Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
25. Godaan Ini.


__ADS_3

Keesokan paginya jam 4 subuh Andre yang saat ini sibuk main hp karena mencari pakaian untuk menyiapkan satu set baju bagi Elisa agar dipake pagi ini lewat situs web online.


Sedang Elisa masih tertidur nyenyak di sebelah yah setelah selesai Andre bangkit dari ranjang dengan pelan-pelan agar Elisa tidak terbangun, mandi dan siap-siap untuk sholat dan mau beraktifitas di pagi hari, Andre rutin olahraga pagi.


Sesaat Andre sedang mandi Elisa malah sudah terbangun.


" Hoaaammm~" Elisa yang baru bangun melihat jika suaminya sudah tidak ada di sebelah.


" Eh? Mana mas Andre kok gak ada" Dumal Elisa langsung mencari dimana Andre berada, di ruangan dimana saat ini terlihat jika Andre sedang melebarkan sajadanya.


" Mas, kok gak bangunin Elisa sih" ucap Elisa yang mengucek-ngucek matanya.


" Ouh~ kamu sudah bangun, tadinya mau bangunin kamu cuman ke inget waktu kemarin kamu marah gara-gara gak mau di bangunin" Ucap Andre yang mengingat jika elisa marah saat di bangunin untuk sholat shubu bersama.


Elisa baru mengerti dan keringet juga soal kejadian itu. " He-he-he maaf ya mas, emang paling susah kalo bangun subuh. Tapi seharusnya suami yang baik itu nuntun istri yah dong, malah nyalahin Elisa sih. Gimana mau jadi imam yang baik malah takut jika Elisa marah terus jadi gak ngajak Elisa sholat sama-sama" Omelan elisa membuat Andre kualahan.


" Huh? Salah lagi. Yaudah sana cepat ambil air wudhu mas tungguin kamu" Ucap Andre yang saat ini berdiri sambil menatap Elisa.


" Okey bentar yah, eh tunggu. Elisakan gak punya mukenah mas gimana dong kok aku baru sadar yah" saat sudah balik badan keinget jika Elisa gak punya pelengkap sholat.


" Tadi sholat dhuhur- ashar- magrib dan isya kamu pake apa?" Tanya penasaran Andre.


" Pake Sarung ya kamu he-he-he ya udah deh pake itu lagi aja, nanti kalo kamu keluar besok sekalian beliin Elisa mukenah yah, sama baju juga Elisa gak bawa baju nih" Ucap Elisa.


" Iya, cepat sana mas tungguin kamu nih, nanti waktu shubu lewat" ucap Andre yang hanya bisa menurut saja.


Setelah selesai sholat elisa bersalaman mencium punggung tangan Andre, lalu Andre hanya diam sambil nahan ketawa saat melihat Elisa yang punya banyak akal, dari pakaian hingga mukenah yang praktis itu tersebut.

__ADS_1


" Kenapa sih mas kok senyum-senyum gitu, bikin Elisa jadi ge-er tahu" Ujar Elisa yang melihat wajah Andre saat ini hanya memandang wajah yah.


" Kamu ini banyak banget tingkah yah sih, aku baru tahu kalo kamu ini punya banyak akal, pinter banget sih bikin mukena dari sarung dan selimut tipis ini" Ujar Andre yang kagum dan bangga.


" Yalah kan Allah berikan kita otak untuk berfikir dan akal untuk kita memikirkan, jangan di bikin susah deh, lagian hanya nutup aurat. Kamu gak akan rugi mas telah milih aku, yang nggak." Ujar Elisa melepas selimut dan sarung melekat di tubuhnya itu.


" Iya deh! Aku beruntung banget bisa punya istri yang gak repot banget, nggak banyak maunya, tapi sekali minta nggak nanggung-nanggung yah mba Elisa" Ucap Andre yang melipat sajadahnya.


" Apa sih Om Andre, kan aku minta juga demi kebaikan bersama loh" Ujar Elisa membuat Andre langsung menoleh ke Elisa.


" Om? Tadi kamu manggil aku apa hemm. Apakah aku setua itu?" Tanya Andre yang ngga terima di panggil itu oleh Elisa.


" Memang sudah om-om kan" Ujar elisa mengejek Andre.


" Ah~ begitu, lalu kenapa kamu mau menikah dengan om-om, hemm--" sambil menahan tangan Elisa.


" Karena om yah kaya kan cewek itu butuhnya cowok kaya biar nggak susah-susah kerja lagi hehehe" Ucap Elisa sambil melingkarkan tangannya ke pinggang Andre.


" Aaammmpppuuunnnn om- aaahhh mas Andre maafin Elisa, maafkan Elisa jangan geliti Elisa lagi nanti Elisa bisa kurus loh." Teriak Elisa yang tidak tahan karena kegelian.


" Apa hubungannya gelitikan sama kurus, ya bagus kan kalo kamu kurus biar nanti aku kasih kamu daging yang banyak" ucap Andre yang masih menahan tubuh Elisa.


" Okey, kalo itu keinginan kamu" ucap Elisa yang sangat manja padanya.


Andre langsung melepaskan Elisa dari dekapan yah, lalu ganti baju untuk pergi joging. "Hemm-- mau kemana mas?" Tanya Elisa penasaran.


" Joging, mau ikut?" Tanya Andre saat ingin melepaskan kancing pakaiannya.

__ADS_1


" Nggak ah- males, apa lagi sama om-om nanti banyak yang lihat terus aku jadi pusat perhatian, malu lah kalo jadi tontonan. Ada yang bilang nanti ih gadis kecil imut dan cantik kok jalannya sama om-om sih, nanti pada bilang begitu" Ucap Elisa yang memuji diri sendiri, Andre hanya bisa tersenyum tipis.


" Hemm-- gitu baiklah" ujar Andre membalikan badan untuk membuka lemari pakaian, terlihat punggung tegap lebar dan kuat Andre, berkulit putih berkilau, Elisa tak bisa mengalihkan pandangannya dari tubuh estetika di depannya itu, dengan otot-otot yang tertata rapi.


" Bikin Elisa dosa aja nih orang" Dumal pelan Elisa.


" Ngapain kamu lihat kalo nggak mau berdosa" Andre mendengar suara Elisa yang kecil itu.


" Lagian mas ganti baju di depan Elisa, jadi Elisa kan serba salah. Kalo nggak di lihat yang di depan mata kan sayang jadi mubazir, kalo di lihat terus jadi dosa"


" Dosanya? " Andre mengambil kaos.


" Otak Elisa jadi traveling tahu, jalan- jalan kemana-mana lihat ABS itu. Apa lagi lihat otot perut yang kotak-kotak, Elisa hanya pernah dosa saat liat cowo di tv tapi saat di depan mata sendiri malah jadi berpikir ke khem- secara dewasa" ujar Elisa.


Andre tersenyum geli mendengar hal itu langsung berbalik badan menarik kaki Elisa, dan langsung mendekati Elisa hingga berada di atas Elisa hampir ingin menindih Elisa.


" Eh! Elisa bercanda tahu mas, kok langsung dapat serangan dadakan sih"


" Bukannya tadi malam kamu sudah bilang gak masalah jika akan terjadi sesuatu yang seperti ini kan, dan kamu setuju lagian kita sudah menikah. Kamu sendiri yang bilang, kamu sudah lupa dengan ucapanmu semalam"


" He-he-he mas Andre, kan butuh persiapan juga Elisa yah. Lagian Elisa juga belom mandi, apakah mas Andre lebih suka begini yah, kesannya Elisa yang jorok banget dong"


" Ah~ sudahlah nggak jadi, aku keluar sekarang dah sayang" ucap Andre seraya mencium kening Elisa dan berlalu pergi.


Bersambung.....


Terimakasih atas kunjungan Anda kecerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...

__ADS_1


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya.


Sabtu 2 Oktober 2021


__ADS_2