Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
48. Ketakutan Anak Kucing.


__ADS_3

Setelah berhasil lolos dari kandang beruang, Andre yang langsung pergi keluar dari kediamannya Steven dengan terburu-buru, melajukan mobilnya hingga menancap perdal gas mobil dengan kecepatan tinggi, sebuah suara yang terlihat 1 pesan masuk dari Hp Andre terlihat pesan itu dari My heart ❀️.


...πŸ‘©πŸ»β€πŸ’ΌPESAN MASUKπŸ‘¨πŸ»β€βš•οΈ...


πŸ‘©πŸ»β€πŸ’Ό : Mas aku baru nyampe apartemen, kamu kapan pulang πŸ€—


πŸ‘©πŸ»β€πŸ’Ό : Apakah kamu baik-baik saja kan?


πŸ‘©πŸ»β€πŸ’Ό : Mas, kamu tidak terjadi sesuatu bukan jika kamu lihat pesanku segera balas atau kau menelfon ku


πŸ‘©πŸ»β€πŸ’Ό : Entah kenapa aku malah cemas padamu, rasanya sangat khawatirkan kondisimu, apakah aku terlalu berlebihan. Mas, jadi tolong balas yah pesanku


πŸ‘¨πŸ»β€βš•οΈ : Iya sayang, aku akan pulang segera. Sekarang juga aku sedang perjalanan pulang


πŸ‘©πŸ»β€πŸ’Ό : Syukurlah....


πŸ₯Ί


...πŸ₯Ί...


^^^πŸ₯Ί^^^


Saat perjalanan pulang hujan salju mulai turun Andre melawan hujan tersebut agar segera cepat sampai di apartemen, karena tidak sabar untuk menemui Elisa yang sangat ingin sekali ia memeluk kehangatan dari tubuh Elisa.


Sesampai di apartemen, menaiki lift yang terasa lama sekali untuk menuju lantai apartemen yah, Andre yang terus saja gelisah saat di dalam lift.


(" Kenapa lift ini lama sekali untuk berjalan naik, cepatlah sedikit ") Dumal kekesalan dalam benaknya.


Andre yang sudah tidak tahan ingin sekali memeluk kehangatan tubuh Elisa, setelah sampai di lantai apartemen saat pintu lift terbuka Andre langsung melesat berlari menuju pintu apartemennya, langsung membuka pin kunci pintu, Andre melepaskan sepatu dengan sangat cepat tak beraturan hingga berserakan ia langsung saja berlari mencari keberadaan Elisa yang saat ini berada di tempat khusus ibadah.


Elisa yang dari dalam mendengar ada suara pin pintu di buka dan suara bising di depan penasaran Elisa langsung buru-buru keluar dari tempat ibadah, saat terlihat suaminya dengan wajahnya sangat memerah itu membuat elisa sempat khawatir dengan Andre, masih mengunakan mukenanya Elisa keluar tempat ibadah itu Andre langsung menubruk istri yah.


" Eh? ada apa denganmu" Ucap Elisa yang Kebingungan dengan tingkah Andre yang saat ini sangat membuat Elisa terbengong.


" Eli-sa aku benar-benar sangat mencintaimu" Ucapan itu yang terlontar dari mulut Andre, Elisa kebingungan dengan ucapan Andre.


" Hah? kenapa sih mas, kamu salah makan atau salah minum obat" Tanya Elisa yang tidak menjawab pernyataan cinta itu pada Andre, tapi diabaikan ucapan Elisa itu oleh Andre malah langsung memeluk erat tubuh mungil Elisa hingga memperkuat pelukan hangat yah pada elisa hingga rasanya sesak nafas bagi Elisa.


Elisa tidak bisa melepaskan pelukan Andre yang saat ini sangat menekan tubuhnya seperti lem tak bisa terpisahkan atau menyingkirkannya dari tangan Andre itu, Elisa hanya bisa pasrah dan diam saja, tak lama Andre melepaskan pelukannya menatap dalam-dalam istri yah lalu Andre dengan cepat melahap bibir Elisa hingga habis, tak lama Andre memeluk kembali Elisa.


" Mas kamu kenapa? ada apa sebenarnya denganmu?" Tanya Elisa kebingungan dengan sikap Andre yang baru pulang itu seperti kucing yang baru bertemu dengan majikanya bertahun-tahun.


" Aku telah di tipu " Ucap Andre yang memendamnya tak bisa mengatakan kejujuran pada elisa, itu membuat tanda tanya besar bagi Elisa yang saat ini hanya bisa pasrah.


" Hah! Kamu ketipu sama siapa? Lalu berapa yang telah ditipu, kamu hilang uang berapa?" Tanya Elisa yang di pikirkan adalah kerugian harta.

__ADS_1


" Aku sudah bukan lagi Andre!" Ucap Andre yang masih memeluk Elisa dengan erat.


" Okey! begini kita bisa bicara dengan baik-baik jangan seperti ini Elisa sulit mencerna apa yang kamu katakan tadi, jadi apa maksud kamu?" Ucap Elisa yang saat ini mencoba menenangkan Andre menepuk-nepuk punggung Andre.


" Elisa, aku bukan lagi priamu" Ujar Andre yang saat ini mulai berkaca-kaca tak bisa membendung lagi genangan air di matanya.


" Mas Andre tetap akan jadi suamiku kok, tidak usah khawatir yah " Ujar Elisa yang terus menenangkan Andre.


" Ini semua salahku telah membuat dia menyukai ku, aku tak bisa mengelak lagi aku telah membuat kamu dalam masalah karena kutukan dalam diriku?" Ujar Andre yang memperkuat pelukannya.


" Apaansih, ini bukan negeri dongeng kali mas. Elisa gak ngerti nih! Coba ngomong yah baik-baik kita berhadapan, sini coba Elisa mau lihat wajah mas, kamu kenapa coba ngomong yang jelas dong" Ucap Elisa yang melepaskan pelukan Andre yang sangat erat itu.


" Jika ada gosip yang beredar dan berita tentang aku, tolong kamu jangan percaya mereka yah Elisa aku mohon, dan kamu jangan tinggalkan aku hanya karena gosip yang tidak benar itu, aku sudah melakukan sebisaku untuk menghindari apapun yang tidak akan melibatkan kamu, aku tidak pernah akan melakukan yah. Kamu harus percaya padaku yah, Elisa tolong jangan percaya mereka" Ucap Andre menjelaskan dengan cepat.


" Sudah-sudah kamu tenang yah, iya aku gak akan mendengarkan apapun yang mereka katakan, sekarang kamu tenang dulu yah coba ceritakan dengan jelas padaku apa yang terjadi padamu?" Ucap Elisa yang sebenarnya juga binggung, apa yang di katakan oleh Andre itu. Jangan dengarkan siapa, apa yang telah ketipu, Andre sedang bahas soal apa? semua yang di katakan oleh Andre bagi Elisa ambigu tapi demi menenangkan suaminya itu Elisa harus berpura-pura mengerti saja.


(" Sebenarnya aku gak faham sih tapi aku iyain aja deh! Saat nanti mas Andre sudah agak tenang baru ku tanya lagi, sekarang biarkan dia istirahat dulu sepertinya dia mengalami hari yang buruk saat ini ") Dumalan Elisa dalam pikirannya.


Elisa berjalan menuju meja untuk menuangkan air putih untuk suaminya itu seperti tidak tenang dan penuh ketegangan dalam diri Andre terlihat seperti kucing yang mengalami trauma.


" Sini kamu duduk dulu dengan tenang nih diminum yah, biar kamu lebih tenang" Ucap Elisa menarik tangan Andre untuk duduk dan mengambil gelas di tangannya.


" Eli-sa~" Andre menatap Elisa.


" Diminum dulu, cepat di minum biar kamu agak baikan" Ucap Elisa menyodorkan gelas ke bibir Andre.


(" Kalo di gertak saja baru mau nurut, aku kok jadi semakin penasaran dan curiga sih ada apa sebenarnya ") Ucap Elisa dalam benaknya.


" Mas Andre mau ganti baju dulu, lihat ini bajunya basa seperti ini! " Ucap Elisa menempelkan tangan di baju Andre yang basah karena tetesan salju.


" Aku mau mandi " Ucap Andre dengan tampang polosnya.


" Yasudah sana mandi dulu, Elisa akan ambil handuk untukmu dan siapkan baju ganti juga buat kamu" Ucap Elisa yang saat ini bangkit dari sofa.


" Iya " Jawab singkat Andre sambil berjalan menuju kamar mandi di kamar tidur yah.


(" Ada apa dengannya kok seperti anak kucing ketakutan begitu, sebenarnya apa yang terjadi padanya aduhhhh~ aku semakin penasaran dibuatnya ") Ucap dalam benak Elisa.


πŸ•˜


...πŸ•˜...


^^^πŸ•˜^^^


Hampir 1 jam lebih Andre tak kunjung keluar dari kamar mandi itu membuat Elisa khawatir, biasanya mandi Andre paling lama 10 menit ini hampir 1 jam.

__ADS_1


" Kok agak lama yah di kamar mandi jangan-jangan dia tidur di dalam lagi, ah~ gak mungkin dia tidur di dalam sana biasa tidur sambil memelukku " Ucap Elisa yang baru kembali dari dapur tapi melihat Andre yang belum juga keluar dari kamar mandi.


" Mas andre! Kamu lagi B.A.B yah, kok lama banget di dalam gak ada suara air?" Asal tebak Elisa dari luar pintu kamar mandi.


" Mas kamu kok mandinya lama banget sih, nanti kamu masuk angin loh kalo lama-lama di dalam sana, cepat udahan yah" Sambungan Elisa lagi sambil menyiapkan baju ganti untuk Andre.


Tak lama Andre membuka pintu kamar mandi hanya memakaikan handuk di pinggang yah, menampakkan setengah tubuh yang terbuka, tapi Elisa di buat kaget bukan karena tubuh sixpack milik Andre tapi karena tubuh itu di penuhi dengan luka yang memar kemerahan seperti habis di gosok-gosok dengan sangat keras oleh benda yang kasar.


" Ya ampun mas ini kenapa? kok bisa jadi kaya gini, kamu di dalam sana habis ngapain? kok badan kamu sampai merah-merah begini sih. Kenapa kamu sakiti diri kamu sendiri kaya gini, sebenarnya ada apa dengan kamu mas, istighfar coba, Astaghfirullahaazim coba ngomong kaya gitu " Ucap Elisa yang spontan langsung berlari menuju Andre seraya mengambil handuk lainnya untuk membalutnya.


" Astaghfirullahalazzim" dengan parau lemah hampir tak terdengar suaranya.


" Lagi, lebih keras " Ucap Elisa yang mengelap badan Andre dengan perlahan-lahan.


" Astaghfirullahalazzim " Ucap Andre lagi.


" Nih! di pake bajunya, kamu sudah makan? " Tanya Elisa yang khawatir, Andre hanya menjawab dengan menggelengkan kepala pelan-pelan.


" Mau makan dulu, Elisa ambilkan yah kamu mau kan " Ucap Elisa yang menanyakan pada Andre, tapi lagi-lagi Andre hanya menggeleng kepala saja.


" Aku gak lapar, tapi sangat lelah sekali setelah menahan diriku" Ucap Andre yang terduduk di tepi ranjang.


" Yaudah mau langsung tiduran, dipakai dulu bajunya terus kita tidur. Elisa ambil salep dulu yah, buat luka kamu itu" Ucap Elisa yang pergi meninggalkan Andre di kamar.


Elisa kembali lagi Andre sudah pakai baju dengan rapi. " Udah pake bajunya, sini coba lihat mana yang tadi terluka, kamu rebahan biar Elisa oleskan. Kok kamu bikin luka kaya gini sih buat apa coba mau jadi berbekas belang, gak sekali saja kamu tato saja kan " Sewot Elisa sambil naik keranjang Andre juga sedang memposisikan diri.


" Itu karena Dia telah berani menyentuhnya, aku gak mau selain kamu siapapun tidak bisa memeganginya, aku telah lengah jadi dia mengambil keuntungan dariku " Ucap Andre yang membuat Elisa tujuh kali binggung.


Menarik nafas dalam-dalam, sambil tangannya aktif mengoles salep di tubuh Andre. " Nih! sudah ternetralisir oleh tangan Elisa jadi jangan sakiti dirimu kaya gini lagi, Elisa jadi sedih nih " Ucap Elisa yang mengatakan sambil menatap wajah Andre.


" Iya ! Elisa? " Suara Andre hampir hilang tak terdengar, tapi Elisa yang sabar menatap Andre dengan sangat cepat.


" Hemm ada apa? sakit yah, Elisa oleskan ya pelan-pelan kok" Ucap elisa yang saat ini selesai mengoles salep di tubuh Andre.


" Sakitnya tidak sebanding jika aku harus kehilangan kamu? " Ucap Andre yang punya sisi manja pada Elisa.


(" Hah? ini apa, kok mas Andre aneh banget sih apa karena dia anak tunggal yang seharusnya jadi anak bungsu, jadi sikap cool yang selalu di tunjukkan itu apakah hanya topeng, apakah ini wajah mas Andre sebenarnya, lemah dan manja sekali")


Dumal dalam benaknya Elisa yang baru tahu sisi Andre yang tidak ada yang tahu jika sebenarnya Andre adalah pria yang lemah dan penuh dengan luka trauma yang mendalam bahkan orang tuanya saja tidak tahu jika dia punya penyakit trauma, karena Andre pandai menyembunyikan sisi ini, hanya pada Elisa dia menujukan kelemahan yah.


Elisa merebahkan tubuhnya di samping Andre sambil memegangi langsung memeluk Andre yang memendamkan wajahnya ditubuh Elisa.


Bersambung.....


Terimakasih atas kunjungan Anda ke cerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...

__ADS_1


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya


Selasa 2 November 2021


__ADS_2