah berwajah pucat rupanya mental kalian buruk. Aku hanya mengatakan kalian harus bayar sendiri, tapi reaksinya sangat luar biasa yah. Sayang! kamu juga sampai harus turun tangan sendiri untuk membela mereka dan memilih untuk melawanku, jika seperti itu aku akan menyerah demi kamu, aku mengakui kekalahanku padamu" ucap Andre yang berteriak memanggil Elisa dengan panggilan khas yah tapi matanya malah fokus ketempat lainnya.


"Andre Jangan begitulah kita suka di tempat ini, lagian kamu memanggil siapa!" ucap Junlion yang juga ikut angkat bicara.


"Bukan urusanmu Jun, cepat atau lambat kau pasti akan mengetahuinya siapakah kesayangan ku itu" Andre bangkit dari kursi menatap semua kariyawan yah, menatap Elisa lebih lama.


(Sial, aku dibohongi masku sendiri. Pasti dia sengaja nih bikin aku angkat bicara, apa itu tadi yang aku dengar sayang-sayang. Nyeselin banget sih nggak sekalian aja kamu umumkan, kalau aku ini istri kamu) Gerutu dalam benak Elisa yang begitu amat kesalnya pada Andre.


"Bagaimana dengan uang yang kuberikan itu? kalian ingin menyia-nyiakan begitu saja. Jika seperti itu nanti ku ambil lagi loh!" Andre melirik ke arah Elisa.

__ADS_1


"Yah Dokter Andre pelit banget, kan kita belum memakai buat apa-apa" Protes salah satu karyawannya.


"Hmm--makanya menurut dong! jika besok pagi kita akan kembali ke kota" Andre menyaring senyuman yah dengan tatapan mata berbinar-binar.


"Bukannya masih ada 5 hari lagi ya dokter" ucap salah satunya mencela.


"Iya masih ada 5 hari lagi, tapi kalian gak inget yah jika perjalanan dari sini ke kota itu jaraknya cukup lama, bisa memakan waktu 1 hari naik kapal belum lagi nanti sampai sana kalian harus beres- beres, jadi saya beri waktu kalian cuman beli oleh-oleh 1 hari, apakah tidak ada yang ingat keluarga, kalian nggak mau beli oleh-oleh buat keluarga kalian yang di rumah jika sudah sampai nanti" ucap Andre menjelaskan tujuan dari ucapannya yang kejam di awal tadi.


Semua terdiam, baru ingatan mereka pun langsung cerah dengan perkataan dokter Andre yang ada benarnya juga semua orang langsung berbasak-bisik.


"Iya Iya kita kan belum beli oleh-oleh ya benar"


"Iya nanti kita langsung pergi ke pasar untuk belikan oleh-oleh untuk anak-anak kita" sambung.


"Sudah pada ingat kan sekarang, jadi apakah masih ada yang mau tinggal disini, tidak ada kan! sudah ku duga" Andre tersenyum lebar dengan semua yang langsung sibuk ngobrol sendiri-sendiri.


"Dengarkan! stop ngomong-ngomong soal itu, dengarkan saya baik-baik. Uang yang ada di Id ATM yang waktu itu kuberikan, bukan untuk kalian sendiri tapi itu untuk beli oleh-oleh atau happy-happy saja. Tapi kalian juga harus ingat tentang orang yang ada di rumah, seperti keluarga kalian dan sanak saudara kalian di sana" Andre memperhatikan semua orang disana.


"Iya dokter Andre benar, kami lupa untuk kembali pulang pada keluarga" kariyawan itu setuju dengan pendapat andre.


"Jangan sedih, bagaimana ada manfaatnya kalian jauh dari keluarga, merasa kangen sekali karena harus datang ke sini jauh-jauh tapi dapatin pulangnya kalian dapat oleh-oleh buat kenang-kenangan mereka juga, belum tentu kalau kalian bisa ke sini lagi suatu saat, jika kalian bisa ke sini lagi saya bersyukur. Tapi itu pasti akan butuh waktu yang lama, jadi manfaat waktu kalian untuk happy-happy"


"Iya juga sih, ya sudah deh kita akan nurut aja sama dokter Andre" ujar kariyawan lainya.


"Oke! jadi kalian pergunakan waktu kalian sebaik mungkin, sekarang kita happy-happy kita rayain keberhasilan pelatihan ini, udah kalian nggak ada beban hari ini, kalian bisa sepuasnya main apa pun di tempat ini. Kalian mau main jetski, seluncur, menyelam, dayung, parasut air juga ada, terserah kalian. Semua disini lengkap tinggal bilang ke petugasnya saja, mereka akan melayani kalian" Andre yang saat ini memperjelas.


"Dokter Andre, katanya ada aquarium bawa air laut, apakah benar ada" Tanya kariyawan yang penasaran.


"Memang itu ada, jika kalian mau silahkan ke arah timur disana banyak pekerja penjaga juga" Andre menuju ke arah dimana aquarium itu berada.


"Wah asik, Lis kita juga ikut yuk! aku pengen benget tahu" Semangat banget Rudi meremas kedua tangannya sendiri.


"Iya deh, yuk! kayak menarik dan asikkk banget" Elisa juga ikut senang sekali saat mendengar hal itu.


BERSAMBUNG...


Terimakasih atas kunjungan Anda ke cerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...

__ADS_1


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya


Jumat 7 Januari 2022


__ADS_2